Kepa Arrizabalaga di Adu Penalti, Antara Pembuktian dan Beruntung
Asad Arifin | 10 Mei 2019 09:55
Bola.net - - Penjaga gawang Kepa Arrizabalaga jadi pahlawan bagi Chelsea di babak semifinal Liga Europa melawan Frankfurt, Jum'at (10/5) dini hari WIB. Kepa jadi pahlawan usai tampil bagus di adu penalti.
Chelsea hanya mampu bermain imbang 1-1 pada waktu normal di leg kedua semifinal Liga Europa. Hasil ini membuat The Blues dan Frankfurt harus melanjutkan laga ke tambahan waktu karena agregat imbang 2-2.
Tidak ada gol lagi pada babak tambahan waktu. Laga pun harus dilanjutkan lewat adu penalti. Kepa jadi pahlawan bagi Chelsea dengan menggagalkan dua penalti lawan. Chelsea menang dengan skor 4-3 pada babak adu penalti.
Simak komentar Kepa terkait kesuksesan menghalau sepakan penalti pemain Frankfurt di bawah ini ya Bolaneters.
Pembuktian dan Keberuntungan
Dua tendangan penalti pemain Frankfurt yang digagalkan oleh Kepa masing-masing eksekusi dari Martin Hinteregger dan Goncalo Paicenca. Kepa dengan tepat mampu menebak arah tendangan kedua pemain tersebut.
"Penalti ini adalah sedikit tentang faktor keberuntungan, kami kalah di final lainnya [Piala Liga Inggris] dan kami menang hari ini. Seperti itulah sepak bola," ucap Kepa dikutip dari BT Sports.
Chelsea memang sudah beberapa kali menjalani laga adu penalti pada musim 2018/19. Termasuk saat melawan Frankfurt. Satu laga lainnya terjadi pada ajang Piala Liga Inggris, saat Chelsea berjumpa Manchester City.
Pada laga yang digelar di Wembley, 24 Februrai yang lalu, Kepa jadi sorotan. Sebenarnya Kepa hendak ditarik keluar oleh manajer Maurizo Sarri. Namun, dia memaksa tetap bermain. Chelsea kemudian kalah pada babak adu penalti.
Jadi, laga melawan Frankfurt tak ubahnya sebagai pembuktian bagi Kepa usai mendapat kritik tajam setelah kekalahan adu penalti melawan Manchester City. "Kami harus siap saat adu penalti dan kami beruntung pada hari ini," ucap penjaga gawang asal Spanyol.
Belajar dari Kesalahan
Kejadian yang terjadi pada saat melawan Manchester City akan terus diingat oleh Kepa. Penjaga gawang berusia 24 tahun perlu mengingatnya agar menjadi sebuah motivasi. Kepa merasa mendapatkan banyak pelajaran atas apa yang terjadi di laga melawan Man City.
"Wembley adalah masa lalu, saya belajar, saya meminta maaf pada semua orang, tapi kami terus mempertahankan kinerja kami dan hari ini, pada laga semifinal lainnya dan kami sangat senang karena melaju ke final di Baku," tandasnya.
Pada laga final Liga Europa musim 2018/19, Chelsea akan berjumpa Arsenal. Duel antara sesama klub asal London tersebut akan digelar di Stadion Olimpiya, Baku pada 29 Mei 2019 yang akan datang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibrahima Konate Tinggalkan Liverpool, Chelsea Gercep PDKT
Liga Inggris 29 Mei 2026, 18:43
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
-
Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 7 Juni 2026, 17:14
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











