FOLLOW US:


Duel Ketat Warnai Pekan ke-6 IML

01-10-2015 10:01
Duel Ketat Warnai Pekan ke-6 IML
© AFP
Bola.netBola.net - Duel ketat dan kejar-kejaran skor menjadi topik utama yang terjadi di pekan ke-6 Indonesia MiniFootball League (IML). Di grup A, Diklat Pakujaya harus bersusah payah menghadapi tim pendatang baru Taman FC meski akhirnya menang tipis 4-3.Kemenangan itu masih menempatkan Diklat Pakujaya di peringkat dua klasemen sementara grup A.

Di pertandingan lainnya, The Shield harus rela berbagi angka dengan Himsuo. Sempat unggul 3-1, The Shield akhirnya bermain imbang 4-4 dengan pasukan muda Himsuo.

Sementara itu pemuncak klasemen, Sabor Latino berhasil mempertahankan posisinya setelah mengalahkan Ireja dengan skor 6-2. Kekalahan dari Sabor Latino membuat Ireja harus rela turun satu peringkat ke posisi empat pekan ini.

Peringkat tiga masih dihuni oleh Bougenville yang menang atas juru kunci grup A, South Tangerang City lewat skor 3-1. Hasil imbang lainnya terjadi di pertandingan antara Gabrugan melawan Bro Rewe 99. Mereka harus rela berbagi angka setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 sepanjang 2x20 menit.

Kejutan terjadi di grup B setelah Action Plan menelan kekalahan perdananya musim ini di IML. Adalah Milanisti Indonesia yang berhasil mengakhiri dominasi Action Plan dengan skor tipis 2-1.

Hasil tersebut tak membuat perubahan berarti di tabel klasemen sementara grup B, Milanisti Indonesia masih di posisi enam dengan raihan 10 poin dan Action Plan masih gagah di posisi pertama dengan raihan 15 poin.

Kejutan lainnya adalah tumbangnya Persepon di tangan Teknik Sipi Trisakti. Skor 2-1 cukup menjadi tiga poin pertama Teknik Sipil Trisakti di ajang IML 2015/2016. Kekalahan itu membuat Persepon harus rela turun dua strip ke posisi empat klasemen sementara grup B.

Beda Nasib Taman FC dan Teknik Sipil Trisakti

Taman FC dan Teknik Sipil Trisakti menjadi salah dua tim yang menjalani debut di IML musim ini. Meski sama-sama debut, namun performanya terbilang bertolak belakang. Taman FC yang berada di grup A tampil cukup baik sepanjang enam pekan awal IML musim ini. Dari enam pertandingan, Taman FC berhasil mengumpulkan sembilan angka buah dari tiga kemenangan dan tiga kali kalah.

Meski di pekan ke enam gagal membawa tiga poin, penampilan Taman FC ketika berhadapan dengan Diklat Pakujaya patut diacungi jempol. Taman FC yang tampil penuh determinasi berhasil memaksa Diklat Pakujaya menang dengan susah payah. Taman FC pun pada akhirnya 'hanya' kalah lewat skor tipis 4-3 atas Diklat Pakujaya. Bukan tak mungkin jika nantinya Taman FC mampu berbicara lebih banyak lagi di IML musim ini.

Lain halnya dengan Teknik Sipil Trisakti yang tampil di grup B IML 2015/2016. Lima pekan awal IML mereka jalani dengan kekalahan yang membuat mereka harus berada di posisi paling buncit di grup B. Namun, layaknya pepatah yang mengatakan bahwa hasil tak pernah mengkhianati usaha, pekan ke-6 menjadi titik balik bagi Teknik Sipil Trisakti.

Berhadapan dengan Persepon, salah satu unggulan juara IML musim ini, membuat Teknik Sipil Trisakti diprediksi akan mengalami kekalahan seperti lima laga sebelumnya. Namun, Teknik Sipil Trisakti berhasil membalikkan prediksi tersebut dengan menjungkalkan Persepon lewat skor tipis 2-1.

Kemenangan itu membuat Teknik Sipil Trisakti menghasilkan poin perdananya di gelaran IML musim ini dan juga membuat mereka tak lagi berada di posisi paling buncit di klasemen grup B. Raihan tiga poin perdana pastinya akan membuat Teknik Sipil Trisakti lebih percaya diri dalam mengarungi pertandingan-pertandingan selanjutnya di IML 2015/2016.