Final Liga Europa, Pengalaman Unai Emery Bisa Tuntaskan Puasa 25 Tahun Arsenal
Richard Andreas | 28 Mei 2019 12:30
Bola.net - - Gelandang Arsenal, Granit Xhaka percaya pengalaman Unai Emery bakal berperan besar ketika The Gunners melawan Chelsea di final Liga Europa, Kamis (30/5) dini hari WIB mendatang. Pada akhirnya, Emery bisa jadi membawa Arsenal kembali berjaya di Eropa.
Laga itu merupakan laga masif bagi kedua tim, khususnya bagi Arsenal. Ada begitu banyak hal yang dipertaruhkan. Arsenal bisa kembali ke Liga Champions musim depan jika berhasil menjadi juara.
Tak hanya itu, meraih trofi di ujung musim ini bisa menjadi sentuhan manis. Musim ini adalah musim pertama Emery. Dia masih beradaptasi dengan sepak bola Inggris. Artinya, trofi Liga Europa bakal jadi pemanis yang sempurna.
Emery terbilang sebagai pelatih paling tepat jika Arsenal ingin menjuarai Liga Europa. Mengapa begitu? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pengalaman Emery
Emery merupakan salah satu pelatih paling sukses di Eropa, khususnya di Liga Europa. Betapa tidak, dia pernah menjuarai kompetisi tersebut tiga musim beruntun saat masih menangani Sevilla. Koleksi tersebut bisa bertambah jika Arsenal jadi juara musim ini.
"Dia berkata pada kami soal pengalamannya sendiri dan bagaimana dia bisa meraih trofi ini tiga kali. Itu banyak. Saya kira dia bakal jadi pelatih pertama jika berhasil meraih trofi keempat, jadi pasti terasa bagus jika anda sendirian di puncak," tutur Xhaka kepada Express.
"Dan, pengalaman itu pasti memberi dia keunggulan. Jika anda pernah mencapai final Liga Europa tiga kali, anda pasti punya banyak pengalaman, tahu apa yang akan anda rasakan, tekanan seperti apa, dan saya kira segala hal lainnya akan kami simpan sendiri."
"Dia membantu menghilangkan banyak tekanan, tetapi ketika anda bermain di final, tekanan itu selalu ada," lanjutnya.
Trofi Eropa
Segalanya sudah siap untuk membuat sejarah, baik untuk Emery maupun Arsenal. The Gunners sudah seperempat abad belum pernah menjuarai kompetisi Eropa. Kali ini, bersama Emery, kesempatan itu akhirnya tiba.
"Sudah waktunya kami meraih trofi. Arsenal? 25 tahun? Dan ini trofi yang hebat! Kami ingin melakukan segalanya untuk membawa trofi itu kembali ke klub kami, untuk fans, untuk kami."
"Namun, kami tidak akan memandangnya sebagai jalan untuk kembali ke Liga Champions atau tidak. Chelsea juga ingin menjuarainya. Ini adalah satu pertandingan - 90 menit atau lebih. Kami harus memberikan segalanya," tandas Xhaka.
Chelsea vs Arsenal di final Liga Europa nanti diperkirakan bakal berjalan ketat antara dua tim sama kuat.
Baca Juga:
- Definisi Sempurna Versi Arsenal: Kalahkan Chelsea dan Jadi Juara Liga Europa
- Chelsea vs Arsenal di Final Liga Europa: Ini Janji Semu Unai Emery
- Unai Emery Minta Arsenal Membajak Target Manchester United, Siapa Dia?
- Saran dari Legenda, Arsenal Pulangkan Saja Alexis Sanchez
- Vieira Buka Pintu Melatih Arsenal, City, Milan, Inter dan Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














