
Bola.net - Sevilla sekali lagi membuktikan kualitasnya sebagai raja Liga Europa. Lewat pertandingan intens, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB tadi, tim Spanyol ini mengalahkan Inter Milan dengan skor 3-2 untuk meraih trofi keenam mereka di kompetisi tersebut.
Sekilas terdengar mudah, tapi sebenarnya sangat sulit. Pertandingan berjalan alot, Inter bahkan unggul terlebih dahulu. Namun pada akhirnya pengalaman dan mental Sevilla jadi pembeda pada laga krusial seperti ini.
Laga ditentukan di babak kedua. Sevilla mengerahkan seluruh tenaga mereka untuk menahan serangan-serangan Inter dan berbalik menyerang. Pada akhirnya sepakan salto Diego Carlos menjebol gawang Samir Handanovic, meski dibantu dibelokkan Romelu Lukaku.
Hasil ini menyisakan beberapa fakta menarik. Tentang Sevilla yang begitu tangguh di Liga Europa, juga tentang proyek pembangunan skuad Inter yang masih di tahap awal.
Selain itu, setidaknya ada 5 pemain yang patut disorot dari pertandingan ini, beberapa di antaranya tampil luar biasa, sisanya tampil begitu buruk.
Siapa saja? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
5. Terbaik: Sergio Reguilon
Bek kiri pinjaman dari Real Madrid dan terbukti bisa diandalkan sepanjang musim ini. Reguilon bekerja tak kenal lelah di sayap kiri, naik-turun untuk menyerang dan bertahan, juga merebut bola di area-area penting.
Bek 23 tahun ini membuktikan bahwa dia punya potensi jadi salah satu bek kiri terbaik di dunia. Pergerakan Reguilon kerap merepotkan pertahanan Inter, yang terpancing terbuka pada beberapa kesempatan.
Kecepatannya juga merepotkan bek senior macam Diego Godin. Reguilon ada di mana-mana, dan sepertinya harganya bakal naik setelah final ini.
4. Terburuk: Lautaro Martinez
Baru saja tampil luar biasa saat melibas Shakhtar Donetsk (5-0) di semifinal lalu, Lautaro tak terlihat bak hantu pada laga final kali ini.
Dia tidak benar-benar terlibat pada permainan tim. Lukaku berulang kali sendirian di depan, terpaksa menunggu dukungan, dan akhirnya kehilangan bola.
Lautaro Martinez’s Europa League final stats against Sevilla:
— Mica (@Michxel32) August 21, 2020
• 5.8 rating
• 0 goals
• 0 shots
• 0 assists
• only 6 accurate passes
• 66% passing accuracy
• 0 shots
• 8/12 duels lost
• 0/4 successful dribbles
• 0/1 successful tackles
• 1 foul
I prefer not to speak 🤐 pic.twitter.com/MyEIm20JKX
Seharusnya Lautaro bisa meringankan beban Lukaku, paling tidak bisa mencari posisi terbuka untuk menerima operan. Namun, entah mengapa Lautaro seperti tidak fokus pada laga ini.
Gosip transfer ke Barcelona sepertinya benar-benar merusak konsentrasi striker Argentina ini.
3. Terbaik: Jesus Navas
Salah satu pemain senior yang jadi pembeda, Jesus Navas. Kapten Sevilla ini benar-benar merepotkan sisi kiri pertahanan Inter. Sama seperti Reguilon, dia rajin naik menyerang dan tahu kapan harus mundur dengan cepat.
Meski sudah 34 tahun, Navas bermain layaknya pemain muda. Energinya luar biasa, cepat, gesit, dan tangguh dalam duel-duel fisik.
Dialah yang membuat assist untuk gol pertama De Jong yang menyamakan kedudukan. Beberapa kali Navas maju terlalu intens, seolah-olah bermain sebagai winger, bukan bek sayap.
2. Terburuk: Roberto Gagliardini
Etos kerja Gagliardini tidak bisa disalahkan. Gelandang Inter ini sungguh bekerja keras, mencoba memutus aliran umpan Sevilla, dan beberapa kali berhasil merebut bola kembali.
