'Timnas Tetap Harus Dikelola PSSI'
Editor Bolanet | 14 April 2012 01:00
- Saran Ketua Umum versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia () La Nyala Mahmud Mattalitti, yang mengharapkan pembentukan dan pengelolaan tim nasional Indonesia diserahkan kepada pemerintah, dianggap hal konyol oleh Penanggung Jawab Tim Nasional Indonesia, Bernhard Limbong.
“Itu solusi konyol. Sebab, mencerminkan jika La Nyala tidak mengetahui aturan. Mana mungkin KONI atau Menpora mengurus persepakbolaan, khususnya Timnas,” terang Limbong kepada Bola.net.
“Sebab, tugas tersebut hanya bisa dilakukan PSSI yang mendapatkan kepercayaan dari FIFA dan AFC,” sambungnya.
Sebelumnya, La Nyalla menuding jika Timnas masih dikelola oleh PSSI yang sah, Djohar Arifin Husin, maka klub-klub yang berlaga di Indonesia Super League, (ISL) menolak bergabung karena ada beberapa klub di Indonesian Premier League (IPL) yang bukan anggota asli PSSI, seperti PSMS Medan dan Persema Malang.
Padahal, sejak PSSI berencana, dan akhirnya mewujudkan, mengembalikan pemain-pemain ISL ke daftar pemain Timnas, langsung disambut gembira para pemain Timnas senior seperti Ponaryo Astaman.
Meski tidak mudah, pemain milik Sriwijaya FC sekaligus Presiden Asosiasi Pemain Profesional Indonesia () tersebut tetap optimis asalkan PSSI melakukan pendekatan khusus kepada klub agar mau melepas para pemainnya ke Timnas.
Mekanisme pemanggilan pemain ke Timnas, memang harus diketahui klub-klub tempat pemain yang bersangkutan bermain, kata Ponaryo. (esa/dzi)
“Itu solusi konyol. Sebab, mencerminkan jika La Nyala tidak mengetahui aturan. Mana mungkin KONI atau Menpora mengurus persepakbolaan, khususnya Timnas,” terang Limbong kepada Bola.net.
“Sebab, tugas tersebut hanya bisa dilakukan PSSI yang mendapatkan kepercayaan dari FIFA dan AFC,” sambungnya.
Sebelumnya, La Nyalla menuding jika Timnas masih dikelola oleh PSSI yang sah, Djohar Arifin Husin, maka klub-klub yang berlaga di Indonesia Super League, (ISL) menolak bergabung karena ada beberapa klub di Indonesian Premier League (IPL) yang bukan anggota asli PSSI, seperti PSMS Medan dan Persema Malang.
Padahal, sejak PSSI berencana, dan akhirnya mewujudkan, mengembalikan pemain-pemain ISL ke daftar pemain Timnas, langsung disambut gembira para pemain Timnas senior seperti Ponaryo Astaman.
Meski tidak mudah, pemain milik Sriwijaya FC sekaligus Presiden Asosiasi Pemain Profesional Indonesia () tersebut tetap optimis asalkan PSSI melakukan pendekatan khusus kepada klub agar mau melepas para pemainnya ke Timnas.
Mekanisme pemanggilan pemain ke Timnas, memang harus diketahui klub-klub tempat pemain yang bersangkutan bermain, kata Ponaryo. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Resmi! Manchester United Umumkan Transfer Andrey Santos dari Chelsea
Liga Inggris 13 Juli 2026, 20:20
-
PORAL 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kemampuan dan Soliditas Prajurit TNI AL
Lain Lain 13 Juli 2026, 19:49
-
Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 19:23
-
UEFA dan Gelombang Penolakan Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara
Piala Dunia 13 Juli 2026, 18:47
-
Noni Madueke tak Lebih Baik dari Kabel!
Piala Dunia 13 Juli 2026, 18:32
-
Persebaya Perkuat Skuad, Francisco Rivera Optimistis Sambut Musim Baru
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 18:12
-
Daftar 7 Pemain Timnas Indonesia yang Berlaga di Eredivisie 2026/2027
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 17:58
-
Here We Go! Gantikan Ederson, Manchester United Rekrut Youri Tielemans
Liga Inggris 13 Juli 2026, 17:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








