FOLLOW US:


Panas di Putaran Pertama IML 2015/2016

19-10-2015 12:09
Panas di Putaran Pertama IML 2015/2016
Bola.netBola.net - Puncak panasnya putaran pertama IML 2015/2016 terjadi di pekan ke-9 ini. Persaingan di papan atas Grup A dan B seakan memasuki babak baru.

Di grup A, Bougenville mengakhiri kejaran dari Ireja FC dengan meraih kemenangan 3-2 saat melawan Ireja. Hasil ini membuat Bougenville semakin nyaman di posisi 3 dan siap mengejar Sabor Latino ( 1) dan Diklat Pakujaya (2) yang secara bersamaan keduanya sama-sama meraih point penuh, Sabor Latino menang atas Himsuo MSC dengan hasil 14-4, sementara Diklat Pakujaya menang atas Bro Rewe 99 dengan hasil 14-2.

Dipertandingan lain Gabrugan FC yang sangat berambisi untuk bisa masuk 4 besar harus kalah dari Taman FC. Hasil ini membuat point Gabrugan dan Taman FC sama-sama mengkoleksi 11 point, kedua klub ini siap menggeser Ireja FC dan bersaing untuk merebut tiket babak 8 besar

South Tangerang City terus meraih hasil positif 3 kemenangan secara beruntun berhasil mengeluarkan mereka dari zona degradasi. Kemenangan 5-2 atas The Shield seperti menunjukkan kalau South Tangerang City masih punya ambisi di IML ini, sedangkan untuk The Shield kekalahan ini terus memperpanjang catatan buruk mereka pada IML musim ini.

Persaingan tak kalah sengit juga terjadi di Grup B IML musim ini. Hal ini bisa dilihat dari persaingan menuju babak 8 besar masih tetap diperebutkan 10 klub. Perbedaan point yang tidak terlalu jauh membuat setiap klub masih memiliki peluang untuk mendapatkan 4 tiket lolos ke babak 8 besar.

Action Plan,Brend Zlatan dan IMM FA masih tidak tersentuh oleh klub lain di 3 besar, setelah ketiganya terus meraih kemenangan pada pekan 9 ini, Persepon kembali masuk ke dalam 4 besar setelah menang 2-1 atas Aje Gile dan mengeluarkan Aje Gile dari 4 besar.

Di papan bawah, South Tangerang City perlahan beranjak memperbaiki posisinya setelah sempat mengawali musim dengan minus 9 poin, akibat permasalahan finansial. Tetapi lewat daya juang yang tinggi membuat klub ini mampu menyelesaikan putaran pertama ini duduk di posisi 8 setelah sebelumnya mereka terus berada di juru kunci klasemen Grup A.

Lain dengan Ais Tangerang, awal musim mereka bermain sangat impresif, sempat berada di 4 besar, lalu turun ke papan tengah sampai akhirnya berada di juru kunci Grup B. Tetapi pada akhir putaran pertama ini mereka berhasil duduk di posisi 8. Kans mereka menuju ke babak 8 besar masih terbuka mengingat rapatnya selisih poin di Grup B.