Kalahkan Popsivo Polwan, BJB Pakuan Jaga Asa ke Final Proliga 2019
Serafin Unus Pasi | 15 Februari 2019 21:10
Bola.net - - Bandung Bank BJB Pakuan sukses memelihara asa mereka lolos ke partai Grand Final Proliga 2019. Dalam laga pertama mereka pada putaran kedua Final Four Proliga 2019, Kokram Pimpihaya dan kawan-kawan sukses memenangi laga sengit kontra Jakarta PGN Popsivo Polwan.
Dalam pertandingan yang digelar di GOR Ken Arok Malang, Jumat (15/02) ini, BJB mengalahkan Popsivo Polwan dalam pertandingan yang digelar lima set (25-27, 18-25, 25-17, 30-28, dan 12-15).
Dengan kemenangan ini, BJB mendapat tambahan dua poin. Mereka sementara mengumpulkan tiga poin, hasil dari empat pertandingan. Sementara, Popsivo Polwan meraih enam poin hasil dari empat pertandingan.
Pada hari kedua, BJB akan menghadapi Jakarta Pertamina Energi, sang pemuncak klasemen sementara. Sedangkan Popsivo Polwan akan menghadapi Jakarta BNI 46. Dua pertandingan ini akan dihelat di GOR Ken Arok Malang, Sabtu (16/02) besok.
Bagaimana tanggapan pelatih kedua tim soal permainan anak asuhnya? Simak selengkapnya di bawah ini.
Sempat Hilang Fokus
Pelatih BJB, Teddy Hidayat senang dengan sukses anak asuhnya pada pertandingan ini. Pasalnya, kemenangan ini menjaga peluang mereka ke partai puncak.
Namun, Teddy mengaku ada sejumlah hal yang harus dibenahi dari permainan anak asuhnya. Salah satunya adalah fokus pemainnya dalam pertandingan. Ia menyebut, pada pertandingan lawan Popsivo Polwan, anak asuhnya sempat kehilangan fokus dalam permainan.
"Pada set tiga dan empat kami sempat kehilangan fokus," akunya.
Sementara itu, Teddy menegaskan timnya akan tetap berupaya menjaga peluang mereka pada laga kontra Pertamina Energi. BJB, menurutnya, punya modal apik untuk itu.
"Saat ini, kepercayaan diri kami lebih bagus," tandasnya.
Kecewa Sering Buat Kesalahan Sendiri
Sementara, Pelatih Popsivo Polwan, Chamnan Dokmai, mengakui apiknya permainan tim lawan pada pertandingan tersebut. Sayangnya, sambung pelatih asal Thailand ini, hal tersebut tak diimbangi apiknya permainan anak asuhnya.
Ia menyebut, dalam permainan ini, anak asuhnya banyak membuat kesalahan. Padahal, menurutnya, jika tak membuat kesalahan, mereka bisa menang tiga set langsung.
"Serangan balik kami sangat jelek. Di lapangan seakan hanya ada Aprilia Manganang dan Wilda Nurfadilah saja," ucapnya.
"Kami ada kesempatan melalui blok dan receive. Namun, itu semua tak bisa diaplikasikan," ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bandung BJB Tandamata Gencar Kejar Tiket Final Four Proliga 2026 di Seri Bojonegoro
Voli 13 Februari 2026, 12:10
-
Proliga 2026: Jalan Bandung BJB Tandamata Makin Berat, Empat Laga Jadi Penentuan Final Four
Voli 8 Februari 2026, 20:27
-
Persaingan Memanas, Bandung BJB Tandamata Tak Boleh Tergelincir di Proliga 2026 Seri Malang
Voli 7 Februari 2026, 08:14
-
Start Kurang Mulus di Putaran II, Bandung BJB Tandamata Jaga Asa ke Final Four Proliga 2026
Voli 2 Februari 2026, 12:50
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





