Di Balik Kemenangan Tottenham Ada Drama Medali yang Terlupakan
Editor Bolanet | 22 Mei 2025 10:13
Bola.net - Malam itu seharusnya menjadi puncak kebahagiaan bagi Tottenham Hotspur. Setelah 17 tahun menanti, akhirnya mereka mengangkat trofi Liga Europa usai mengalahkan Manchester United 1-0. Namun, di balik sorak-sorai kemenangan, terselip kisah lain yang tak terduga.
Saat para pemain berbaris untuk menerima medali kemenangan, tiba-tiba suasana berubah canggung. Kotak medali yang disediakan UEFA ternyata kosong sebelum giliran tiga pemain penting Tottenham: Son Heung-min, Cristian Romero, dan Rodrigo Bentancur.
Inilah cerita di balik momen kemenangan yang seharusnya sempurna, tapi ternyata meninggalkan sedikit rasa getir.
Detik-detik Mengejutkan di Panggung Kemenangan
Prosesi penyerahan medali berjalan lancar hingga tiba pada momen yang tak terlupakan. Yves Bissouma menjadi pemain terakhir yang berhasil mendapatkan medali. Setelah itu, petugas UEFA hanya bisa saling pandang ketika menyadari persediaan medali telah habis.
Rodrigo Bentancur yang maju berikutnya hanya mendapat jabat tangan dari Presiden UEFA. Cristian Romero, sang bintang laga, mengalami nasib serupa. Kapten Son Heung-min pun harus puas hanya menerima trofi tanpa medali individual.
"Kami pemenang yang adil dan sangat bahagia," ujar Romero dengan senyum getir.
"Tapi tentu saja, medali itu seharusnya menjadi hak setiap pemain yang berjuang di lapangan," tambahnya.
Suara Hati Sang Kapten Spurs
Son Heung-min, sang kapten yang membawa trofi dengan bangga, ternyata menyimpan perasaan campur aduk. Di satu sisi, ini adalah momen yang ia impikan sepanjang karier. Di sisi lain, ada sesuatu yang kurang dari pesta kemenangan mereka.
"Ini mimpi yang menjadi kenyataan," katanya mencoba berpositif.
"Tapi aku tak akan bohong, rasanya ada yang kurang tanpa medali itu," tutupnya.
Malam itu, Tottenham memang juara. Tapi cerita tentang medali yang kurang akan terus melekat dalam sejarah kemenangan mereka. Sebuah pengingat bahwa bahkan di momen paling bahagia sekalipun, tak ada yang benar-benar sempurna.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Dari Kegagalan Liga ke Puncak Eropa: Perjalanan Tottenham ke Tangga Juara
5 'Dosa' yang Ruben Amorim dan Para Pemainnya yang Bikin Manchester United Gagal Juara Liga Europa
Alejandro Garnacho Memberi Pujian Kapten Tottenham: Dia Bek Terbaik di Dunia
Usai Akhiri Puasa Gelar 17 Tahun, Bintang Tottenham Beri Peringatan Keras ke Manajemen Soal Ange Postecoglou
MU Tanpa Gelar, Tanpa Kompetisi Eropa Musim Depan, Akankah Bruno Fernandes Bertahan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














