Tim Para Raksasa, Sevilla Raja Liga Europa
Richard Andreas | 22 Agustus 2020 09:20
Bola.net - Sevilla membuktikan diri sebagai Raja Liga Europa dengan mengalahkan Inter Milan (3-2) pada partai final edisi 2019/20 ini, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB. Ini adalah trofi keenam Sevilla di kompetisi tersebut, rekor baru.
Pertandingan berjalan alot antara dua tim sama kuat. Inter unggul terlebih dahulu, Sevilla membalikkan kedudukan, lalu berakhir imbang 2-2 di babak pertama.
Laga ini akhirnya ditentukan oleh pengalaman Sevilla. Pemain sekelas Ever Banega jadi penentu dengan operan-operannya, lalu ada Diego Carlos yang jadi pahlawan kemenangan meski sebelumnya membuat blunder yang berujung pada gol pembuka Inter.
Bagi Carlos sendiri, kemenangan ini membuktikan bahwa Sevilla adalah raksasa di Liga Europa. Apa maksudnya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Tim raksasa
Carlos berevolusi dari pecundang jadi pahlawan di pertandingan ini. Memang sepakan saltonya dihitung gol bunuh diri Romelu Lukaku, tapi tetap saja percobaan itulah yang mengubah hasil akhir.
Sebab itu, dia percaya skuad Sevilla telah membuktikan diri di panggung Eropa, bahwa mereka bukan tim kecil, bahwa mereka adalah pemain-pemain besar.
"Saya sangat senang. Saya berkata pada keluarga saya bahwa saya perlu mencetak gol penting, dan itu pun terjadi," buka Carlos kepada Movistar via Goal internasional.
"Ini adalah tim para raksasa, yang berjuang sampai detik terakhir. Saya mendedikasikan kemenangan ini untuk istri saya yang sedang hamil."
"Gelar ini sangat penting bagi kami. Saya bersyukur atas segala hal yang dilakukan Sevilla untuk saya," imbuhnya.
Laga terakhir Banega
Jika Carlos bicara soal tim para raksasa, Ever Banega harus bicara soal perpisahan. Gelandang 32 tahun ini merupakan salah satu pemain terbaik Sevilla pada laga tersebut, dan ini sekaligus merupakan laga terakhir plus trofi terakhirnya sebelum hengkang,
"Sudah waktunya mengucapkan selamat tinggal secara layak," buka Banega.
"Saya ingin berterima kasih pada Loipetegui. Saya menemukan kembali level permainan terbaik saya bersama dia."
"Saya ingat ketika saya menurunkan level permainan sedikit, dia langsung meninggalkan saya dari tim dan menunjukkan bahwa tanpa kerja keras Anda tidak bisa meraih apa pum," tutupnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
5 Pemain Terbaik dan Terburuk dari Duel Sevilla vs Inter Milan: Lautaro di Mana Sih?
Romelu Lukaku 'Jebol' Gawang Inter, Begini Reaksi Samir Handanovic
Inter Kalah, Sevilla Juara, Conte Tak Mau Banyak Menyesal
Ivan Rakitic Ikut Rayakan Gelar Juara Liga Europa Sevilla dengan Terjun ke Kolam Renang
5 Pelajaran dari Kemenangan Sevilla atas Inter Milan: Carlos Jadi Pahlawan, Lukaku Jadi Pecundang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










