Kisah Dedryck Boyata, Dipilih untuk Memimpin Hertha Berlin Keluar dari Jurang Kegelapan

Serafin Unus Pasi | 2 Desember 2020 09:53
Dedryck Boyata (c) Hertha BSC

Bola.net - Tahun 2019 merupakan lembaran yang baru bagi sosok Dedryck Boyata. Pemain Timnas Belgia itu memutuskan untuk meninggalkan klubnya Glasgow Celtic untuk merantau ke Jerman untuk bergabung ke Hertha Berlin.

Setibanya di ibukota Jerman, ia langsung menjadi pemain andalan di jantung pertahanan Die Alte Dame. Ia tampil sebanyak 28 kali di Bundesliga musim lalu kendati Hertha sempat mengalami empat pergantian pelatih.

Memasuki musim keduanya, Boyata mendapatkan sebuah kehormatan besar. Ia dipercaya untuk mengenakan ban kapten Hertha Berlin, di mana pencapaian ini tergolong luar biasa. Karena Boyata baru satu musim bermain di Bundesliga.

Boyata mengaku sangat terhormat diberi kesempatan mengenakan ban kapten Hertha musim ini. "Rasanya luar biasa, saya sangat bangga menjadi kapten dari tim ini," ujar Boyata kepada Bola.net dalam Media Roundtable yang diselenggarakan Bundesliga.

Baca komentar lengkap eks pemain Manchester City itu di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Kapten Pilihan Pemain

Boyata mengatakan bahwa ada satu hal yang membuat ban kaptennya terasa spesial. Karena ia menyebut ban kapten itu ia dapatkan dari pilihan pemain, bukan pilihan pelatih seperti yang biasa dilakukan klub-klub lainnya.

"Mengenakan ban kapten ini membuat saya sangat bangga, karena ban kapten ini merupakan pilihan dari para pemain, jadi bukan saya diberi oleh pelatih, tetapi saya dipilih oleh para pemain. Jadi ini tanda bahwa mereka mempercayai saya, jadi ini momen yang bagus bagi saya."

Ketika ditanya bagaimana ia bisa meraih kepercayaan rekan-rekan setimnya hanya dalam waktu satu musim saja, begini jawaban sang bek veteran.

"Semenjak saya tiba di sini, saya selalu menjadi orang yang sama. Saya selalu mencoba membantu semua orang di sini, saya selalu mencoba untuk memberikan nasehat sebanyak mungkin."

"Saya rasa yang terpenting adalah bermain sebaik mungkin untuk mendapatkan rasa hormat dari rekan-rekan saya.

2 dari 3 halaman

Bakal Lebih Baik

Lebih lanjut, Boyata mengakui salah satu tantangan terbesar baginya musim ini adalah bagaimana performa Hertha Berlin yang tidak sesuai ekspektasi.

Sebagai informasi hingga pekan kesembilan musim ini, Hertha Berlin hanya mencatatkan 2 kemenangan dari 9 pertandingan. Ini membuat mereka menempati peringkat 13, hanya terpaut tiga poin dari zona degradasi.

Namun Boyata cukup optimistis bahwa timnya bisa membalikkan keadaan di sisa musim ini.

"Musim ini tidak berjalan sesuai dengan harapan kami, dan kami berada dalam momen yang sulit. Namun saya rasa ini momen bagus bagi saya untuk menjaga keutuhan tim untuk mendapatkan hasil yang lebih baik karena kami bisa mendapatkan sesuatu yang lebih baik di situasi seperti ini."

"Saya 100% percaya bahwa kami bisa mendapatkan poin yang lebih bagus sehingga posisi kami di Liga jadi lebih baik daripada di posisi yang kami tempati saat ini. Saya akan memberikan yang terbaik untuk tim ini." ia menandaskan.

3 dari 3 halaman

Duel Krusial

Pada akhir pekan ini, Hertha Berlin akan melakoni sebuah partai krusial di akhir pekan nanti.

Mereka akan berhadapan dengan Union Berlin pada partai akbar bertajuk Derby Berlin, hari Sabtu (5/12) dini hari nanti.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR