Manchester United Bisa Menjuarai Liga Europa karena 5 Alasan Ini
Yaumil Azis | 5 Agustus 2020 22:30
Bola.net - 2020 menjadi tahun yang spesial buat klub raksasa Inggris, Manchester United. Setelah melalui serangkaian musim yang berat, mereka akhirnya bangkit dan kini menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan lagi.
Manchester United berpeluang untuk menutup musim 2019/20 dengan trofi di genggamannya. Sebab, mereka masih berpentas di kompetisi Eropa yang tak kalah bergengsi dari Liga Champions, yakni Liga Europa.
Sekarang mereka sudah mencapai babak 16 besar. Pada Kamis (6/8/2020) dinihari nanti, Manchester United akan menjalani laga leg kedua melawan klub Austria, LASK, di Old Trafford. Manchester United diyakini bisa melewati rintangan kali ini tanpa mengalami masalah berarti.
Satu kaki MU sudah berada di babak perempat final. Sebab, pada leg pertama, mereka meraih kemenangan dengan skor telak 5-0. Hanya keajaiban yang bisa membuat LASK keluar sebagai pemenang dengan margin skor enam gol.
Harapan Manchester United menjuarai Liga Europa pun jadi meninggi. Ada 5 alasan mengapa mereka diyakini mampu melakukannya.
1. Momentumnya Ada
Terhitung sejak tahun 2020 dimulai, Manchester United merupakan salah satu tim dengan performa terbaik di liga. Tercatat mereka berhasil melalui 14 pertandingan tanpa menelan sekalipun kekalahan.
Karena pencapaian apik itulah, Manchester United bisa menutup musim 2019/20 dengan menempati peringkat ke-3 dalam klasemen akhir Premier League. Perlu digarisbawahi kalau performa paling apik mereka terlihat pasca lockdown.
Sebanyak 22 gol berhasil mereka produksi dalam sembilan pertandingan di liga pasca lockdown. Ini modal penting buat mereka untuk bisa melaju sejauh mungkin di Liga Europa, dan bahkan menyelesaikannya sebagai juara.
2. MU Punya Mental Pemenang
Liga Europa memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Namun, tak bisa dimungkiri kalau Manchester United pantas bertarung di kompetisi yang lebih bergengsi lagi, seperti Liga Champions contohnya.
Manchester United bisa saja melewatkan kompetisi ini dan berfokus kepada musim depan. Toh, tiket untuk ikut serta dalam ajang Liga Champions 2020/21 sudah berada dalam genggaman.
Namun Solskjaer tidak berpikir demikian. Dalam beberapa kesempatan, ia menjelaskan betapa pentingnya sebuah trofi buat Manchester United. Sebab the Red Devils adalah tim yang selalu berusaha menjadi juara apapun kompetisinya.
3. Rekrutan Bulan Januari yang Berdampak Besar
Jarang ada tim yang melakukan pembelian penting pada bursa transfer bulan Januari. Umumnya, aktivitas transfer dilakukan oleh sebuah klub untuk menambah kedalaman skuat atau menggantikan pemain yang mengalami cedera.
Namun tidak demikian dengan Manchester United. Mereka rela menggelontorkan uang sebesar 75 juta pounds hanya untuk merekrut Bruno Fernandes. Beruntung, gelandang berdarah Portugal itu mampu memenuhi ekspektasi.
10 gol dan delapan assist berhasil diciptakan oleh Bruno Fernandes dalam 20 pertandingan yang ia lakoni. Dan tidak bisa dimungkiri, mantan pemain Sporting Lisbon itu adalah jantung permainan the Red Devils saat ini.
Bukan cuma Fernandes, Manchester United juga membawa Odion Ighalo ke Old Trafford. Ekspektasi terhadap dirinya yang diproyeksikan sebagai pelapis Marcus Rashford tidak begitu besar, namun ia sanggup menghadirkan sejumlah gol penting buat MU musim ini.
4. Ada Jejak Kesuksesan di Liga Europa
Manchester United sedang mengejar trofi pertamanya setelah tiga tahun. Ya, mereka tidak pernah lagi melakukan prosesi pengangkatan piala sejak tahun 2017 lalu, tepatnya saat Jose Mourinho mempersembahkan trofi Liga Europa.
Prestasi tersebut membuat Manchester United masuk dalam jajaran tim yang mampu menjuarai setiap kompetisi besar di Eropa. Pencapaian yang juga pernah diraih Chelsea, Bayern Munchen, Juventus, dan Ajax Amsterdam.
Selain performa apik selama tahun 2020 ini, prestasi pada tahun 2017 lalu juga bisa menjadi modal penting bagi the Red Devils untuk bisa keluar sebagai juara. Sudah pasti, pemain akan berkaca pada kesuksesan ini.
5. Undian yang Menguntungkan
Lawan Manchester United di babak perempat final sudah ditentukan. Jika bisa melewati LASK, mereka akan bertemu salah satu dari Istanbul Basaksehir dan FC Copenhagen yang bertemu pada hari Rabu (5/8/2020) malam ini.
Situasi antara kedua klub tersebut masih cukup berimbang. Copenhagen akan bertindak sebagai tuan rumah dalam laga leg kedua ini, namun Basaksehir punya modal kemenangan 1-0 pada pertemuan pertama di markasnya.
Lawan yang lebih berat baru akan ditemui pada babak semi-final, di mana mereka bisa bertemu salah satu dari AS Roma, Wolves, Sevilla atau Olympiakos. Untuk Wolves sendiri, MU sudah bertemu empat kali di pentas domestik dan belum merasakan kekalahan.
Ketiga klub lain merupakan peserta reguler Liga Champions seperti MU. Namun di atas kertas, MU memiliki materi skuat yang lebih baik ketimbang mereka sehingga kemenangan, mungkin, takkan sulit untuk diperoleh.
Satu-satunya tim yang punya pelujang besar untuk membuat mereka kerepotan, atau bahkan kalah, adalah Inter Milan. Namun klub besutan Antonio Conte itu baru bisa ditemui pada partai final, itupun kalau mereka tidak tersingkir lebih dulu.
(Sportskeeda)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




