
Bola.net - Manajer Timnas Muda bola basket, Danny Kosasih mengatakan bahwa finis di peringkat 11 pada 22nd FIBA Asia U-18 Championship di Ulan Bator, Mongolia pekan lalu menunjukkan Timnas Muda masih membutuhkan jam terbang lebih.
Kekurangan jam terbang merupakan satu-satunya kelemahan tim pada laga kejuaraan 22nd FIBA Asia U-18 Championship tersebut, demikian jelas Danny.
"Saya melihat mereka memiliki potensi yang menjanjikan. Mereka memenangi beberapa pertandingan, tetapi kekalahan yang mereka terima pun selisih angkanya tidak lebar. Saya rasa apa yang mereka butuhkan adalah jam terbang dengan memaksimalkan jumlah pertandingan mereka," katanya.
Pada laga pertama melawan China Taipei, Timnas Muda dikalahkan 99-44. Di laga berikutnya, Jan Misael Panagan dan kawan-kawan berhasil membendung Bahrain dengan memetik kemenangan 72-67. Namun selanjutnya Timnas Muda kembali kalah. Di tangan tuan rumah Mongolia, mereka tunduk 67-73. Kendati demikian, punggawa muda Indonesia tetap lolos ke ronde kedua.
Secara postur, Indonesia masih kalah oleh Iran. Alhasil, terpaksa harus bertekuk lutut dengan kekalahan 26-97. Kemudian, di tangan Arab Saudi, Timnas Muda kembali menelan kekalahan dengan skor 67-73. Dengan kekalahan tersebut, mereka dipastikan tidak lolos ke putaran final.
Kendati demikian, tim Merah Putih masih menjalani satu laga terakhir. Melawan Bahrain, Timnas Muda kembali memetik kemenangan dengan skor 67-64.
"Maka dari itu, evaluasi yang saya nilai perlu adalah liga di usia U-18 tersebut. Saat ini di Indonesia tidak ada liganya. Tetapi, kami akan menyertakan mereka kejuaraan di luar negeri pada Januari 2013 di Hongkong. Untuk memantapkan mereka, anak-anak akan diuji tanding dengan tim NBL yang kami rasa memiliki level sesuai sebagai lawan latih tanding," tegasnya. Danny yang menambahkan bahwa Timnas Muda merupakan proyeksi untuk SEA Games 2015.
Ia yakin timnya mampu menjadi juara dalam dua atau tiga tahun mendatang. "Dengan catatan, pembinaan terhadap mereka harus dilakukan dengan konsistensi yang tinggi. Selain itu, para atlet juga harus mau mengabdi 100 persen," tandasnya. (ant/kny)
Kekurangan jam terbang merupakan satu-satunya kelemahan tim pada laga kejuaraan 22nd FIBA Asia U-18 Championship tersebut, demikian jelas Danny.
"Saya melihat mereka memiliki potensi yang menjanjikan. Mereka memenangi beberapa pertandingan, tetapi kekalahan yang mereka terima pun selisih angkanya tidak lebar. Saya rasa apa yang mereka butuhkan adalah jam terbang dengan memaksimalkan jumlah pertandingan mereka," katanya.
Pada laga pertama melawan China Taipei, Timnas Muda dikalahkan 99-44. Di laga berikutnya, Jan Misael Panagan dan kawan-kawan berhasil membendung Bahrain dengan memetik kemenangan 72-67. Namun selanjutnya Timnas Muda kembali kalah. Di tangan tuan rumah Mongolia, mereka tunduk 67-73. Kendati demikian, punggawa muda Indonesia tetap lolos ke ronde kedua.
Secara postur, Indonesia masih kalah oleh Iran. Alhasil, terpaksa harus bertekuk lutut dengan kekalahan 26-97. Kemudian, di tangan Arab Saudi, Timnas Muda kembali menelan kekalahan dengan skor 67-73. Dengan kekalahan tersebut, mereka dipastikan tidak lolos ke putaran final.
Kendati demikian, tim Merah Putih masih menjalani satu laga terakhir. Melawan Bahrain, Timnas Muda kembali memetik kemenangan dengan skor 67-64.
"Maka dari itu, evaluasi yang saya nilai perlu adalah liga di usia U-18 tersebut. Saat ini di Indonesia tidak ada liganya. Tetapi, kami akan menyertakan mereka kejuaraan di luar negeri pada Januari 2013 di Hongkong. Untuk memantapkan mereka, anak-anak akan diuji tanding dengan tim NBL yang kami rasa memiliki level sesuai sebagai lawan latih tanding," tegasnya. Danny yang menambahkan bahwa Timnas Muda merupakan proyeksi untuk SEA Games 2015.
Ia yakin timnya mampu menjadi juara dalam dua atau tiga tahun mendatang. "Dengan catatan, pembinaan terhadap mereka harus dilakukan dengan konsistensi yang tinggi. Selain itu, para atlet juga harus mau mengabdi 100 persen," tandasnya. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
-
Basket 6 Januari 2026 19:15IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
-
Basket 19 Desember 2025 09:10Jadwal Lengkap Pertandingan Basket SEA Games 2025 Thailand, 13-19 Desember 2025
-
Basket 12 Desember 2025 10:02Daftar Pemain Timnas Basket Indonesia di SEA Games 2025 Thailand
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 23:19 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 23:00 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:53 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 22:52 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:38 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:28
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5245626/original/048725100_1749372966-000_36Q889V.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478013/original/077005300_1768888136-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478745/original/092374700_1768918121-Anggota_DPRD_Kudus_terbukti_judi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4122595/original/078298900_1660371996-063_1414340675.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317774/original/014808500_1755405615-IMG-20250817-WA0095.jpg)
