Vietnam Kembangkan Skema Bola Mati Jelang Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Wajib Waspada
Asad Arifin | 26 Juni 2026 13:28
Bola.net - Timnas Vietnam mulai mencuri perhatian menjelang gelaran Piala AFF 2026. Di bawah arahan pelatih Kim Sang-sik, The Golden Star disebut memiliki senjata baru yang bisa menjadi pembeda saat menghadapi rival-rival di kawasan Asia Tenggara.
Vietnam menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala AFF 2026 yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Mereka berada di Grup A bersama Timnas Indonesia, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Media Vietnam, The Thao 247, menyoroti perkembangan strategi Vietnam terutama dalam memanfaatkan situasi bola mati. Kemampuan tersebut dinilai bisa menjadi ancaman serius, termasuk saat menghadapi Timnas Indonesia di fase grup.
Situasi bola mati memang sering menjadi faktor penentu dalam pertandingan level internasional. Ketika ruang terbuka sulit ditemukan melalui permainan terbuka, skema tendangan bebas, sepak pojok, dan duel udara bisa menjadi jalan keluar untuk mencetak gol.
Bola Mati Jadi Senjata Baru Vietnam di Era Kim Sang-sik

Dalam laporan The Thao 247, Vietnam mengalami peningkatan signifikan dalam memaksimalkan situasi bola mati. Mereka menilai skema tersebut kini menjadi salah satu opsi serangan paling berbahaya di bawah kepemimpinan Kim Sang-sik.
"Di bawah asuhan pelatih Kim Sang Sik, situasi bola mati telah menjadi salah satu opsi serangan paling berbahaya bagi Timnas Vietnam," tulis The Thao 247 seperti dikutip pada Kamis (25/6/2026).
"Dengan penambahan pemain dalam pemusatan latihan terbaru, kekuatan tim dalam memanfaatkan tendangan bebas dan bola-bola udara diperkirakan akan semakin tangguh menjelang Piala AFF 2026," sambungnya.
Vietnam memiliki sejumlah pemain yang mampu menjadi eksekutor bola mati. Nguyen Quang Hai, Hoang Duc, Khuat Van Khang, hingga Hoang Hen disebut memiliki kemampuan menciptakan peluang dari tendangan bebas langsung.
Vietnam Siapkan Variasi Serangan

Selain kemampuan eksekusi, Vietnam juga memiliki variasi serangan dari sisi lapangan. Kembalinya Phan Tuan Tai dan Nguyen Dinh Bac membuat opsi umpan silang serta situasi sepak pojok mereka semakin beragam.
"Keragaman pemain ini juga membuat tim Vietnam semakin sulit diprediksi. Bergantung pada posisi dan jarak ke gawang lawan, staf pelatih dapat memilih pemain dengan keterampilan paling sesuai untuk melancarkan serangan," ulasnya.
"Hal ini menjadi keunggulan besar mengingat lawan-lawan di Piala AFF sering menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari strategi serangan tendangan bebas tim-tim papan atas di kawasan ini," lanjut laporan tersebut.
Duel Udara Vietnam Bisa Jadi Ancaman untuk Timnas Indonesia

Selain kualitas eksekutor bola mati, Vietnam juga memiliki keunggulan dalam duel udara. The Thao 247 menilai skuad saat ini memiliki banyak pemain dengan postur ideal dan kemampuan heading yang kuat.
"Selain memiliki banyak spesialis tendangan bebas, Vietnam juga punya barisan pemain tangguh dalam duel udara seperti Xuan Son, Nguyen Tai Loc, Gia Hung, Thanh Chung, Viet Anh, Van Hau, dan Duy Manh," sebutnya.
"Semuanya memiliki kemampuan udara yang sangat baik. Terutama bek tengah muda Quang Kiet, dengan tinggi badan 1,95 m, dianggap sebagai salah satu pemain yang memiliki keunggulan signifikan dalam situasi duel udara," papar The Thao 247.
Bagi Timnas Indonesia, ancaman bola mati Vietnam menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian khusus. Pertahanan dalam situasi sepak pojok dan tendangan bebas bisa menjadi faktor penting dalam duel kedua tim di Piala AFF 2026.
Disadur dari: Bola.com/Ana Dewi
Baca Ini Juga
Oxford United Pertahankan Ole Romeny dan Tawarkan Kontrak Baru untuk Marselino Ferdinan
FC Twente Disebut Kesal pada Mees Hilgers: Bek Timnas Indonesia Absen 2 Kali Latihan Tanpa Kabar
Aaron Ramsey Jadi Bos Baru Oxford United, Nasib Ole Romeny dan Marselino Ferdinan Bakal Bertahan?
Dihadiri 3 Pemain Timnas Indonesia Level Usia, Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 Selesai dan Berlanjut ke Putaran Final
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luka Modric, Warisan Tak Terbatas bagi Kroasia!
Piala Dunia 24 Juni 2026, 14:13
-
Man of the Match Panama vs Kroasia: Cristian Martinez
Piala Dunia 24 Juni 2026, 08:31
LATEST UPDATE
-
Neymar Beberkan Isi Komunikasinya dengan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 16:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Yordania vs Argentina 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:58
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Aljazair vs Austria 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:44
-
Prediksi Piala Dunia 2026: RD Kongo vs Uzbekistan 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:31
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs Portugal 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:18
-
Luis de la Fuente Sebut Mikel Oyarzabal Layak Dapat Pengakuan Lebih
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Inggris 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:02
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kroasia vs Ghana 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 14:51
-
Belanda Lolos sebagai Juara Grup, Ronald Koeman Tetap Tak Puas
Piala Dunia 26 Juni 2026, 14:15
-
Julian Nagelsmann Bela Pemain Jerman usai Tumbang dari Ekuador
Piala Dunia 26 Juni 2026, 13:43
-
RESMI: Persib Bandung Sudah Lepas 4 Pemain Asing
Bola Indonesia 26 Juni 2026, 13:42
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41








