Timnas Indonesia U-17 Dihajar China 0-7, PSSI Nilai karena Para Pemain Baru Sekali Merasakan Uji Coba Internasional

Serafin Unus Pasi | 10 Februari 2026 11:15
Timnas Indonesia U-17 Dihajar China 0-7, PSSI Nilai karena Para Pemain Baru Sekali Merasakan Uji Coba Internasional
Pemain Timnas Indonesia U-17, Mierza Firjatullah dikawal pemain China U-17 di laga uji coba 9 Februari 2026 (c) Bola/Muhammad Iqbal Ichsan

Bola.net - Kekalahan telak Timnas Indonesia U-17 dari China dalam laga uji coba internasional direspons oleh PSSI. Hasil tersebut disebut masih berada dalam koridor proses pembentukan Garuda Muda menuju agenda jangka panjang.

Timnas Indonesia U-17 sebelumnya kalah 0-7 dari China pada pertandingan yang digelar di Stadion Indomilk Arena Minggu (8/2/2026). Laga tersebut merupakan uji coba pertama dari dua pertemuan yang telah dijadwalkan antara kedua tim.

Advertisement

Pertandingan ulang antara Timnas Indonesia U-17 dan China akan kembali digelar pada Rabu (11/2). Dua laga ini menjadi bagian dari tahapan persiapan menuju Piala Asia U-17 2026.

"Ini kan baru pertama kali uji coba. Sebenarnya kita punya tiga pemain yang masih bisa main sebenarnya, yang lahir tahun 2009, kayak Mierza Firjatullah," ujar anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga kepada wartawan.

1 dari 2 halaman

Pengalaman Baru

Selain Mierza Firjatullah, terdapat dua pemain lain dari skuad Piala Dunia U-17 2025 yang masih memenuhi syarat usia. Dua pemain tersebut adalah Mathew Baker dan Mike Rajasa.

Arya menyampaikan bahwa Timnas Indonesia U-17 baru memainkan uji coba internasional. Situasi tersebut membuat laga melawan China menjadi pengalaman awal bagi sebagian besar pemain.

"Ini masih pertama kali mereka. Total yang tahun lalu itu sampai 19 uji coba internasionalnya," kata Arya.

2 dari 2 halaman

Pentingnya Jam Terbang Internasional

Arya juga menyinggung pentingnya jam terbang pertandingan internasional bagi pemain usia muda. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi faktor pembeda dalam perkembangan pemain di level usia.

"Mudah-mudahan nanti mereka ini main di EPA, EPA U-18. Sebenarnya dua tahun di atas mereka. Mereka selalu suka menang juga, tapi mungkin perlu ini ya, perlu tambahan-tambahan yang buat mereka punya pengalaman pertandingan internasional," tutur Arya.

Arya melanjutkan bahwa PSSI tetap menaruh kepercayaan terhadap program yang dijalankan oleh jajaran pelatih. Proses yang dilakukan Nova Arianto bersama Kurniawan Dwi Yulianto diyakini akan berdampak seiring waktu.

"Ya, masih jauh. Ini masih jauh lah dari ini. Nanti kita lihat bagaimana, ada perubahan. Nanti kita tunggu Coach Nova bikin perubahan-perubahan strategi untuk mereka di Timnas," imbuhnya.

LATEST UPDATE