Tur Timur Tengah Jadi Ajang Garuda Jaya Asah Finishing Touch
Editor Bolanet | 1 April 2014 17:15
- Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengatakan jika penyelesaian akhir masih menjadi persoalan utama yang harus segera dituntaskannya. Itu diketahui pihaknya setelah melakukan evaluasi dari Tur Nusantara tahap pertama yang dirampungkan belum lama ini.
Dilanjutkannya, dari 13 pertandingan yang dijalani Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan, tercatat mampu menghasilkan sebanyak 217 peluang. Tapi sayangnya, hanya mampu memaksimalkan sebanyak 20 peluang.
Karena itu, dikatakannya lagi, tim pelatih berupaya terus memperbaiki ketajaman skuadnya melalui Tur Timur Tengah dan Tur Nusantara tahap kedua.
Kemampuan para pemain mengonversi peluang menjadi gol, rata-rata ada di kisaran 10 persen. Angka ini, tentunya masih jauh dari harapan tim pelatih. Kami pun harap, masyarakat bisa bersabar. Sebab, jika diibaratkan timnya sebagai sebuah rumah, maka baru dipasang tiangnya dan belum sepenuhnya selesai untuk bisa ditinggali, imbuhnya.
Tak ayal, Indra membandingkan dengan Jepang yang bakal menjadi lawan di Piala Asia U-19 2014, Myanmar. Ada pun Jepang, mampu mencetak tujuh gol dari 10 peluang ke gawang Vietnam, tim yang dikalahkan Timnas U-19 di Piala AFF tahun lalu.
Terlepas dari kemungkinan kesalahan taktik dari Vietnam, persentase mengonversi peluang menjadi gol di angka 70 persen itu sangat bagus. Kita berharap bisa efektif seperti itu. Target kita, ada di Piala Asia nanti. Sehingga, saya harap masyarakat sabar dan tak lagi bertanya-tanya kenapa Timnas U-19 bermain tidak seperti di Piala AFF lalu, kata Indra. (esa/dzi)
Dilanjutkannya, dari 13 pertandingan yang dijalani Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan, tercatat mampu menghasilkan sebanyak 217 peluang. Tapi sayangnya, hanya mampu memaksimalkan sebanyak 20 peluang.
Karena itu, dikatakannya lagi, tim pelatih berupaya terus memperbaiki ketajaman skuadnya melalui Tur Timur Tengah dan Tur Nusantara tahap kedua.
Kemampuan para pemain mengonversi peluang menjadi gol, rata-rata ada di kisaran 10 persen. Angka ini, tentunya masih jauh dari harapan tim pelatih. Kami pun harap, masyarakat bisa bersabar. Sebab, jika diibaratkan timnya sebagai sebuah rumah, maka baru dipasang tiangnya dan belum sepenuhnya selesai untuk bisa ditinggali, imbuhnya.
Tak ayal, Indra membandingkan dengan Jepang yang bakal menjadi lawan di Piala Asia U-19 2014, Myanmar. Ada pun Jepang, mampu mencetak tujuh gol dari 10 peluang ke gawang Vietnam, tim yang dikalahkan Timnas U-19 di Piala AFF tahun lalu.
Terlepas dari kemungkinan kesalahan taktik dari Vietnam, persentase mengonversi peluang menjadi gol di angka 70 persen itu sangat bagus. Kita berharap bisa efektif seperti itu. Target kita, ada di Piala Asia nanti. Sehingga, saya harap masyarakat sabar dan tak lagi bertanya-tanya kenapa Timnas U-19 bermain tidak seperti di Piala AFF lalu, kata Indra. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indra Sjafri Minta Maaf Usai Timnas Indonesia U-22 Angkat Koper dari SEA Games 2025
Tim Nasional 12 Desember 2025, 23:09
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48













