
Bola.net - Ambisi Semen Padang untuk meraih poin penuh di kandang mereka, Stadion Haji Agus Salim Padang, Rabu (10/4) untuk sementara tertahan. Di babak pertama menjamu Kitchee SC dalam ajang AFC Cup 2013, Kabau Sirah sementara harus puas berbagi skor 1-1.
Dalam laga tersebut, Semen Padang memulai laga dengan tempo tinggi. Serangan demi serangan dilancarkan anak asuh Jafri Sastra ini ke area pertahanan Kitchee.
Ganasnya serbuan Esteban Vizcarra dan kawan-kawan ini sempat membuat panik barisan belakang Kitchee. Terbukti, di menit-menit awal, beberapa kali barisan belakang Kitchee membuat beberapa kesalahan sendiri.
Menit ke-14 akhirnya Semen Padang sukses mencetak gol pertamanya. Lepas dari kawalan Zeshan Rehman, Edward Junior Wilson melakukan solo run dan mencetak gol ke gawang Kitchee.
Unggul satu gol, para penggawa Semen Padang mulai menurunkan tempo. Namun, hal inilah yang justru menjadi bumerang bagi mereka.
Melalui skema serangan balik yang cepat, beberapa kali para penggawa Kitchee berhasil membahayakan gawang Semen Padang. Beruntung, Jordi Tarres dan kawan-kawan ini masih belum bisa membobol gawang tuan rumah.
Petaka akhirnya tiba menit 34. Menerima umpan silang, Tarres, yang tak dikawal dengan ketat para penggawa lini belakang Semen Padang, melepas sundulan yang tak bisa diantisipasi Jandia Eka Putra.
Kebobolan, Semen Padang kembali menekan pertahanan Kitchee. Beberapa kali peluang sempat mereka miliki, termasuk melalui tendangan Titus Bonai.
Namun, peluang terbaik Semen Padang dimiliki Edward Wilson menit ke 40. Tendangan kerasnya, memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Vendri Mofu, berhasil membobol gawang Kitchee. Sayang, wasit menganulir gol tersebut karena Edu -sapaan karib Edward Wilson- berada dalam posisi offside.
Hingga paruh pertama laga usai, Semen Padang terus berusaha menekan pertahanan Kitchee. Namun, sampai wasit meniup peluit, tanda babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan imbang. (den/dzi)
Dalam laga tersebut, Semen Padang memulai laga dengan tempo tinggi. Serangan demi serangan dilancarkan anak asuh Jafri Sastra ini ke area pertahanan Kitchee.
Ganasnya serbuan Esteban Vizcarra dan kawan-kawan ini sempat membuat panik barisan belakang Kitchee. Terbukti, di menit-menit awal, beberapa kali barisan belakang Kitchee membuat beberapa kesalahan sendiri.
Menit ke-14 akhirnya Semen Padang sukses mencetak gol pertamanya. Lepas dari kawalan Zeshan Rehman, Edward Junior Wilson melakukan solo run dan mencetak gol ke gawang Kitchee.
Unggul satu gol, para penggawa Semen Padang mulai menurunkan tempo. Namun, hal inilah yang justru menjadi bumerang bagi mereka.
Melalui skema serangan balik yang cepat, beberapa kali para penggawa Kitchee berhasil membahayakan gawang Semen Padang. Beruntung, Jordi Tarres dan kawan-kawan ini masih belum bisa membobol gawang tuan rumah.
Petaka akhirnya tiba menit 34. Menerima umpan silang, Tarres, yang tak dikawal dengan ketat para penggawa lini belakang Semen Padang, melepas sundulan yang tak bisa diantisipasi Jandia Eka Putra.
Kebobolan, Semen Padang kembali menekan pertahanan Kitchee. Beberapa kali peluang sempat mereka miliki, termasuk melalui tendangan Titus Bonai.
Namun, peluang terbaik Semen Padang dimiliki Edward Wilson menit ke 40. Tendangan kerasnya, memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Vendri Mofu, berhasil membobol gawang Kitchee. Sayang, wasit menganulir gol tersebut karena Edu -sapaan karib Edward Wilson- berada dalam posisi offside.
Hingga paruh pertama laga usai, Semen Padang terus berusaha menekan pertahanan Kitchee. Namun, sampai wasit meniup peluit, tanda babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan imbang. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 17:03Prediksi BRI Super League: Persija vs Semen Padang 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
asia 22 Mei 2026 11:35Berapa Koleksi Trofi Cristiano Ronaldo? Ini Daftar Lengkapnya
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
