14 Bintang Top Liga Eropa yang Pernah Merumput di Indian Super League, Ada Pemain Idolamu?

Jeffrydien Winanda | 11 Juli 2022 21:16
Alessandro Del Piero saat bermain sepakbola pantai dalam rangkaian UEFA Champions League Trophy Tour Presented by Heineken di Bali (c) Bola.net/Reza Bachtiar

Bola.net - Sudah banyak legenda sepak bola dunia yang mengakhiri karirnya di lapangan hijau untuk membela di klub dari negeri yang tradisi sepak bolanya kurang populer bagi fans kasual. Biasanya, negara seperti Amerika Serikat dengan MLS, China dengan Chinnese Super League, hingga Uni Emirat Arab menjadi pelabuhan terakhir bagi sang legenda lapangan hijau mengakhiri karirnya.

Hal ini pun membuat popularitas dari liga sepak bola negara tersebut menjadi tersorot berkat para legenda tersebut, termasuk India. Sebelum banyak pemain Eropa yang migrasi di China, sempat terjadi tren di awal 2010-an yang mana para pemain legendaris mencicipi karir di India tepatnya di kasta tertinggi dari negeri Bollywood yaitu Indian Super League.

Faktanya, ada banyak sekali pemain legendaris dunia yang pernah bermain di Indian Super League. Siapa saja?

1 dari 14 halaman

Robert Pires - FC Goa

Robert Pires (c) Ist

Robert Pires adalah pemain yang bisa dibilang sudah memiliki pencapaian lengkap sepanjang karirnya. Dirinya adalah pilar penting di Timnas Perancis kala menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000. Selain itu, Pires juga menjadi andalan Arsene Wenger dalam squad yang menjuarai Liga Inggris tanpa mengalami kekalahan alias unbeaten.

Setelah malang melintang di Eropa, Pires mengakhiri musim terakhirnya sebagai pemain profesional untuk membela FC Goa di ISL pada 2014. Pada musim ini, Pires mencatatkan delapan penampilan dengan mencetak sebuah gol ikonik.

2 dari 14 halaman

Lucio - FC Goa

Lucio (c) AFP

Mulai dari juara Piala Dunia 2002 bersama Brasil hingga meraih treble winners bersama Inter Milan, Lucio adalah salah satu center back tangguh yang kenyang pengalaman di level tertinggi sepak bola. Selain menjelajahi Brasil, Jerman, dan Italia, Lucio juga sempat berkarir di Indian Super League bersama FC Goa.

Lucio bermain untuk FC Goa selama dua tahun mulai dari 2015 hingga 2017. Dalam periode tersebut, dirinya memainkan 19 pertandingan bersama FC Goa.

3 dari 14 halaman

Alessandro Del Piero - Delhi Dynamos

Alessandro Del Piero (c) AFP

Salah satu pilar penting bagi Italia dalam merengkuh juara Piala Dunia 2006 adalah Alessandro Del Piero. Penyerang yang menjadi legenda dari Si Nyonya Tua Juventus ini juga telah mencetak 300 gol untuk klub dan 27 membobol gawang lawan untuk timnas.

Setelah 19 tahun membela Juventus, Del Piero melanjutkan petualangan di akhir karirnya dengan hijrah ke beberapa klub. Setelah Sydney FC di Australia, Del Piero menandatangani kontrak untuk Delhi Dynamos pada tahun 2014. Pada klub yang kini bernama Odisha FC ini, Del Piero mencatatkan masing-masing satu gol dan assist sebelum pensiun di tahun 2015.

4 dari 14 halaman

Roberto Carlos - Delhi Dynamos

Roberto Carlos (c) SI

Setelah Alessandro Del Piero, Delhi Dynamos kembali kedatangan legenda sepak bola dunia yang terkenal dengan tendangan geledek yaitu Roberto Carlos. Mantan pemain Real Madrid ini bergabung ke klub yang kini bernama Odisha FC ini sebagai player manager pada tahun 2015. Sebagai player-manager, Roberto Carlos juga sempat bermain sebanyak tiga pertandingan bersama Delhi Dynamos.

5 dari 14 halaman

Marco Materazzi - Chennaiyin FC

Marco Materazzi (c) ist

Total 16 gelar telah diraih oleh Marco Materazzi di sepanjang karirnya. Gelar tersebut beberapa diantaranya adalah Liga Italia, Liga Champions, hingga Piala Dunia.

Setelah break sejenak dari sepak bola pada 2011 pasca kontraknya habis bersama Inter Milan, Materazzi melanjutkan karir sepak bolanya untuk Chennaiyin FC di tahun 2014. Materazzi total membela Chennaiyin FC selam dua musim termasuk menjadi player-manager pada klub ini.

6 dari 14 halaman

John Arne Riise - Delhi Dynamos dan Chennaiyin FC

John Arne Riise (c) AFP

Selain Roberto Carlos, para player gim sepak bola di era PlayStation 2 pasti ingat dengan tendangan geledek dari mantan bek kiri Liverpool yaitu John Arne Riise. Pemain asal Norwegia ini sempat membela dua klub India yaitu Delhi Dynamos dan Chennaiyin FC.

