Tajam di Liga Inggris, Tumpul di Liga Europa, Begitulah Antony
Abdi Rafi Akmal | 14 Oktober 2022 06:26
Bola.net - Ada yang menarik dari catatan perjalanan Antony selama membela Manchester United dalam tujuh laga pertamanya. Pemain berusia 22 tahun ini tajam di Liga Inggris, tetapi tumpul di Liga Europa.
Pada pekan ke-4 Grup E Liga Europa 2022/2023, Man United hanya menang 1-0 atas Omonia Nicosia di Old Trafford, Jumat (14/10/2022) dini hari WIB. Antony gagal mencetak gol di laga ini.
Padahal, ia punya satu tembakan tepat sasaran. Peluangnya terbilang cukup terbuka di menit ke-46. Nahas, tendangan mendatarnya berhasil dimentahkan oleh kiper sensasional Omonia, Francis Uzoho.
Penampilan Antony yang kurang baik ini membuat manajer Erik Ten Hag memutuskan untuk menariknya keluar di menit ke-60. Ia digantikan oleh Jadon Sancho.
Empat Laga Belum Cetak Gol

Antony sejatinya selalu bermain sejak menit pertama, semenjak kedatangannya dari Ajax Amsterdam pada musim panas 2022. Total tiga gol yang sudah dibukukannya dalam tujuh pertandingan.
Hal yang menarik adalah, tiga gol yang dicetak Antony itu semuanya diciptakan saat laga Liga Inggris 2022/2023. Antony berhasil mencetak gol di tiga pertandingan secara berturut-turut.
Sementara di Liga Europa, Antony belum sekalipun mencetak gol. Padahal, ia sudah menjalani empat pertandingan di sana.
Performa Oke, Kurang di Cetak Gol

Ten Hag sebenarnya mengakui performa tim sangat baik di laga tersebut. Tidak ada satupun pemain yang mendapatkan sorotan karena kurang tampil maksimal.
Masalahnya saja, para penggawa The Red Devils hanya kurang mencetak gol. Walaupun, ia paham bahwa tim lawan bermain sangat baik.
“Penampilan kami sangat bagus. Satu-satunya yang kurang dari kami adalah kurang mencetak gol. Kami sudah buat banyak peluang, tetapi tidak mudah ketika berhadapan dengan tim yang bermain kompak,” katanya kepada MUTV.
Bisa Menang Sampai Empat Gol

Jika peluang Antony menjadi gol, kiper David De Gea percaya Man United bisa menang sampai dengan empat gol. Masalahnya tidak hanya Antony, pemain-pemain lain juga gagal mengonversi setiap peluang jadi gol.
“Saya rasa kami harus lebih klinis saja. Kami seharusnya mengakhiri pertandingan ini dengan skor 3-0 atau 4-0, tapi kami melewatkan peluang-peluang tersebut,” ujar dia.
“Kami tidak pernah menyerah dan terus berjuang sampai akhir. Akhirnya ada gol yang sangat bagus dari Scott [McTominay] yang membuat kami dapat tiga poin,” tandas dia.
Sumber: MUTV
Coba Baca yang Ini Juga!
5 Pelajaran Kemenangan Tipis Arsenal di Kandang Bodo/Glimt: Saka Berkelas, Enam Pertandingan Menang
Kisah Francis Uzoho, Fanboy David De Gea yang Nyaris Bikin Klub Favoritnya, Manchester United Merana
Arsenal Menang Tipis, Reaksi Fans: Bodo/Glimt Lawan Terberat Sejauh Ini, Penampilan Paling Buruk dan
Menang di Menit Akhir! Manchester United Tunjukkan Semangat Pantang Menyerah
Jose Mourinho Puas dengan Hasil Imbang, Meski AS Roma Belum Aman
Rapor Pemain MU Saat Susah Payah Kalahkan Omonia: McTominay Pahlawan Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














