Unai Emery, Sang Raja Final Liga Europa: 5 Laga, 4 Trofi, 1 Ambisi Baru
Dimas Ardi Prasetya | 8 Mei 2026 14:51
Bola.net - Unai Emery kembali menunjukkan sentuhannya di kompetisi Eropa. Pelatih asal Spanyol itu baru saja membawa Aston Villa melaju ke final Liga Europa 2025/2026 setelah menghancurkan Nottingham Forest dengan skor telak 4-0.
Kemenangan besar di Villa Park itu membalikkan keadaan setelah Villa sempat tertinggal agregat 0-1 dari leg pertama semifinal. Ollie Watkins, Emiliano Buendia, dan dua gol John McGinn memastikan langkah Villa menuju partai puncak di Istanbul.
Atmosfer Villa Park benar-benar bergemuruh sepanjang pertandingan. Dukungan fan tuan rumah seolah menjadi bahan bakar tambahan bagi pasukan Emery untuk tampil agresif sejak menit pertama.
Kini, satu laga tersisa memisahkan Aston Villa dari trofi Eropa pertama mereka dalam tiga dekade terakhir. Namun sorotan terbesar justru kembali tertuju pada Emery, sosok yang sudah identik dengan final Liga Europa.
Awal Dominasi Emery Dimulai Bersama Sevilla

Nama Unai Emery mulai benar-benar ditakuti di Eropa saat menangani Sevilla. Bersama klub asal Andalusia itu, ia menciptakan sejarah dengan memenangkan Liga Europa tiga musim beruntun dari 2014 hingga 2016.
Final pertama datang pada musim 2013/2014 saat Sevilla menghadapi Benfica. Pertandingan berlangsung sangat ketat hingga harus ditentukan lewat adu penalti setelah skor tetap 0-0 selama 120 menit.
Sevilla akhirnya menang 4-2 lewat drama adu penalti yang menegangkan. Kiper Beto menjadi pahlawan setelah menggagalkan dua eksekusi Benfica dan membawa Sevilla mengangkat trofi.
Musim berikutnya, Emery kembali membawa Sevilla juara usai menundukkan Dnipro 3-2 di final. Pada 2016, dominasi Sevilla makin sempurna ketika mereka menghajar Liverpool 3-1 lewat comeback impresif di babak kedua.
Luka Final Bersama Arsenal yang Sulit Dilupakan

Setelah meninggalkan Sevilla, Emery sempat mencoba tantangan baru bersama Arsenal. Ia langsung membawa The Gunners ke final Liga Europa musim 2018/2019, tetapi kali ini hasil akhirnya berbeda.
Arsenal menghadapi Chelsea di final yang digelar di Baku. Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Chelsea tampil ganas pada paruh kedua pertandingan.
Olivier Giroud membuka keunggulan Chelsea sebelum Pedro dan Eden Hazard memperbesar skor. Arsenal sempat memperkecil keadaan lewat Alex Iwobi, tetapi Hazard kembali mencetak gol untuk memastikan kemenangan 4-1 Chelsea.
Kekalahan itu menjadi satu-satunya noda besar Emery di final Liga Europa. Rekor sempurnanya runtuh, dan Arsenal harus puas melihat rival sesama London mengangkat trofi.
Villarreal Jadi Bukti Emery Belum Kehabisan Magis

Meski gagal bersama Arsenal, Emery tidak membutuhkan waktu lama untuk bangkit. Bersama Villarreal, ia kembali membuktikan diri sebagai spesialis kompetisi Eropa.
Pada final Liga Europa 2020/2021, Villarreal menghadapi Manchester United yang saat itu lebih diunggulkan. Namun Emery sekali lagi menunjukkan kemampuannya meracik strategi di laga besar.
Villarreal unggul lebih dulu lewat Gerard Moreno sebelum Edinson Cavani menyamakan skor untuk MU. Pertandingan kemudian berjalan alot hingga babak tambahan waktu selesai tanpa gol tambahan.
Drama adu penalti pun menjadi penentu juara. Seluruh penendang sukses menjalankan tugasnya sampai akhirnya kiper Villarreal, Geronimo Rulli, mencetak penalti sekaligus menggagalkan eksekusi David de Gea untuk memastikan kemenangan tim Spanyol itu.
Aston Villa Kini Menanti Takdir Baru Emery

