Timnas Indonesia U-17 Wajib Waspada, Deretan Statistik Mengerikan Jepang U-17 di Piala Asia U-17 2026

Asad Arifin | 11 Mei 2026 19:24
Timnas Indonesia U-17 Wajib Waspada, Deretan Statistik Mengerikan Jepang U-17 di Piala Asia U-17 2026
Starting XI Timnas Indonesia U-17 pada duel lawan Qatar U-17 di ajang Piala Asia U-17 2026 (c) Dok. Timnas Indonesia

Bola.net - Timnas Indonesia U-17 menghadapi tantangan berat pada laga terakhir Grup B Piala Asia U-17 2026. Berjumpa Jepang U-17, skuad Garuda Muda wajib mewaspadai sederet statistik impresif yang dimiliki Samurai Biru sepanjang turnamen.

Duel penentuan antara Timnas Indonesia U-17 kontra Jepang U-17 dijadwalkan berlangsung di Lapangan A King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, Selasa (12/5/2026) malam WIB. Pertandingan ini menjadi laga hidup mati bagi anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto.

Advertisement

Kekalahan 0-2 dari Qatar U-17 pada pertandingan sebelumnya membuat peluang Indonesia lolos ke fase gugur belum aman. Karena itu, kemenangan menjadi target utama jika Garuda Muda ingin menjaga asa melaju ke babak berikutnya.

Namun, menghadapi Jepang jelas bukan pekerjaan mudah. Samurai Biru datang dengan performa meyakinkan serta statistik yang menunjukkan dominasi mereka di Grup B. Berikut empat catatan mengerikan Jepang U-17 yang patut menjadi perhatian Timnas Indonesia U-17.

1 dari 4 halaman

1. Jepang Jadi Tim Paling Agresif dalam Melepaskan Tembakan

Jepang U-17 tampil sangat agresif sepanjang dua pertandingan awal Grup B. Samurai Biru tercatat sudah menghasilkan total 40 tembakan, jumlah tertinggi dibanding seluruh peserta Piala Asia U-17 2026.

Catatan tersebut membuat Jepang unggul atas sejumlah tim kuat lain seperti Korea Selatan yang mencatatkan 33 tembakan. Tajikistan berada di angka 30 tembakan, sementara Uzbekistan dan Yaman sama-sama mengoleksi 26 percobaan.

Dari total 40 tembakan itu, sebanyak 12 di antaranya tepat sasaran. Statistik ini menempatkan Jepang sebagai tim dengan jumlah shots on target terbanyak kedua di turnamen.

Produktivitas serangan Jepang menunjukkan betapa aktif mereka dalam membangun tekanan. Timnas Indonesia U-17 wajib meningkatkan disiplin bertahan jika tidak ingin terus berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.

2 dari 4 halaman

2. Produktivitas Gol Jepang Sangat Tinggi

Tidak hanya rajin menciptakan peluang, Jepang U-17 juga sangat efektif dalam memaksimalkan kesempatan. Dari dua pertandingan, mereka sudah mencetak lima gol.

Jumlah itu lahir saat Jepang menundukkan Qatar U-17 dengan skor 3-1 dan mengalahkan China U-17 2-1. Lima gol tersebut menjadi salah satu catatan tertinggi di Piala Asia U-17 2026.

Sejauh ini, hanya Korea Selatan yang mampu menyamai produktivitas gol Samurai Biru. Hal itu membuktikan Jepang memiliki keseimbangan antara kreativitas serangan dan efektivitas penyelesaian akhir.

Salah satu pemain yang paling menonjol adalah Maki Kitahara. Penyerang muda Jepang itu sudah mencetak tiga gol dan kini memimpin daftar top scorer sementara turnamen.

3 dari 4 halaman

3. Disiplin Tinggi dan Minim Pelanggaran

Selain tajam di lini depan, Jepang U-17 juga menunjukkan kedisiplinan tinggi saat bertahan. Dari dua pertandingan Grup B, mereka hanya melakukan 15 pelanggaran.

Jumlah tersebut termasuk rendah dibandingkan peserta lainnya. Jepang bahkan berada di posisi ke-10 dalam daftar tim dengan jumlah pelanggaran terbanyak.

Statistik ini menunjukkan Jepang mampu menjaga intensitas permainan tanpa terlalu sering melanggar lawan. Samurai Biru terlihat disiplin dalam menjaga organisasi permainan.

Catatan itu juga berdampak pada minimnya hukuman kartu dari wasit. Hingga kini, Jepang menjadi salah satu tim yang belum menerima kartu kuning sepanjang turnamen berlangsung.

4 dari 4 halaman

4. Maki Kitahara Jadi Ancaman Utama Garuda Muda

Nama Maki Kitahara menjadi pemain yang paling layak mendapat perhatian dari Timnas Indonesia U-17. Penyerang berusia 16 tahun itu tampil luar biasa bersama Jepang U-17.

Selain memimpin daftar top scorer dengan tiga gol, Kitahara juga menjadi salah satu pemain paling aktif dalam membangun serangan. Ia sudah mencatatkan tujuh tembakan sepanjang dua laga awal.

Jumlah tersebut setara dengan koleksi Kim Ji-woo dari Korea Selatan serta rekan setimnya, Kakeru Saito. Kitahara juga tercatat sebagai pemain dengan penciptaan peluang terbanyak lewat enam chances created.

Tak hanya itu, pemain FC Tokyo tersebut juga menempati posisi kedua untuk jumlah umpan silang terbanyak. Ia sudah mencatatkan 18 crosses dan hanya kalah dari pemain China U-17, Wan Xiang, yang mengoleksi 22 crosses.

Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa

LATEST UPDATE