
Bola.net - Bundesliga musim 2020/21 akan hadir pada 18 September 2020. Beberapa pelatih telah bersiap meracik timnya untuk bisa bersaing dan memutus rentetan juara Bayern Munchen.
Musim lalu Bayern Munchen tampil begitu perkasa di bawah arahan pelatih baru, Hansi Flick yang ditunjuk di tengah bergulirnya musim. Tidak hanya di kompetisi lokal pelatih asal Jerman ini berhasil mengukuhkan dirinya sebagai manajer top dengan meraih Liga Champions.
Menatap musim baru Bundesliga, setiap pelatih tentu sangat ingin menjadi seseorang yang bisa memutus dominasi Bayern Munchen. Dengan memutus rantai tersebut, tentunya akan membentuk pamor yang hebat, dan cap sebagai pelatih terbaik di era modern pun sepertinya akan melekat.
Musim lalu ada beberapa tim yang hampir mengancam Bayern Munchen di awal musim, seperti Borusia Dortmund, RB Leipzig, dan Borusia Monchengladbach yang finish berurutan di bawah Bayern Munchen. Musim ini sepertinya beberapa pelatih perlu memikirkan strategi jitu untuk bisa menyaingi Bayernnya Hansi Flick.
Sebagai orang yang dianggap bertanggung jawab untuk kesuksesan tim, rasanya menempatkan pelatih yang tepat menjadi salah satu syarat untuk menjadi juara. Siapa saja pelatih top yang akan meracik dan beradu strategi di Bundesliga, berikut nama-namanya:
1. Hansi Flick (Bayern Munchen)

Pemecatan Niko Kovac dari bangku kepelatihan Bayern Munchen menjadi sebuah anugerah untuk Bayern Munchen dan Hansi Flick.
Hanya butuh waktu singkat Hansi Flick berhasil merubah Bayern Munchen yang penampilannya ketika itu sedang compang-camping di awal ditunjuknya dia menjadi pelatih. Dengan pengalamannya menjadi asisten Joachim Loew untuk menjuarai Piala Dunia 2014, Flick berhasil membangkitkan gairah juara dari Bayern Munchen.
Semula duduk di posisi keempat dan tertinggal empat poin dari Borusia Monchengladbach, Flick kemudian berhasil membawa Munchen meraih gelar kedelapan secara beruntun. Kemampuannya membentuk relasi yang baik dengan pemain pun membantunya menghidupkan kembali beberapa pemain.
Sebut saja Thomas Muller, yang di awal musim sempat frustasi dengan karirnya di awal musim, akhirnya Muller bangkit setelah dipoles Hansi Flick menjadi raja assist Bundesliga dengan 21 assist.
2. Lucien Favre (Borussia Dortmund)

Pelatih berkebangsaan Swiss ini musim lalu menjadi pesaing terdekat dari Bayern Munchen. Borussia Dortmund besutannya dibawanya finish di posisi kedua dengan raihan 69 poin dan meraih 21 kemenangan.
Kemampuannya memimpin Borussia Dortmund tidak perlu diragukan lagi, Lucien Favre menjadi pelatih dengan tingkat kemenangan yang terbaik dibandingkan pelatih-pelatih sebelumnya. Musim lalu banyak pemain binaan Lucien Favre yang menjadi pusat perhatian, seperti Jadon Sancho yang menjadi andalannya dan bisa tampil maksimal dengan mencetak 17 gol serta 16 assist dari 32 kali penampilannya.
Dortmund juga dibentuknya menjadi salah tim kedua terproduktif di Bundesliga dengan raihan 84 gol. Musim ini Favre sepertinya perlu membuktikan dirinya dengan raihan trofi untuk memantapkan dirinya sebagai pelatih top.
3. Julian Nagelsmann (RB Leipzig)

Pelatih pemegang rekor sebagi pelatih termuda (saat ditunjuk Hoffenheim berusia 28 tahun) di Bundesliga ini dalam beberapa musim belakangan telah menunjukkan dirinya sebagai pelatih yang berbahaya. Melatih RB Leipzig sejak 2019, pelatih berjuluk Baby Mourinho, ini musim lalu berhasil menjadikan RB Leipzig sebagai salah satu klub jempolan.
Di Bundesliga Nagelsmann telah membawa timnya duduk di posisi tiga, dengan meraih 18 kemenangan, 12 seri, dan hanya 4 kali kalah. Rataan menyerang dan bertahannya pun baik, di mana RB Leipzig mencetak 81 gol dan hanya kebobolan 37 kali paling sedikit kedua setelah Bayern Munchen.
Di kompetisi Eropa pun Nagelsmann berhasil membawa timnya ke semifinal Liga Champions. Musim depan tentu menjadi tantangan berat untuk Nagelsmann, apalagi dia baru saja ditinggal pemain andalannya Timo Werner.
4. Marco Rose (Borussia Monchengladbach)

Marco Rose musim lalu sempat beberapa kali membawa Monchengladblach duduk di posisi teratas Bundesliga. Dengan racikan strateginya Monchengladbach, berhasil meraih 20 kemenangan di Bundesliga, dan finish di posisi keempat. Pelatih yang didatangkan dari RB Salzburg ini pun patut diperhitungkan keberadaannya.
Selama melatih Marco Rose memiliki rataan kemenangan yang baik sebesar 63,08%, dilansir dari Sofascore. Pelatih berkebangsaan Jerman ini pun memiliki pengalaman sebagai pelatih juara, di mana dia merasakan gelar juara Liga Austria bersama RB Salzburg. Dengan mental juaranya, paatut ditunggu kiprah Marco Rose di musim keduanya bersama Borussia Monchengladbach.
5. Peter Bosz (Bayer Leverkusen)

Mantan pelatih Borussio Dortmund ini musim lalu banyak berperan untuk beberapa pemain yang tampil cemerlang. Paling menonjol tentu Kai Havertz yang di bawah kepemimpinan Peter Bosz berhasil mencetak 12 gol dan enam assist untuk Bayer Leverkusen. Pelatih berusia 56 tahun ini mulai memperbaiki namanya di Bundesliga, setelah sebelumnya tampil buruk ketika memimpin Borussia Dortmund.
Musim lalu Peter Bosz mencatatakan 19 kali kemenangan, dengan 5 hasil seri dan 9 kali kekalahan. Perlahan Peter Bosz mulai menunjukkan bahwa dia merupakan pelatih yang bisa bersaing di Bundesliga, pengalamannya memimpin Ajax untuk bersaing di liga nampaknya bisa dijadikan motivasi untuk bersaing dengan tim lainnya memperebutkan gelar Bundesliga.
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 7 Juni 2026 18:08Klasemen Pembalap Moto2 2026
BERITA LAINNYA
-
bundesliga 23 Mei 2026 07:19Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
-
bundesliga 21 Mei 2026 10:45Mengebut dan Kecelakaan, SIM Jamal Musiala Dicabut!
-
bundesliga 15 Mei 2026 13:51Prediksi Borussia Monchengladbach vs Hoffenheim 16 Mei 2026
-
bundesliga 15 Mei 2026 13:37Prediksi Bayern Munchen vs Koln 16 Mei 2026
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
-
Liputan6 7 Juni 2026 14:30
Prabowo Beberkan Alasan Efisiensi Anggaran, Demi Program Ini
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)
