Bukan Sekadar Gelar: Final Liga Europa, Pintu Gerbang Rp2,2 Triliun untuk Setan Merah!
Asad Arifin | 21 Mei 2025 15:13
Bola.net - Final Liga Europa 2024/2025 bukan sekadar perebutan trofi bagi Manchester United dan Tottenham, melainkan juga pertarungan yang berpotensi menghasilkan cuan fantastis! Laga ini diprediksi bernilai hingga £100 juta (sekitar Rp 2,2 triliun) bagi Setan Merah.
Manchester United akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur di Stadion San Mamés pada Kamis, 22 Mei 2025, pukul 02.00 dini hari WIB. Jangan lewatkan siaran langsungnya di SCTV atau live streaming di Vidio!
Sebelum final Liga Europa, MU menjalani musim yang buruk. Bahkan sangat buruk. Sebab, selain gagal di Carabao Cup dan FA Cup, MU juga terpuruk di Premier League. MU berada di peringkat ke-16 klasemen sementara.
Liga Europa adalah satu-satunya harapan yang bisa membuat MU menutup musim dengan kebanggaan. Liga Europa jadi tanda bahwa proyek yang dibangun Ruben Amorim punya nilai positif untuk dikembangkan musim depan.
Potensi Pendapatan MU jika Juara Liga Europa

Bukan hanya dari aspek olahraga, laga final Liga Europa juga penting bagi MU pada aspek finansial. Kepada BBC Sport, pakar ekonomi olahraga, Kieran Maguire, memberi gambaran bahwa trofi Liga Europa punya arti besar.
Bukan hanya soal potensi hadiah yang bisa didapat, akan tetapi pendapatan musim depan. Sebab, dengan trofi Liga Europa, MU atau Tottenham akan berlaga di Liga Champions musim 2025/2026 nanti.
"Partisipasi di Liga Champions sangat penting, karena dapat menghasilkan lebih dari £100 juta (sekitar Rp2,2 Triliun) dari tiket, uang siaran, dan bonus sponsor," kata Kieran Maguire.
Menurut Maguire, dengan empat laga kandang di Liga Champions, angkat di atas sudah bisa dicapai. Selain itu, MU bisa dapat tambahan £30 juta-£40 juta jika mampu melaju lebih jauh dari League Phase.
Ancaman Bencana Finansial

MU sedang gencar melakukan efisiensi di segala lini. Jumlah karyawan dikurangi, begitu juga dengan beberapa fasilitas penunjang. Nah, kegagalan juara Liga Europa dan tampil di Liga Champions akan jadi pukulan telak secara finansial.
Pada tahun 2024 lalu, neraca keuangan MU diketahui defisit hingga £113 juta. Bahkan, total kerugian mereka mencapai £300 juta selama tiga tahun terakhir.
MU harus segera memperbaiki kondisi keuangan mereka. Salah satu caranya adalah dengan memperbaiki prestasi dan mendapat suntikan dana segar. Jika tidak, MU mungkin akan gagal memenuhi Premier League profit and sustainability rules (PSR) pada musim-musim mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Panas! Manchester United dan Tottenham Berebut Roberto De Zerbi
Liga Inggris 9 Maret 2026, 09:45
LATEST UPDATE
-
Wangi Sampai Tarawih? Ini Trik Parfum Biar Tetap Fresh Saat Bukber
Lain Lain 10 Maret 2026, 08:00
-
PSG yang Sudah Tidak Menakutkan Lagi
Liga Champions 10 Maret 2026, 06:00
-
Galatasaray vs Liverpool: Mengapa Alisson Becker Absen?
Liga Champions 10 Maret 2026, 04:23
-
Bersinar di Newcastle, Sandro Tonali Dapat Restu Pindah ke Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 04:22


