Namun, Gagliardini tidak bisa bekontribusi ketika Inter balik menyerang. Entah apa alasan Conte memilihnya jadi starter, bukan Christian Eriksen yang lebih ofensif.
Gagliardini kalah dari De Jong dalam duel udara yang melahirkan gol sevilla, dia pun selalu kesulitan dalam duel kontra Banega dan Joan Jordan di lini tengah.
Gagliardini terlalu mudah kehilangan bola dan kesalahannya berujung pada kebobolan tim.
1. Terbaik: Luuk de Jong
De Jong hanya mencetak tiga gol di Liga Europa musim ini. Satu tercipta ke gawang MU di partai semifinal lalu, yang jadi penentu kemenangan, lalu dua berikutnya tercipta di final kali ini.
Luuk de Jong is the first Dutch player to score in a #UEL / UEFA Cup Final since Pierre van Hooijdonk in 2002.
— Squawka Football (@Squawka) August 21, 2020
His goalscoring form continues. ⚽️ pic.twitter.com/3RZovwm5CB
Sebenarnya De Jong bukanlah starter Sevilla musim ini. Dia terlalu banyak membuang peluang, rasio tembakan per golnya di La Liga pun buruk.
Sebab itu Lopetegui sebenarnya berjudi dengan memilih De Jong jadi starter pada laga final kali ini, dan perjudian itu terbayar lunas. De Jong seorang diri bisa membuat barisan bek Inter kocar-kacir.
Sumber: Sportskeeda
Baca ini juga ya!
- Ivan Rakitic Ikut Rayakan Gelar Juara Liga Europa Sevilla dengan Terjun ke Kolam Renang
- 5 Pelajaran dari Kemenangan Sevilla atas Inter Milan: Carlos Jadi Pahlawan, Lukaku Jadi Pecundang
- Tak Kenal Kata Menyerah jadi Kunci Kesuksesan Sevilla Juara Liga Europa
- Sevilla Persembahkan Gelar Liga Europa untuk Antonio Puerta dan Jose Antonio Reyes
- Lionel Messi sedang Marah Besar, Ada Apa Gerangan?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 September 2026 00:20Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:35Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:00Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
-
Liga Inggris 4 September 2026 20:50Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 September 2026 00:20Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
-
Liga Spanyol 4 September 2026 23:45Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 23:10Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:35Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:00Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
BERITA LAINNYA
-
uefa 29 Agustus 2026 11:30Hasil Drawing Liga Europa 2026/2027: Juventus Jumpa Sociedad, Milan Hadapi Benfica
-
uefa 20 Agustus 2026 10:12Gambaran Awal Skuad AC Milan untuk Liga Europa 2026-27
SOROT
-
Liputan6 4 September 2026 23:46Deras Cimandiri dan Perjuangan Pelajar Leuwidingding Menuju Sekolah
-
Liputan6 4 September 2026 23:42Penjelasan Polisi Tak Blokade Demo PBRI Dekat Bundaran HI
-
Liputan6 4 September 2026 22:307 Catatan Kubu Andrie Yunus Usai 2 TNI Dihukum Ringan dan Tak Dipecat
-
Liputan6 4 September 2026 21:14Transjakarta 'Jalur Langit' Hanya Sampai Halte JORR Imbas Truk Mogok
-
Liputan6 4 September 2026 20:36Siswa SMP di Nabire Pembunuh Mantan Pacar Dihukum 10 Tahun
-
Liputan6 4 September 2026 19:57Cerita Kepanikan Penghuni Dapat Kabar Apartemen Pavilion Kebakaran
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340958/original/004739600_1788540378-446747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340956/original/056974400_1788540157-Demo_PBRI_dekat_Bundaran_Hotel_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8062367/original/095492200_1780906692-1001350335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340916/original/029246600_1788531271-93396.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340895/original/092729500_1788529017-WhatsApp-Image-2026-09-04-at-20.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340875/original/044738600_1788526653-93357.jpg)
