Bolanet Goes to Bundesliga: Apa Jadinya Bayern Munchen Tanpa Robben dan Ribery?

Asad Arifin | 23 Februari 2019 16:06
Legenda Bayern Munchen, Lothar Matthaus (c) Asad Arifin

Bola.net - - Ada satu pertanyaan besar yang harus di jawab oleh Bayern Munchen di akhir musim 2018/19 kelak. Bukan soal target mereka, tapi soal kesolidan komposisi pemain yang akan mereka miliki pada musim depan. Sebab, ada masalah besar di sana.

Pertanyaan itu adalah, apa jadinya Bayern Munchen tanpa Arjen Robben dan Franck Ribery?

Robben sudah memutuskan untuk tidak akan bertahan di Bayern pada musim depan. Winger asal Belanda dengan Bayern sudah sepakat untuk tidak memperpanjang kontrak. Robben belum pensiun, tapi dia tidak akan melanjutkan karirnya di Bayern lagi.

Kasus berbeda dialami oleh Ribery. Pemain asal Prancis tersebut berada di ambang pintu keluar juga. Kontraknya dengan Bayern akan habis pada akhir musim 2018/19. Dan, Ribery sejauh ini masih belum juga menyepakati kontrak baru dengan Bayern. Peluang Ribery untuk pindah sangat terbuka.

Pemain bintang memang hilir mudik dalam sedekade ini di Bayern. Namun, ada dua sosok yang posisinya tidak tersentuh. Dua pemain itu adalah Robben dan Ribery. Robben adalah roh serangan Bayern di sisi kiri. Sementara, Ribery adalah tumpuan di sisi kanan serangan Bayern.

Sejak bergabung pada tahun 2007 dari Marseille, Ribery selalu menjadi pilihan utama Bayern. Hanya cedera yang akan membuat pemain Boulogne-sur-Mer itu kehilangan posisinya di skuat inti Bayern. Usia Ribery saat ini sudah 35 tahun, tapi dia tetap menjadi andalan bagi Bayern.

Hingga pekan ke-22 Bundesliga musim 2018/19, Ribery sudah memainkan 16 laga untuk Bayern. Ribery mampu mencetak empat gol di Bundesliga. The Scarface juga sudah mencetak satu gol untuk Bayern di babak penyisihan grup Liga Champions. Artinya, peraih delapan gelar juara Bundesliga masih pemain yang vital di klubnya.

Seperti Ribery, Robben juga pemain yang penting. The Man Of Glass sudah memberi tujuh gelar Bundesliga untuk Bayern. Namun, tidak seperti Ribery, menit bermain yang didapatkan oleh Robben pada musim 2018/19 ini berkurang cukup drastis. Ribery baru memainkan sembilan laga dengan kontribusi tiga gol hingga pekan ke-22 Bundesliga.

Simak analisa Lothar Matthaus terkait masa depan Bayern tanpa Robben dan Ribery di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Opsi Pertama Bagi Bayern

Bolanet berjumpa Lothar Matthaus dalam rangkaian agenda Bundesliga Media Visit 2019. Matthaus adalah sosok yang penting di Bayern. Dia adalah legenda hidup bagi Die Rotten. Dan, Matthaus pun angkat bicara soal masa depan mantan klubnya tersebut.

Matthaus mengakui jika Robben dan Ribery adalah pemain yang penting. Tidak ada yang bisa menampik hal tersebut. "Mereka sudah memberikan bukti apa yang bisa mereka lakukan. Sudah ada banyak gelar yang dia berikan untuk Bayern dan itu adalah bukti nyata," ucap Matthaus.

Namun, Matthaus meyakini bahwa Bayern tidak akan mengalami kiamat jika Robben dan Ribery sudah tidak lagi berada di klub. Sebab, Bayern tetaplah klub yang besar dan punya fondasi yang kuat. "Saya yakin Bayern bisa tetap tangguh tanpa kedua pemain tersebut musim depan," imbuh Matthaus.

Peraih gelar juara Piala Dunia 1990 itu melihat Bayern sudah siap jika harus ditinggal oleh Robben dan Ribery. Matthaus menandaskan keyakinan itu dari duel leg pertama Bayern Munchen lawan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions 2018/19 di Anfield beberapa waktu yang lalu.