Kini Emery kembali berdiri di ambang sejarah baru bersama Aston Villa. Klub Premier League itu akan menghadapi Freiburg pada final Liga Europa yang digelar di Tupras Stadium, Istanbul, pada 21 Mei 2026 mendatang.
Secara materi pemain dan performa terkini, Villa memang lebih diunggulkan untuk menjadi juara. Kemenangan telak atas Nottingham Forest menjadi bukti bahwa mereka sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi.
Namun Emery tentu memahami bahwa final selalu menyimpan cerita berbeda. Pengalaman pahit bersama Arsenal menjadi pengingat bahwa dominasi di kompetisi ini tidak menjamin hasil akhir akan selalu manis.
Kini pertanyaannya tinggal satu, apakah Emery akan kembali mengangkat trofi Liga Europa untuk kelima kalinya? Atau justru Aston Villa akan mengalami nasib serupa seperti Arsenal beberapa tahun silam?
Baca Juga:
Aston Villa ke Final Liga Europa, Ollie Watkins: Tak Ada Pelatih yang Lebih Baik dari Unai Emery untuk Final!
Aston Villa Jumpa Freiburg di Final Liga Europa 2025/2026: Sentuhan Magis Unai Emery Bidik Trofi Eropa Lagi
Hasil Aston Villa vs Nottingham Forest: Tuah Unai Emery dan Brace McGinn Bawa Villa ke Final Liga Europa
Mourinho Minggir Dulu, Real Madrid Cari Pelatih dari Premier League
Real Madrid Yakin Incar Emery? Ingatlah Masa Lalunya yang Rumit dengan Mbappe
Efek Domino: Aston Villa Pegang Nasib Tim-Tim Papan Atas Liga Inggris, Kok Bisa?!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Viktor Gyokeres Didekati Milan dan Juventus, Pertimbangkan Tinggalkan Arsenal
Liga Inggris 22 September 2026, 21:45
-
Perenang Indonesia Finis di Peringkat 6 Men's Backstroke 50m Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 22 September 2026, 21:30
-
Estevao Willian Bicara soal Minim Menit Bermain di Chelsea Era Xabi Alonso
Liga Inggris 22 September 2026, 21:10
-
Lamine Yamal Ukir Rekor Baru Barcelona usai Start Gemilang Musim 2026/27
Liga Spanyol 22 September 2026, 20:35
LATEST UPDATE
-
Lewis Hall Ungkap Alasan Tolak Man Utd: Pilihan yang Mudah
Liga Inggris 23 September 2026, 13:13
-
6 Pemain Paling Mengecewakan di Premier League 2026-27 Sejauh Ini
Liga Inggris 23 September 2026, 12:08
-
Man Utd Pernah Raih Cuma 5 Poin dari 5 Laga Awal, Bagaimana Akhirnya?
Liga Inggris 23 September 2026, 11:02
-
Perubahan Formasi AC Milan ke 4-2-3-1 dengan Goncalo Ramos sebagai Kunci
Liga Italia 23 September 2026, 10:09
-
Trio Penyerang Barcelona Unggul Jauh dari Real Madrid
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:43
-
Hansi Flick Capai Tonggak Baru dalam Kariernya Bersama Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:39
-
Raphinha dan Risiko Perjalanan 35.000 Km Bersama Timnas Brasil
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:33
-
Menengok Kiprah 5 Pemain Pinjaman dari Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:17
-
Karim Adeyemi, Barcelona Membelinya di Harga yang Tepat
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:11
-
Untuk Saat Ini, Posisi Vinicius Junior di Real Madrid Tetap Aman
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:51
-
Jiwa Pemimpin Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:45
-
Bernardo Silva Harus Starter!
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:16
-
Real Madrid dan Catatan Historis yang Mengancam Peluang Juara Mereka
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:12
-
Kylian Mbappe dan Vinicius Junior Tumpang Tindih di Sisi Kiri
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:07
-
Mikel Arteta Sepakat Kontrak Baru Arsenal, Gajinya Naik Signifikan
Liga Inggris 23 September 2026, 00:05
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

