
Bola.net - Hoffenheim dan Bayern Munchen memainkan salah satu pertandingan paling aneh dalam sejarah Bundesliga. Pemain kedua tim hanya saling mengumpan bola selama 13 menit akhir pertandingan, tanpa niat menyerang satu sama lain.
Kala itu, Bayern sudah unggul 6-0 ketika spanduk ofensif terhadap presiden Hoffenheim, Dietmar Hopp, dikibarkan oleh fans mereka yang menyambangi Rhein-Neckar Arena.
Pertandingan pun terpaksa dihentikan selama 20 menit, seiring pemain dan staf Bayern meminta fans untuk menurunkan spanduk tersebut. Karena tidak ada perubahan, wasit pun meminta pemain kedua tim turun ke ruang ganti.
Sempat tertunda, laga akhirnya kembali dilanjutkan di menit ke-77. Fans diwanti-wanti bahwa pertandingan akan dibatalkan jika spanduk yang sama kembali dikibarkan.
Uniknya, pemain kedua tim sepertinya sudah menjalin kesepakatan selama masih di ruang ganti. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Hanya Saling Umpan
Aksi protes fans Bayern Munchen pada laga tandang ke Hoffenheim. (c) AP Photo
Pemain Bayern dan Hoffenheim kembali memasuki lapangan setelah 20 menit, dengan spanduk yang sudah diturunkan. Uniknya, setiap pemain yang di lapangan hanya mengalirkan bola dari kaki ke kaki, saling mengumpan.
Kiper kedua tim bahkan tidak menjaga gawang, mereka ikut bermain di tengah lapangan. Saling umpan ini dimulai dari menit ke-77 sampai wasit meniup peluit panjang.
Lalu, setelah wasit menutup pertandingan, Dietmar Hopp justru mendapatkan aplaus berdiri dari para pemain. Hopp memasuki lapangan dengan ditemani bos Bayern, Karl-Heinz Rummenigge.
Mengapa Diprotes?
Serangan fans Bayern terhadap Hopp ternyata didorong oleh alasan kuat. Hopp merupakan salah satu sosok penting dalam sepak bola Jerman.
Dialah yang membiayai Hoffenheim sampai sekuat sekarang, mulai dari divisi kelima sampai naik ke Bundesliga. Kasus ini dinilai mirip dengan Chelsea atau Manchester City.
Bundesliga tidak seperti Premier League. Ada aturan 50+1 tentang kepemilikan klub, yang mengatakan bahwa mayoritas saham klub harus dimiliki oleh gabungan fans.
Hopp adalah pengecualian pertama. Dia adalah pemilik pribadi pertama tim di Bundesliga.
25 Tahun untuk Hoffenheim
Bos Hoffenheim, Dietmar Hopp (tengah) bersama petinggi Bayern Munchen, Oliver Kahn (kanan). (c) AP Photo
Betapa tidak, Hopp telah membiayai Hoffenheim selama lebih dari 25 tahun. Dia menghabiskan sekitar 350 juta euro untuk membangun klub, menuntun mereka dari divisi terbawah sampai ke Bundesliga.
Hopp juga tidak melanggar peraturan apa pun. Dia memanfaatkan peraturan terbaru Bundesliga yang membiarkan investor pribadi dengan lebih dari 20 tahun dukungan finansial terhadap klub tanpa terputus untuk memiliki saham mayoritas (50+1).
Memang seharusnya saham mayoritas tidak boleh dimiliki oleh satu pihak, tapi investasi Hopp terhadap Hoffenheim patut mendapatkan pengecualian -- yang ternyata tidak bisa diterima fans klub-klub lainnya.
Sumber: Bundesliga, BBC
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Januari 2026 18:15 -
Bundesliga 23 Desember 2025 09:28Harry Kane Menggila di Bayern Munchen, Rekor Legenda Klub Hancur Lebur!
-
Liga Spanyol 22 Desember 2025 20:10Lennart Karl, Wonderkid Bayern yang Membuat Real Madrid Sesali Keputusan Lama
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 8 Januari 2026 08:55 -
Asia 8 Januari 2026 08:53 -
Liga Inggris 8 Januari 2026 08:46 -
Liga Inggris 8 Januari 2026 08:27 -
Liga Inggris 8 Januari 2026 08:23 -
Liga Spanyol 8 Januari 2026 08:09
BERITA LAINNYA
-
bundesliga 7 Januari 2026 07:31 -
bundesliga 23 Desember 2025 09:28 -
bundesliga 20 Desember 2025 23:30 -
bundesliga 18 Desember 2025 15:50 -
bundesliga 18 Desember 2025 13:47 -
bundesliga 17 Desember 2025 12:44
HIGHLIGHT
- 3 Pemain yang Bisa Cabut dari Arsenal pada Bursa T...
- 6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jend...
- 6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
- 4 Pelatih yang Bisa Diboyong Chelsea jika Enzo Mar...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466142/original/015299000_1767833872-Barcelona_s_Fermin_Lopez.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466130/original/062049500_1767827522-Parma_s_Sascha_Britschgi__left__and_Inter_Milan_s_Henrikh_Mkhitaryan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466125/original/094705900_1767825686-Manchester_City_s_Tijjani_Reijnders__left__and_Manchester_City_s_Erling_Haaland.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466096/original/074851400_1767807580-Mobil_listrik_di_Medan_terbakar.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466087/original/010693300_1767805677-Basarnas_pasang_Starlink_di_lokasi_banjir_Kepulauan_Sitaro.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5459559/original/074639600_1767164765-Unima.jpeg)