"Lihat saja di pertandingan itu. Bayern bermain dengan bagus dan tidak ada Robben serta Ribery di sana. Tapi, mereka masih berbahaya. Ada Serge Gnarby di kanan dan Kingsley Coman di sisi kiri. Mereka bisa bermain dengan bagus sekali untuk Bayern," papar Matthaus.

Bayern membeli Gnarby pada tahun 2017 dari Werder Bremen dengan harga 10 juta euro. Pemain yang membawa Jerman juara di Euro U-21 2017 itu kemudian harus lebih dulu 'sekolah' di Werder Bremen. Gnarby baru bergabung dengan Bayern pada musim 2018/19 dan hasilnya sejauh ini cukup memuaskan.

Gnarby menjadi pilihan utama di sisi kanan serangan Bayern. Dia mengisi peran yang biasanya diisi oleh Robben. Hingga pekan ke-22 Bundesliga 2018/18, Gnarby mampu mencetak lima gol dan dua assist. Jumlahnya memang belum seberapa jika dibanding Robben dan Ribery, tapi Matthaus menilai ini baru awal dari era baru Bayern bersama Gnarby.

Sama seperti Gnarby, Matthaus menilai Coman bisa meneruskan jejak Ribery di sisi kanan serangan Bayern. Coman dibeli oleh Bayern pada tahun 2017, setelah lebih dulu dipinjam. Coman secara kualitas teknik tidak diragukan lagi. Tapi, pemain asal Prancis punya masalah yang cukup krusial yakni cedera.

"Selain itu, Bayern juga punya tim yang bagus dengan pelatih Niko Kovac. Dia pelatih yang bagus dan dia akan membawa Bayern menjadi lebih baik lagi," tandas Matthaus.

2 dari 3 halaman

Solusi Kedua

Lothar Matthaus menambahkan bahwa Coman dan Gnarby bukan satu-satunya solusi bagi Bayern ketika ditinggalkan oleh Robben dan Ribery. Dengan finansial yang bagus, maka Bayern bisa membeli pemain baru di bursa transfer untuk mendapat pengganti yang sepadan bagi Ribery dan Robben.

Matthaus memberikan rekomendasi khusus bagi Bayern jika ingin membeli pemain baru. Pemain itu masih berusia muda dan kini sedang menjadi incaran banyak klub. Pemain ini dinilai akan cocok dengan Bayern karena sudah membuktikan kualitasnya di Bundesliga. Pemain itu adalah Jadon Sancho.

"Bayern punya uang dan mereka bisa membeli pemain baru untuk menggantikan Robben dan Ribery. Jika saya yang berada di sana [Bayern], maka saya akan membeli Jadon Sancho. Dia adalah pemain yang menarik dan punya kemampuan bagus. Saya ingin Bayern membelinya pada musim depan," papar Matthaus.

Sancho menjadi pemain pemain yang paling di sorot di Bundesliga pada awal musim 2018/19 ini. Baru berusia 18 tahun, dia sudah mampu bermain secara konsisten di skuat utama Borussia Dortmund. Sancho juga memberi kontribusi yang masif bagi Dortmund. Usia muda dan permainan ciamik membuat Sancho jadi pilihan Matthaus.

Sancho, hingga pekan ke-22 Bundesliga, telah mencetak tujuh gol dan sembilan assist di Bundesliga. Pemain asal Inggris artinya sudah terlibat dalam terciptanya 16 gol Bayern di ajang Bundesliga. Hanya kalah dari Marco Reus dengan kontribusi 19 gol [13 gol dan tiga assist].

Lalu, bagaimana dengan masa depan James Rodriguez. "Saya pikir hanya ada dua opsi baginya. Pertama, dia bisa bertahan di Bayern karena dia pemain yang bagus. Kedua, dia bisa saja pindah ke klub lain dan Bayern harus membeli pemain baru dengan kualitas yang sepadan dengannya," papar Matthaus.

3 dari 3 halaman

Berita Video

Berikut video selebrasi terburuk Bundesliga Jerman dari channel youtube Bundesliga. Selebrasi Robben di pertandingan Bayern Munchen vs Eintracht Braunschweig pada musim 2013/2014 masuk dalam nominasi tersebut.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR