Timnas Indonesia Butuh Variasi Serangan untuk Menaklukkan Singapura di Piala AFF 2026

Asad Arifin | 6 Agustus 2026 21:38
Timnas Indonesia Butuh Variasi Serangan untuk Menaklukkan Singapura di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia merayakan gol Shayne Pattynama ke gawang Timor Leste di Piala AFF 2026 (c) Dok. PSSI

Bola.net - Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) malam WIB. Pertandingan ini menjadi penentuan bagi kedua tim untuk memperebutkan tiket menuju babak semifinal.

Situasi lebih menguntungkan berpihak kepada tuan rumah. Singapura yang mengoleksi tujuh poin hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos, sedangkan Timnas Indonesia wajib membawa pulang kemenangan.

Advertisement

Selain bermain di hadapan pendukung sendiri, Singapura juga tengah menunjukkan perkembangan positif di bawah asuhan Gavin Lee. The Lions bertekad mengakhiri penantian panjang setelah terakhir kali menjuarai Piala AFF pada 2012.

Kondisi tersebut membuat tantangan yang dihadapi skuad John Herdman semakin berat. Timnas Indonesia dituntut menemukan solusi untuk membongkar pertahanan Singapura demi menjaga peluang lolos ke semifinal.

1 dari 2 halaman

Timnas Indonesia Perlu Penyerang Lubang

Kemenangan hanya bisa diraih jika Timnas Indonesia mampu mencetak gol. Karena itu, John Herdman dinilai perlu menyiapkan variasi serangan yang berbeda dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Mitchell Baker diperkirakan akan menjadi perhatian utama lini belakang Singapura. Jika penyerang utama Garuda mendapat penjagaan ketat, Indonesia membutuhkan pemain lain yang mampu memanfaatkan ruang kosong di sekitar kotak penalti.

"Pola serangan Timnas Indonesia harus diubah. Mitchel Baker tak bisa lagi jadi target man bila dia dimatikan lawan. Solusinya, dia harus mampu berperang sebagai pemantul bola untuk pemain lain. Dengan skema ini maka John Herdman harus punya second striker atau penyerang lubang untuk memanfaatkan bola pantul," kata Gusnul Yakin.

Menurut Gusnul, kehadiran penyerang lubang akan memberikan dimensi berbeda dalam serangan Indonesia. Skema tersebut dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap Mitchell Baker sebagai target utama.

2 dari 2 halaman

Serangan Langsung ke Jantung Pertahanan

Serangan Langsung ke Jantung Pertahanan

Duel Timnas Indonesia vs Vietnam pada matchday ketiga Grup A Piala AFF 2026 (c) KapanLagi.com/Budy Santoso

Selain mengubah peran penyerang, Gusnul juga menyarankan Timnas Indonesia tidak terlalu bergantung pada serangan dari sisi lapangan. Ia menilai pola tersebut berpotensi sudah dipelajari Singapura.

"Serangan dari sayap pasti sudah dibaca Singapura. Menurut saya lebih baik jika sayap Timnas Indonesia berani langsung menusuk ke jantung pertahanan. Di sinilah dibutuhkan pemain yang kuat memegang bola. Saya kira Egy Maulana dan Saddil Ramdani bisa jadi pilihan," jelasnya.

Gusnul menilai kemampuan dribel yang dimiliki Egy Maulana dan Saddil Ramdani bisa menjadi senjata untuk membongkar pertahanan lawan. Keduanya dinilai mampu menciptakan ruang di area berbahaya.

"Jika kita berani masuk ke kotak penalti akan ada peluang terjadi pelanggaran untuk tendangan bebas. Nah momentum inilah yang bisa dimaksimalkan untuk mencetak gol," tuturnya.

Disadur dari: Bola.com/Gatot Sumitro

LATEST UPDATE