Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim

Gia Yuda Pradana | 30 Maret 2026 22:57
Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
Starting XI Timnas Indonesia dalam laga Indoneisa vs Bulgaria di final FIFA Series 2026 (c) X/@TimnasIndonesia

Bola.net - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Timnas Bulgaria dengan skor tipis 0-1 pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Meski kalah, kapten Jay Idzes menegaskan rasa bangganya terhadap performa tim.

Timnas Indonesia tampil dominan sepanjang pertandingan, tapi gagal mengonversi peluang menjadi gol. Hasil ini menjadi catatan penting dalam awal perjalanan bersama pelatih baru John Herdman.

Advertisement

Kekalahan Timnas Indonesia terjadi akibat gol penalti di babak pertama. Situasi tersebut menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat hingga peluit akhir.

1 dari 3 halaman

Penalti Jadi Penentu Hasil Akhir

Penalti Jadi Penentu Hasil Akhir

Marin Petkov merayakan golnya pada laga Bulgaria lawan Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026. (c) Abdul Aziz

Timnas Indonesia kebobolan pada menit ke-38 setelah wasit menunjuk titik putih usai pengecekan VAR. Kevin Diks dinilai melakukan pelanggaran terhadap Zdravko Dimitrov di kotak terlarang.

Eksekusi penalti dilakukan dengan baik oleh Marin Petkov yang sukses menaklukkan Emil Audero. Gol tersebut membuat Bulgaria unggul 1-0 hingga turun minum.

Timnas Indonesia mencoba merespons pada babak kedua dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, lini depan belum mampu memaksimalkan peluang yang tercipta.

Upaya tim asuhan John Herdman terus berlanjut hingga menit akhir pertandingan. Sayangnya, skor tidak berubah dan Timnas Indonesia harus menerima kekalahan tipis.

2 dari 3 halaman

Dominasi Statistik dan Evaluasi Tim

Dominasi Statistik dan Evaluasi Tim

Aksi Ragnar Oratmangoen pada laga Timnas Indonesia vs Bulgaria pada final FIFA Series, Senin (30/3/2026) (c) Abdul Aziz

Timnas Indonesia sebenarnya unggul jauh dalam penguasaan bola sepanjang pertandingan. Skuad Garuda mencatatkan 71 persen penguasaan bola dibandingkan 29 persen milik Bulgaria.

Namun, efektivitas menjadi masalah utama Timnas Indonesia dalam laga ini. Dari enam percobaan, hanya satu tembakan yang tepat sasaran.

Sebaliknya, Bulgaria tampil lebih klinis dalam memanfaatkan peluang yang ada. Mereka mencatatkan empat tembakan tepat sasaran dari total sembilan percobaan.

Dominasi Timnas Indonesia juga terlihat dalam jumlah umpan yang dilakukan sepanjang laga. Tim mencatatkan 572 umpan dengan 491 di antaranya sukses, jauh di atas Bulgaria yang hanya mencatat 280 umpan.

Pertandingan ini juga diwarnai tiga kartu kuning yang dikeluarkan wasit. Dua kartu diterima pemain Bulgaria, sementara satu kartu untuk Justin Hubner.

3 dari 3 halaman

Kekalahan Tak Menghapus Kerja Keras Tim di Lapangan

Kekalahan Tak Menghapus Kerja Keras Tim di Lapangan

Para pemain Timnas Indonesia pada laga lawan Bulgaria di final FIFA Series, Senin (30/3/2026) (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Jay Idzes menegaskan bahwa hasil ini tidak menghapus kerja keras tim di lapangan. Ia menilai Timnas Indonesia sudah menunjukkan perkembangan positif meski waktu persiapan terbatas.

"Pertama-tama, saya sangat bangga dengan tim. Saya rasa kami bermain bagus, sayangnya kami kalah. Kami punya beberapa peluang tapi saya tetap sangat bangga dengan tim," ujar Jay.

Ia juga menilai adaptasi terhadap pelatih baru berjalan cukup baik dalam waktu singkat. Hal tersebut menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi turnamen berikutnya.

"Saya sangat bangga dengan para pemain karena kami sudah berusaha maksimal, meski dalam waktu singkat. Pada akhirnya, ya, kami kalah, tapi ini langkah awal yang sangat baik dalam perjalanan baru kami," lanjutnya.

Disadur dari: Bola.com/Yus Mei Sawitri, 30 Maret 2026

LATEST UPDATE