Tentang Tergesernya Rafael Struick dari Starting XI Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert
Asad Arifin | 11 Juni 2025 13:50
Bola.net - Rafael Struick pernah menjadi andalan utama di lini depan Timnas Indonesia. Namun, pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert membawa dampak besar terhadap nasib pemain berusia 22 tahun itu.
Nama Struick sempat menjadi sorotan dalam setiap penampilan Timnas Indonesia. Bahkan, pada periode akhir 2023 hingga awal 2024, mantan pemain ADO Den Haag itu nyaris selalu menjadi pilihan utama di lini serang skuad Garuda.
Tak hanya di tim senior, Struick juga aktif membela tim kelompok usia seperti U-20 dan U-23. Namun, sejak kursi pelatih diisi oleh Patrick Kluivert menggantikan Shin Tae-yong, peran Struick dalam skuad Timnas mengalami penurunan signifikan.
Dari yang semula langganan mengisi starting XI, kini Struick harus rela duduk di bangku cadangan. Pada pertandingan terbaru melawan Jepang, yang berakhir dengan kekalahan 0-6, Struick hanya tercantum dalam daftar pemain, namun tidak mendapat kesempatan bermain.
Pemain Serbaguna di Tangan Shin Tae-yong

Shin Tae-yong tampaknya menjadi sosok pelatih yang paling memahami potensi dan karakter bermain Rafael Struick. Di bawah asuhannya, Struick bukan sekadar penyerang konvensional. Ia menjadi bagian penting dari sistem permainan kompleks yang menekankan kecepatan, tekanan tinggi, serta pergerakan tanpa bola, dibandingkan sekadar catatan gol atau assist.
Sepanjang berada di bawah kendali Shin Tae-yong, Struick mengoleksi 22 caps bersama Timnas Indonesia senior. Dari jumlah itu, ia mencetak satu gol dan memberikan dua assist. Meski kontribusi statistiknya tidak mencolok, perannya dalam permainan tergolong vital.
Struick kerap dimainkan sebagai false nine, second striker, hingga winger kiri dalam skema formasi yang fleksibel. Tugas utamanya adalah mengacaukan pertahanan lawan melalui mobilitas serta agresivitasnya yang tinggi, sekaligus membuka ruang bagi rekan setim.
Lebih dari itu, Struick menunjukkan loyalitas tinggi terhadap proyek Timnas. Ia berkomitmen membela Merah Putih di berbagai kelompok usia, termasuk U-20 dan U-23, meskipun harus meninggalkan kenyamanan bermain di Eropa.
Nasib Berubah di Era Patrick Kluivert

Namun situasi berubah drastis usai PSSI memutuskan tidak memperpanjang kontrak Shin Tae-yong dan menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
Dalam empat laga awal bersama Kluivert, Struick hanya sekali diturunkan, yakni saat melawan Australia, dan itu pun hanya bermain selama 45 menit. Pada tiga pertandingan berikutnya, namanya tak lagi masuk dalam rencana utama, bahkan hanya duduk manis di bangku cadangan.
Padahal, Struick datang dengan status sebagai salah satu pemain yang paling sering dipanggil dalam dua tahun terakhir. Namun, Kluivert tampaknya memiliki pandangan berbeda.
Kluivert lebih mengandalkan lini depan yang dinamis, dengan pemain-pemain seperti Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Egy Maulana Vikri menjadi pilihan utama. Bahkan, ia memberikan debut kepada Beckham Putra dan memanggil kembali Stefano Lilipaly.
Masih Adakah Peluang untuk Struick?

Terlalu cepat jika menyimpulkan bahwa perjalanan Struick di Timnas Indonesia telah selesai. Namun, jelas terlihat bahwa peran yang pernah ia nikmati di era Shin Tae-yong kini mengalami perubahan besar.
Jika ingin kembali mendapatkan tempat, Struick harus mampu beradaptasi dengan filosofi permainan Kluivert. Ia juga perlu meningkatkan kualitas penyelesaian akhir serta kontribusi langsung ke gawang lawan, hal yang selama ini menjadi titik lemah dalam performanya bersama Timnas.
Selain itu, Struick juga membutuhkan klub yang tepat. Bermain secara reguler bersama tim barunya nanti akan sangat penting demi menjaga kebugaran dan level kompetitif untuk kembali bersaing di skuad Garuda.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia 28 September
Tim Nasional 9 September 2026, 18:50
-
Elkan Baggott Makin Dipercaya Millwall: 5 Kali Main dalam Kurang dari 2 Bulan
Tim Nasional 9 September 2026, 16:21
-
Shin Tae-yong Ungkap Persija Baru Main dengan 50 Persen Kekuatan Jelang Hadapi Persib
Bola Indonesia 9 September 2026, 16:14
LATEST UPDATE
-
Bukan Haaland, Dua Pemain Ini Dinilai Berjasa Besar Hantarkan Man City Kalahkan MU!
Liga Inggris 14 September 2026, 20:40
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan Penting usai Persija Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League
Bola Indonesia 14 September 2026, 20:19
-
Menuju MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Bawa Atmosfer Balap Lebih Dekat ke Masyarakat Indonesia
Otomotif 14 September 2026, 19:51
-
Nama: Erling Haaland, Hobi: Membobol Gawang Manchester United!
Liga Inggris 14 September 2026, 19:41
-
Ketika Jose Mourinho Jatuh Hati Pada Arda Guler
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:32
-
Sesumbar Lamine Yamal: Saya Lebih Layak Menangkan Ballon d'Or Ketimbang Mbappe!
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:22
-
Kalah dari Sassuolo, Juventus Masih Percaya Luciano Spalletti
Liga Italia 14 September 2026, 19:03
-
Sah atau Tidaknya Gol Haaland, MU Seharusnya Bisa Kalahkan Man City!
Liga Inggris 14 September 2026, 18:53
-
Derby Manchester: Bukan MU yang Jelek, Tapi Man City-nya yang Jago!
Liga Inggris 14 September 2026, 18:31
-
Bukannya Merugikan, Kartu Merah Phil Foden Justru Untungkan Man City di Derby Manchester
Liga Inggris 14 September 2026, 18:14
-
David Raya Jadi Tembok Arsenal yang Sulit Ditembus
Liga Inggris 14 September 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




