
Bola.net - Ambisi Lionel Messi meraih trofi ke-49 dalam kariernya harus terhambat. Kabar mengecewakan datang setelah laga bergengsi Finalissima resmi dibatalkan.
Kapten Timnas Argentina itu dilaporkan sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Pasalnya, Messi menganggap duel lawan Spanyol sebagai ujian krusial sebelum Piala Dunia.
Laga ini mempertemukan Argentina selaku jawara Copa America 2024 dan Spanyol sebagai kampiun Euro 2024. Qatar awalnya dipilih menjadi panggung pertarungan dua raksasa dunia tersebut.
Namun, situasi politik yang memanas di kawasan tersebut memaksa otoritas membatalkan pertandingan. Keputusan ini menghapus harapan fans melihat duel kelas berat di bulan Maret.
Kegagalan Diplomasi UEFA dan CONMEBOL
Proses negosiasi antara UEFA dan CONMEBOL menemui jalan buntu terkait jadwal dan lokasi baru. Pihak Argentina sebenarnya sempat menawarkan alternatif tanggal untuk menyelamatkan pertandingan.
AFA menyarankan laga digeser ke 31 Maret demi menjaga kelangsungan Finalissima. Sayangnya, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak UEFA.
"UEFA menjajaki alternatif lain, namun masing-masing akhirnya terbukti tidak dapat diterima oleh Asosiasi Sepak Bola Argentina," bunyi pernyataan resmi UEFA.
Pihak CONMEBOL juga mengonfirmasi bahwa tawaran tanggal baru dari Argentina dianggap tidak memungkinkan. Hal ini memicu pembatalan total turnamen yang sangat dinantikan tersebut.
Messi Tidak Terlibat dalam Pembatalan
Muncul spekulasi bahwa Lionel Messi ikut memengaruhi batalnya laga ini. Namun, sumber internal memastikan La Pulga sama sekali tidak terlibat dalam meja perundingan.
Bintang Inter Miami itu justru berada di posisi yang sangat ingin bertanding. Ia ingin menjadikan Finalissima sebagai ajang koleksi gelar juara yang semakin mempertegas statusnya.
"Messi tidak terlibat dalam diskusi yang menyebabkan pembatalan tersebut," ungkap seorang sumber kepada ESPN.
Bagi Messi, setiap laga bersama Albiceleste adalah momentum untuk membangun chemistry tim. Ia melihat Finalissima sebagai kesempatan emas untuk meraih gelar ke-49 sepanjang sejarah profesionalnya.
"Kapten Argentina memandang pertandingan ini sebagai peluang untuk meraih gelar tim ke-49 dalam kariernya," tambah sumber tersebut.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 1 Mei 2026 01:00 -
Liga Champions 1 Mei 2026 00:56 -
Piala Dunia 1 Mei 2026 00:46 -
Piala Dunia 1 Mei 2026 00:04 -
Bola Indonesia 30 April 2026 23:05 -
Liga Champions 30 April 2026 23:03
BERITA LAINNYA
-
bola dunia lainnya 28 April 2026 01:32 -
bola dunia lainnya 26 April 2026 08:54 -
bola dunia lainnya 23 April 2026 10:56 -
bola dunia lainnya 19 April 2026 06:46 -
bola dunia lainnya 17 April 2026 00:47 -
bola dunia lainnya 12 April 2026 09:29
HIGHLIGHT
- Liverpool Siap Ganti Arne Slot? 5 Kandidat Pelatih...
- Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi M...
- 5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola H...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 8 Pemain yang Pernah Membela Sporting CP dan Arsen...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571042/original/028163100_1777571796-WhatsApp_Image_2026-05-01_at_00.47.21.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568719/original/043656400_1777369656-WhatsApp_Image_2026-04-28_at_16.43.34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568170/original/054622600_1777350836-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571028/original/082442300_1777566246-1000434838.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445905/original/054832600_1765867721-IMG_3259.jpg)
