Timnas U-19 Ditahan Imbang, Ini Evaluasi Indra Sjafri
Editor Bolanet | 30 Juni 2014 17:35
- Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, memaparkan catatan usai ditahan tim PON Jawa Barat 1-1 di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (27/6) lalu.
Dikatakan Indra, gaya permainan PON Jawa Barat hampir sama dengan Pra PON Jatim dan Timnas Oman. Misalnya saja, seputar motivasi yang dimiliki.
Bahkan Indra menegaskan, para pemainnya mendapatkan pressing ketat mulai dari lini pertahanan hingga barisan depan.
Meski begitu, kami berhasil keluar dari tekanan. Tim lawan memang menutup lini belakang kita dengan cepat. Itu menyulitkan untuk build up serangan dari bawah. Karena itu, sering terlihat bola-bola panjang ke depan, ungkap Indra Sjafri.
Menurut Indra, skuat Garuda Jaya kerap salah dalam memainkan operan bola. Alhasil, gaya khas mereka terlihat mengalami penurunan dibanding laga-laga sebelumnya.
Lebih jauh dikatakan Indra, jumlah passing pemainnya mengalami penurunan dibanding dalam pertandingan lainnya. Yakni, mencapai 600-700 kali passing setiap laga.
Karena lawan cepat pressing bola, banyak langsung ke depan. Ini akan menjadi evaluasi kita, banyak passing salah juga. Kami mulai terbiasa mendapatkan lawan yang ngotot, motivasi tinggi, terus menekan dan agresif dari lini pertahanan sendiri. Para pemain harus diharapkan harus bisa improvisasi, cari inisiatif untuk bisa cetak gol, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Dikatakan Indra, gaya permainan PON Jawa Barat hampir sama dengan Pra PON Jatim dan Timnas Oman. Misalnya saja, seputar motivasi yang dimiliki.
Bahkan Indra menegaskan, para pemainnya mendapatkan pressing ketat mulai dari lini pertahanan hingga barisan depan.
Meski begitu, kami berhasil keluar dari tekanan. Tim lawan memang menutup lini belakang kita dengan cepat. Itu menyulitkan untuk build up serangan dari bawah. Karena itu, sering terlihat bola-bola panjang ke depan, ungkap Indra Sjafri.
Menurut Indra, skuat Garuda Jaya kerap salah dalam memainkan operan bola. Alhasil, gaya khas mereka terlihat mengalami penurunan dibanding laga-laga sebelumnya.
Lebih jauh dikatakan Indra, jumlah passing pemainnya mengalami penurunan dibanding dalam pertandingan lainnya. Yakni, mencapai 600-700 kali passing setiap laga.
Karena lawan cepat pressing bola, banyak langsung ke depan. Ini akan menjadi evaluasi kita, banyak passing salah juga. Kami mulai terbiasa mendapatkan lawan yang ngotot, motivasi tinggi, terus menekan dan agresif dari lini pertahanan sendiri. Para pemain harus diharapkan harus bisa improvisasi, cari inisiatif untuk bisa cetak gol, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Ilham Udin dan Al Qomar Liburan di Bandung
- Tur Nusantara Timnas U-19 Berlanjut Hadapi Persik Kediri U-21
- Indra Sjafri Berharap Lawan Uji Coba Bermain Mengandalkan Taktik
- Mizan Berharap Film Garuda 19 Menyamai Sukses Garuda Jaya
- Mathias Muchus Nyaman Dengan Kumis Indra Sjafri
- 'Indra Sjafri' Prediksi Timnas U-19 Ungguli Pra-PON Jabar 3-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indra Sjafri Minta Maaf Usai Timnas Indonesia U-22 Angkat Koper dari SEA Games 2025
Tim Nasional 12 Desember 2025, 23:09
-
Bedah Statistik Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: 3 Gol dari 36 Shots
Tim Nasional 12 Desember 2025, 22:08
LATEST UPDATE
-
Waduh, Hansi Flick Mulai Ragu Barcelona Bisa Pertahankan Marcus Rashford?
Liga Spanyol 23 Maret 2026, 18:50
-
Belum Genap Semusim Bersama, Jonathan David Bakal Cabut dari Juventus?
Liga Italia 23 Maret 2026, 18:30
-
Liverpool Tikung Manchester United untuk Transfer Bintang Real Madrid Ini?
Liga Inggris 23 Maret 2026, 18:07
-
Jadi Target Transfer Liverpool, Bek Barcelona: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 23 Maret 2026, 17:50
-
Inter Milan Intip Peluang untuk Daratkan Wonderkid Chelsea Ini
Liga Italia 23 Maret 2026, 17:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28