Untuk Delhi Dynamos, Riise mencatatkan 15 penampilan dengan satu gol serta satu assist. Sementara itu, dirinya membela Chennaiyin FC sebanyak 10 pertandingan dengan catatan satu gol.

7 dari 14 halaman

Alessandro Nesta - Chennaiyin FC

Alessandro Nesta (c) AFP

Ketika Marco Materazzi menjadi player-manager dari Chennaiyin FC, dirinya merekomendasikan klub untuk mendatangkan Alessandro Nesta. Kedua legenda Italia ini pun reuni di Indian Super League setelah menjuarai Piala Dunia 2006.

Nesta hanya singkat bermain di Chennaiyin FC, namun impact yang diberikan luar biasa termasuk bagi popularitas serta pola bertahan yang kini menjadi otentik di Indian Super League. Chennaiyin FC menjadi klub terakhir Nesta sebelum resmi gantung sepatu pada Januari 2015.

8 dari 14 halaman

David Trezeguet - Pune City

David Trezeguet (c) AFP

Sama seperti Robert Pires, David Trezeguet menjadi ujung tombak Perancis kala menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000. Bahkan, Trezeguet juga mencetak semua gol penting Perancis di babak perpanjangan waktu di final Euro 2000 melawan Italia.

Setelah karir cemerlang di Monaco dan Juventus, Trezeguet berpetualang ke Argentina sebelum mengakhiri musim di India. Trezeguet membela Pune City selama 6 bulan sebelum pensiun pada Januari 2015. Dirinya mencatatkan sembilan penampilan dengan sepasang gol untuk Punce City.

9 dari 14 halaman

Freddie Ljungberg - Mumbai City FC

Pelatih interim Arsenal, Freddie Ljungberg. (c) AP Photo

Setelah menjadi pilar penting Arsenal ketika meraih unbeaten, Freddie Ljungberg memiliki petualangan yang menarik di dunia sepak bola. Dirinya telah menjelajahi Amerika Serikat, Skotlandia, Jepang, hingga India.

Ljungberg datang ke India sebagai marquee player untuk Mumbai FC pada tahun 2014. Sayangnya, pemain asal Swedia ini hanya mencatatkan empat pertandingan bersama Mumbai FC lantaran cedera kambuhan yang dialaminya.

10 dari 14 halaman

Diego Forlan - Mumbai City

Diego Forlan (c) Manchester United

Sebelum Edinson Cavani, Luis Suarez, hingga Darwin Nunez, Uruguay memiliki complete forward legendaris dalam sosok Diego Forlan. Dari portfolio pribadinya yang pernah membela sederet klub besar seperti Manchester United, Atletico Madrid, hingga Inter Milan, Forlan memiliki pengalaman menarik kala membela Mumbai FC di India.

Sebagai predator ulung, Diego Forlan sukses mencatatkan lima gol dan tiga assist dari 12 pertandingan bersama Mumbai FC

11 dari 14 halaman

Nicolas Anelka - Mumbai City

Nicolas Anelka (c) AFP

Jika dilihat dari jumlah klub besar yang pernah dibelanya, Nicolas Anelka bisa disebut sebagai petualang sejati. Dirinya beberapa kali membela klub besar dunia seperti Arsenal, PSG, Real Madrid, Liverpool, Chelsea, Manchester City, Juventus dan masih banyak lagi.

Dirinya juga sempat berpetualang di China serta India. Untuk India sendiri, Anelka membela Mumbai City dalam dua periode berbeda yaitu pada 2014-2015, serta 2015-2016. Anelka mencatatkan 13 pertandingan untuk Mumbai City dan mencetak sepasang gol.

12 dari 14 halaman

David James - Kerala Blasters

David James (c) AFP

Mantan kiper Liverpool hingga Manchester City yaitu David James memiliki dua periode karir di Indian Super League. David James pertama kali datang ke ISL pada tahun 2014 sebagai player-manager Kerala Blaster selama semusim, kemudian empat tahun berselang dirinya menjadi head coach di klub yang sama yaitu pada tahun 2018.

13 dari 14 halaman

Tim Cahill - Jamshedpur FC

Tim Cahill (c) Ist

Pengalaman bermain di Liga Inggris serta tampil pada tiga edisi Piala Dunia membuat Tim Cahill datang ke Indian Super League dengan penuh pengalaman. Dirinya membela Jamshedpur FC pada 2018 setelah musim sebelumnya membela Milwall.

India bukanlah negeri Asia pertama yang dijelajahi oleh Cahill. Sebelumnya, dirinya sempat membela Shanghai Shenhua di China. Selama membela Jamshedpur FC, Tim Cahill mencatatkan 11 penampilan dengan capaian dua gol dan satu assist.

14 dari 14 halaman

Joan Capdevila - NorthEast United FC

Joan Capdevilla langsung menyebrang ke India untuk membela NorthEast United setelah kontraknya bersama Espanyol habis di tahun 2014. Fullback andalan Spanyol kala menjuarai Piala Dunia 2010 ini tertarik dengan Indian Super League yang sangat militan terhadap sepak bola. Enam bulan membela NorthEast United, Capdevilla mencatatkan 12 penampilan sebelum melanjutkan karirnya di Belgia.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR