
Bola.net - Luka Jovic resmi menjadi pemain baru Frankfurt pada bursa transfer Januari 2021. Luka Jovic kembali ke klub yang pernah dibelaya selama dua musim.
Yap, Frankfurt bukan klub yang asing bagi Jovic. Dia pernah bermain untuk Frankfurt pada 2017 hingga 2019. Jovic pun mencapai level yang sangat tinggi bersama Frankfurt.
Trio Ante Rebic, Luka Jovic, dan Sebastian Haller pernah membawa Frankfurt ke semifinal Liga Europa 2018/2019. Namun, satu per satu dari tiga pemain itu pergi dari Frankfurt.
Kini, Jovic telah memilih kembali ke Frankfurt. Dua rekannya bermain di klub lain. Penyerang 23 tahun bakal mendapat rekan baru di lini depan yakni Andre Silva.
Luka Jovic Pulang
Pelatih Frankfurt, Adi Hutter, sangat antusias dengan kembalinya Luka Jovic. Mereka sudah pernah bekerja sama di masa lalu, saat Jovic masih bermain di Frankfurt.
"Luka Jovic sudah pulang. Dia bisa memakai beberapa bulan ke depan untuk menemukan kekuatan lamanya di lingkungan yang akrab dengannya," kata Hutter dikutip dari situs resmi Bundesliga.
Madrid memang tidak melepas Jovic secara permanen. Pemain asal Serbia itu hanya dilepas dengan status pinjaman. Madrid ingin Jovic mendapat menit bermain di Frankfurt.
"Real Madrid tahu dia berada di tangan yang tepat bersama kami dan dia bisa berkembang di sini. Bagi kami, Jovic adalah opsi yang bagus di depan," kata Direktur Frankfurt, Fredi Bobic.
#JovicIsBack 🔥 pic.twitter.com/4x1XY335KW
— Eintracht Frankfurt (@Eintracht) January 14, 2021
Duet dengan Andre Silva?
Pasca melepas Jovic pada musim 2019/2020 lalu, Frankfurt mendatangkan Andre Silva dari AC Milan. Musim lalu, dia mampu mencetak 12 gol di Bundesliga. Saat ini, sudah 11 gol dicetak pemain asal Portugal itu dari 14 laga Bundesliga.
Apakah Luka Jovic bisa bermain bersama dengan Andre Silva?
💥 11 Saisontore
— Eintracht Frankfurt (@Eintracht) January 10, 2021
❄ Eiskalt vom Punkt@andrevsilva19 ist gut unterwegs, oder? 😗#SGE pic.twitter.com/ry0Zw952zA
Adi Hutter memakai formasi 3-4-2-1 pada musim 2020/2021 ini. Andre Silva menjadi andalan di lini depan. Di belakangnya, ada duo Daichi Kamada dan Amine Younes. Formula ini sangat sering dipakai Hutter.
Jika Hutter bertahan dengan formasi 3-4-2-1, maka Jovic akan bersaing dengan Silva untuk menjadi penyerang tengah. Namun, ada kemungkinan Hutter memainkan Silva dan Jovic bersamaan.
Pada musim 2018/2019 lalu, Hutter memakai formasi 3-1-4-2 untuk bisa mewadahi duet Luka Jovic dan Ante Rebic. Formasi ini bekerja cukup baik karena koneksi Jovic dan Rebic -keduanya dari Serbia- sangat bagus di lini depan.
Well, apakah duet Luka Jovic dan Andre Silva akan terwujud di lini depan Frankfurt?
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 5 Juni 2026 22:26Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
bundesliga 23 Mei 2026 07:19Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
-
bundesliga 21 Mei 2026 10:45Mengebut dan Kecelakaan, SIM Jamal Musiala Dicabut!
-
bundesliga 15 Mei 2026 13:51Prediksi Borussia Monchengladbach vs Hoffenheim 16 Mei 2026
-
bundesliga 15 Mei 2026 13:37Prediksi Bayern Munchen vs Koln 16 Mei 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
