Soal Pergantian Milla, PSSI Dituntut Hilangkan Budaya Instan
Richard Andreas | 26 Agustus 2018 18:25
- Menguatnya tengara bahwa PSSI bakal mengganti nakhoda Timnas Indonesia, usai 'kegagalan' di ajang Asian Games 2018, mendapat tanggapan Fabio Oliveira. Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia ini meminta agar federasi sepakbola Indonesia tersebut meninggalkan budaya instan dalam upaya meraih prestasi.
Permainan timnas sudah mulai berkembang, ujar Fabio Oliveira.
Tinggal saat ini bagaimana komitmen PSSI untuk menghilangkan budaya instan, sambung pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Menurut Fabio, kendati merupakan pelatih top, Luis Milla tetap perlu waktu menangani Timnas Indonesia. Terlebih, pelatih yang kini bergabung dengan Persipura tersebut menilai, target yang dibebankan padanya pada Asian Games terlalu tinggi.
Saya rasa pencapaiannya sudah bagus. Saya harap PSSI bisa evaluasi dan pertahankan coach staff dan filosofi yang ada agar ke depannya Timnas Indonesia bisa lebih bagus, tuturnya.
Kalau ganti sekarang, harus mulai dari nol lagi. Kan sayang kalau ganti sekarang. Kita bongkar sesuatu yang sudah jalan dengan baik, ia menambahkan.
Sebelumnya, Timnas Indonesia U-23 'hanya' mampu melaju sampai babak 16 Besar Asian Games 2018. Pada fase ini, mereka dikalahkan Uni Emirat Arab melalui drama adu penalti, dengan skor 3-4.
Raihan ini di bawah target yang dipatok bagi Stefano Lilipaly dan kawan-kawan. Sebelumnya, mereka ditarget bisa menembus babak semifinal. Raihan Indonesia pada ajang ini sama dengan capaian mereka pada even yang sama 2014 lalu.
Kendati gagal meraih target, banyak pihak yang memuji permainan Garuda Muda kali ini. Terlebih lagi, Indonesia lolos ke 16 Besar dengan status sebagai jawara Grup A.
Lebih lanjut, Fabio menilai permainan Timnas Indonesia memiliki masa depan menjanjikan. Permainan Garuda Muda sudah menunjukkan banyak peningkatan. Tak hanya fisik, teknik, dan taktik, Fabio menilai rasa percaya diri tim juga sudah meningkat.
Di bawah asuhan Coach Milla, kepercayaan diri pemain timnas sudah meningkat, tuturnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






