FOLLOW US:


Ingin Lebih Dekat dengan Anak, Alasan Kobe Bryant Pakai Helikopter

28-01-2020 09:17

 | Anindhya Danartikanya

Ingin Lebih Dekat dengan Anak, Alasan Kobe Bryant Pakai Helikopter
Kobe Bryant © AP Photo

Bola.net - Meninggalnya legenda basket, Kobe Bryant, akibat kecelakaan helikopter pada Minggu (26/1/2020) menggemparkan dunia dan membuat begitu banyak orang berduka. Ternyata, ada alasan tersendiri mengapa ia lebih memilih bepergian menggunakan helikopter.

Lewat wawancaranya dengan mantan pemain baseball, Alex Rodriguez, dalam podcast 'The Corp with A-Rod and Big Cat' pada akhir 2018, Bryant menyatakan bahwa helikopter adalah solusi transportasi yang bisa membuatnya lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga.

Bryant mengaku sudah beberapa tahun menggunakan helikopter sebagai sarana transportasinya, bahkan sebelum ia pensiun pada pertengahan 2016. Legenda Los Angeles Lakers ini mengaku memakai helikopter untuk menghindari kemacetan yang ada di Los Angeles.

1 dari 2

Ingin Imbangi Waktu Latihan dan Keluarga

Ingin Imbangi Waktu Latihan dan Keluarga
Kobe Bryant bersama sang istri, Vanessa, serta kedua anaknya, Natalia dan Gianna. © AP Photo

"Saya selalu latihan pagi buta. Rutinitas saya selalu sama. Saya bangun pukul 04.00, latihan pukul 05.00, lalu pulang pukul 06.30 untuk membangunkan anak-anak sebelum pergi ke sekolah. Saya mengantar mereka tiap pagi (naik mobil). Tapi ini sebelum banyak orang mulai tinggal di selatan Los Angeles," ujarnya.

Bryant mengaku, usai mengantar anak-anaknya ke sekolah, ia kembali ke fasilitas Lakers untuk berlatih sampai siang hari. Setelahnya, ia kembali ke sekolah untuk menjemput anak-anaknya, atau melihat pertandingan voli yang diikuti anak pertamanya, Natalia, dan laga basket anak keduanya, Gianna.

"Tapi setelahnya, macetnya jalanan makin parah. Saya kecewa karena harus melewatkan banyak pertandingan di sekolah. Jadi saya harus cari cara lain, bagaimana saya bisa tetap fokus latihan, tapi juga tak mengurangi waktu yang harus saya habiskan dengan keluarga? Saat itulah saya mulai melirik helikopter, hingga saya bisa bolak-balik dalam waktu 15 menit saja," kisahnya.

2 dari 2

Istri Sempat Tawarkan Solusi Lain

Lima kali juara NBA ini juga menyatakan bahwa sang istri, Vanessa, sempat menawarkan diri untuk mengantar dan menjemput anak-anak mereka di sekolah agar Bryant bisa lebih fokus berlatih. Meski begitu, Bryant menolak, karena ia ingin memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk bertemu anak-anaknya.

"Istri saya sempat bilang, 'Aku bisa menjemput mereka.' Tapi saya bilang, 'Tidak, tidak. Aku mau melakukannya,' karena saya sering bepergian, saya jarang bertemu anak-anak saya. Meski jika saya hanya punya waktu 20 menit bertemu anak-anak saya di dalam perjalanan berangkat atau pulang sekolah, saya menginginkannya," ungkapnya.

Sebelum mengalami kecelakaan, Bryant dan delapan orang lainnya, termasuk Gianna, hendak menuju tempat latihan Mamba Academy, yakni akademi basket yang juga menaungi Gianna. Bryant meninggal dalam usia 41 tahun, sementara Gianna dalam usia 13 tahun.