Sisi Positif dan Negatif dari Hasil 0-0 Timnas Indonesia U-23 Kontra Malaysia
Gia Yuda Pradana | 22 Juli 2025 11:37
Bola.net - Hasil imbang 0-0 saat Timnas Indonesia U-23 menghadapi Malaysia memang tak memuaskan dari sisi skor. Namun, di balik skor kacamata itu, ada banyak hal yang patut dicermati dari performa Garuda Muda.
Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin malam (21/7/2025), jadi penutup Grup A Piala AFF U-23 2025. Dominasi penguasaan bola dan permainan yang mulai terbentuk memperlihatkan fondasi permainan Indonesia mulai kokoh.
Meski belum mampu menjebol gawang lawan, pelatih dan jajaran PSSI melihat potensi yang menjanjikan. Namun, pekerjaan rumah di lini depan masih menjadi sorotan utama, terutama dalam penyelesaian akhir.
Pola Bermain Mulai Terbentuk
Secara keseluruhan, permainan Indonesia terlihat lebih terorganisir. Pola umpan pendek dan penguasaan bola cukup dominan di sepanjang laga.
Tim asuhan Gerald Vanenburg memperlihatkan kematangan dalam membangun serangan dari belakang. Lini tengah juga lebih tenang dalam mendistribusikan bola ke depan.
Ketua PSSI, Erick Thohir, mengapresiasi perkembangan ini. “Saya rasa pola permainan sudah ada, sudah mulai terbentuk,” ujarnya seusai laga, dikutip dari Bola.com.
Tumpulnya Lini Depan
Finishing jadi pekerjaan rumah yang tak bisa ditunda. Peluang demi peluang terbuang sia-sia karena kurangnya ketajaman di depan gawang.
Jens Raven dan Hokky Caraka masih belum bisa menjawab tantangan untuk menjadi striker utama. Selain itu, mereka juga minim menciptakan peluang berbahaya sepanjang pertandingan.
“Finishing yang belum maksimal. Tadi ada beberapa kali ada kesempatan finishing, saya rasa striker kita belum bisa mendapat peluang, baik Jens maupun Hokky,” ujar Erick Thohir.
Solidnya Lini Belakang
Di sisi lain, pertahanan Garuda Muda patut diapresiasi. Malaysia yang punya kecepatan dan fisik kuat tak bisa menembus tembok Indonesia.
Kedisiplinan dan komunikasi antarbek berjalan baik. Ini jadi modal penting menghadapi semifinal nanti.
"Ya ini teori semua lah, finishing-nya perlu lebih baik lagi, tapi possession sih cukup maksimal," tambah Erick Thohir dengan nada optimistis.
Tantangan Menanti di Semifinal
Dengan hasil imbang ini, Indonesia tetap lolos ke semifinal sebagai juara grup. Namun, lawan di fase gugur tentu akan lebih berat.
Kini waktunya pemain depan menjawab kepercayaan. Semifinal dan kemungkinan final adalah panggung pembuktian.
“Kita beri kesempatan Jens sama Hokky untuk bisa perform di semifinal. Ya mereka harus buktikan di semifinal dan final (mengenai peluang masuk tim senior),” tegas Erick Thohir.
Jangan Sampai Semua Jadi Sia-sia
Permainan Indonesia U-23 menunjukkan arah yang jelas. Pola sudah mulai terbentuk, possession membaik, dan pertahanan solid.
Namun, tanpa gol, semua kerja keras bisa sia-sia. Semifinal akan jadi ajang penentuan, apakah melangkah lebih jauh atau kembali dievaluasi dari awal.
“Mudah-mudahan di pertandingan semifinal mereka bisa tampil lebih baik,” harap Erick Thohir yang tetap memberi semangat untuk Garuda Muda.
Sumber: Bola.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



