
Bola.net - Indonesia Warriors akhirnya merengkuh gelar juara ASEAN Basketball League (ABL) setelah menumbangkan San Miguel Beermen 78-76 di pertandingan final ketiga, Sabtu (30/6).
Dengan keberhasilan tersebut, Indonesia mengakhiri penantian dua musim sebelumnya untuk tampil sebagai juara kompetisi klub bola basket se-Asia Tenggara ini.
Musim pertama (2009-2010), Indonesia tampil sebagai runner-up setelah di babak final ditumbangkan Philippine Patriots tiga game berturut-turut.
Musim kedua (2010-2011), prestasi Indonesia justru merosot karena terpaksa mengakhiri kompetisi lebih awal setelah tumbang di babak reguler.
Berniat merebut keunggulan poin di awal pertandingan, Warriors turun dengan komposisi starter Mario Wuysang, Stanley Pringle, Jerrick Canada, Evan Brock dan Steven Thomas.
Strategi berhasil dan Indonesia mengakhiri kuarter pertama dengan kedudukan poin unggul, 19-13. Beermen tidak tinggal diam dan tampil lebih agresif dengan 20 angka tambahan di kuarter kedua.
Paruh waktu kedua dibuka dengan kedudukan poin 38-33 keunggulan Warriors. Beermen kembali menambah 20 angka, tetapi Warriors lebih dominan dengan mencetak 26 di kuarter ketiga.
Kuarter keempat ritme pertandingan mulai berubah. Para pemain Warriors mulai kewalahan dan terlihat lelah karena minimnya rotasi pemain.
Selisih poin yang semula dijaga oleh Indonesia perlahan mulai tersusul oleh Beermen. Hingga buzzer berbunyi, Indonesia masih memimpin satu bola dan akhirnya mengklaim mahkota juara.
Pemain Indonesia keturunan Filipina-Amerika, Pringle memimpin raihan poin tim berlogo Gatotkaca ini dengan melesakkan 28 angka dan merebut delapan rebound.
Keberhasilan Warriors juga tak pelak dari kontribusi dua pemain asal Amerika Serikat, yakni Brock dan Thomas. Brock mencetak double-double dengan menorehkan 15 poin dan 16 rebound. Thomas menambah sepuluh angka dan tujuh kali membantu perebutan bola rebound. Pemain lokal Wuysang dan Arki Dikania Wisnu masing-masing menambah empat poin.
Di Kubu Beermen, Duke Crews asal Amerika Serikat dominan dengan raihan 29 poin dan sembilan kali merebut bola rebound.
Pemain lokal keturunan Filipina-ltalia Chris Banchero menambah 16 angka, sedangkan Ryan Fazekas membuat double-double dengan 11 poin dan 16 rebound.
Dengan demikian, tim debutan San Miguel Beermen yang merupakan skuad kedua Filipina di musim ini menjadi pecundang di rumah sendiri serta terpaksa menduduki posisi runner-up liga. (ant/kny)
Dengan keberhasilan tersebut, Indonesia mengakhiri penantian dua musim sebelumnya untuk tampil sebagai juara kompetisi klub bola basket se-Asia Tenggara ini.
Musim pertama (2009-2010), Indonesia tampil sebagai runner-up setelah di babak final ditumbangkan Philippine Patriots tiga game berturut-turut.
Musim kedua (2010-2011), prestasi Indonesia justru merosot karena terpaksa mengakhiri kompetisi lebih awal setelah tumbang di babak reguler.
Berniat merebut keunggulan poin di awal pertandingan, Warriors turun dengan komposisi starter Mario Wuysang, Stanley Pringle, Jerrick Canada, Evan Brock dan Steven Thomas.
Strategi berhasil dan Indonesia mengakhiri kuarter pertama dengan kedudukan poin unggul, 19-13. Beermen tidak tinggal diam dan tampil lebih agresif dengan 20 angka tambahan di kuarter kedua.
Paruh waktu kedua dibuka dengan kedudukan poin 38-33 keunggulan Warriors. Beermen kembali menambah 20 angka, tetapi Warriors lebih dominan dengan mencetak 26 di kuarter ketiga.
Kuarter keempat ritme pertandingan mulai berubah. Para pemain Warriors mulai kewalahan dan terlihat lelah karena minimnya rotasi pemain.
Selisih poin yang semula dijaga oleh Indonesia perlahan mulai tersusul oleh Beermen. Hingga buzzer berbunyi, Indonesia masih memimpin satu bola dan akhirnya mengklaim mahkota juara.
Pemain Indonesia keturunan Filipina-Amerika, Pringle memimpin raihan poin tim berlogo Gatotkaca ini dengan melesakkan 28 angka dan merebut delapan rebound.
Keberhasilan Warriors juga tak pelak dari kontribusi dua pemain asal Amerika Serikat, yakni Brock dan Thomas. Brock mencetak double-double dengan menorehkan 15 poin dan 16 rebound. Thomas menambah sepuluh angka dan tujuh kali membantu perebutan bola rebound. Pemain lokal Wuysang dan Arki Dikania Wisnu masing-masing menambah empat poin.
Di Kubu Beermen, Duke Crews asal Amerika Serikat dominan dengan raihan 29 poin dan sembilan kali merebut bola rebound.
Pemain lokal keturunan Filipina-ltalia Chris Banchero menambah 16 angka, sedangkan Ryan Fazekas membuat double-double dengan 11 poin dan 16 rebound.
Dengan demikian, tim debutan San Miguel Beermen yang merupakan skuad kedua Filipina di musim ini menjadi pecundang di rumah sendiri serta terpaksa menduduki posisi runner-up liga. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Basket 15 September 2014 19:05Oscar Lawalata, Desainer Jersey NBL Indonesia 2014-2015
-
Basket 12 Agustus 2014 17:20Jadwal NBL Indonesia 2014-2015 Resmi Diumumkan
-
Basket 14 Juni 2014 22:59Pecundangi SM, Aspac Pertahankan Gelar
-
Basket 5 Juni 2014 18:30NBL Indonesia 2013-2014 Masuki Championship Series
-
Basket 3 Juni 2014 18:50NBL Indonesia Umumkan Nama Anggota First Team
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 04:21Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
BERITA LAINNYA
-
basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
-
basket 6 Januari 2026 19:15IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
-
basket 19 Desember 2025 09:10Jadwal Lengkap Pertandingan Basket SEA Games 2025 Thailand, 13-19 Desember 2025
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259127/original/045831700_1781474517-IMG-20260615-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7717033/original/075506000_1780518909-donyell-malen-zineddine-belaid-nabil-bentaleb-belanda-vs-aljazair-berebut-bola-laga-persahabatan-internasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259120/original/007260100_1781462583-AP26165628839322.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5248153/original/073257500_1749559890-AP25161409351273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259117/original/063233100_1781457330-755033.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259115/original/051932500_1781456732-ddfab3dd-56f3-4860-878f-61dc4a047ce4.jpg)
