Dikritik Pundit Italia, Massimiliano Allegri Marah Besar!
Editor Bolanet | 17 Februari 2023 09:20
Bola.net - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri marah besar dengan kritikan pundit Italia. Allegri mendapatkan kritik setelah Juventus hanya bermain imbang melawan Nantes di Liga Europa pada Jumat (17/2/2023).
Pundit Italia menyebutkan bahwa Juventus ingin bermain bertahan dengan skor 1-0 saja. Pundit Italia percaya bahwa tim asuhan Allegri tersebut memang tidak berniat menciptakan gol kedua untuk mengunci kemenangan.
Mendengar kritikan tersebut, Allegri marah besar pada para pundit Italia. Allegri merasa bahwa timnya selalu tampil penuh untuk mencetak gol sebanyak mungkin dengan pertahanan yang tak kalah kokoh.
“Saya tidak pernah mengatakan saya ingin Juve menang 1-0, Anda membuat saya gila dengan sampah ini. Ini klise bahwa saya ingin tim saya menang 1-0, tapi itu tidak akurat,” terang Allegri dikutip dari Football Italia.
Kurang Referensi
Allegri merasa para pundit Italia yang percaya dirinya hanya ingin menang dengan skor 1-0 memang kekurangan referensi. Allegri dengan tegas mengatakan bahwa tidak ada niatan untuk menang dengan skor tertentu.
Allegri menyarankan para kritikus tersebut melihat statistik yang dicatatkannya selama menjadi pelatih. Allegri sesumbar bahwa tim asuhannya memiliki pertahanan terbaik dan nomor kedua dalam hal serangan.
“Sederhana saja, lihat semua statistik tim saya, saya selalu memiliki pertahanan terbaik dan serangan terbaik kedua. Anda tidak bisa lepas dari statistik. Lihatlah Milan dan Juventus, itu rekor saya!,” tegas Allegri.
Serang Balik Pundit
Allegri yang geram dengan tuduhan tersebut tidak bisa menerima perlakuan para pundit Italia. Dalam konferensi pasca laga usai, Allegri melancarkan serangan balik tentang pekerjaan yang para pundit itu lakukan.
“Tim saya selalu mencetak 70-80 gol per musim. Anda banyak mengobrol tentang apa-apa, saya berbicara tentang angka, itulah masalahnya.”
“Saya tahu Anda harus duduk di sana dan berbicara tentang apa pun untuk mengisi waktu, tetapi saya tidak melakukannya. Anda membayangkan ini, membuat cerita dan kemudian terus menyebarkannya.”
“Anda melihat hal-hal abstrak, saya melihat apa yang konkret. Anda memiliki semua statistik, lihatlah!,” marah Allegri.
Kemenangan Lebih Penting dari Gol
Meskipun gol sangat penting untuk mengamankan kemenangan, tetapi itu bukanlah hal yang utama. Kemenangan hanya akan dihitung tiga poin (di liga) tidak peduli berapapun gol yang dicetak.
Allegri selama ini berusaha membuat tim yang seimbang bersama Juventus. Allegri ingin timnya bisa mencetak gol setiap laga sekaligus kuat dalam bertahan.
“Dalam sepak bola, hanya ada satu hal yang diperhitungkan: memenangkan pertandingan. Tidak masalah apakah itu 1-0 atau 5-0. Meskipun demikian, faktanya tim saya selalu memiliki pertahanan terbaik dan serangan terbaik kedua,” terang Allegri.
Sumber: Football Italia
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Perlu Tegas Tentukan Algojo Penalti demi Hasil Maksimal
Liga Italia 23 Maret 2026, 23:38
-
Bagaimana Hierarki Serangan Juventus Seiring Kembalinya Vlahovic dan Milik?
Liga Italia 23 Maret 2026, 23:32
-
Belum Genap Semusim Bersama, Jonathan David Bakal Cabut dari Juventus?
Liga Italia 23 Maret 2026, 18:30
-
Gagal Bekuk Sassuolo, Penyelesaian Akhir Juventus Jadi Sorotan
Liga Italia 22 Maret 2026, 11:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Slowakia vs Kosovo 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:52
-
Prediksi Denmark vs Makedonia Utara 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:38
-
Prediksi Italia vs Irlandia Utara 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:27
-
Prediksi Ceko vs Irlandia 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:03
-
Prediksi Polandia vs Albania 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 18:28
-
Prediksi Ukraina vs Swedia 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 18:17
LATEST EDITORIAL
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00









