Mereka yang Menjadikan Monchengladbach Penantang Gelar yang Serius Musim Ini

Serafin Unus Pasi | 6 Januari 2020 23:55
Borussia Monchengladbach (c) Bundesliga

Bola.net - Ketika gelaran Bundesliga musim ini dimulai di Bulan Agustus tahun lalu, tidak banyak yang menyangka bahwa Borussia Monchengladbach bakal menjadi pesaing gelar juara yang serius.

Tim berjuluk Die Fohlen ini memang dikenal sebagai salah satu tim kuda hitam di Jerman dalam beberapa tahun terakhir. Namun mereka tidak pernah cukup konsisten untuk menjadi penantang gelar yang serius.

Namun musim ini ada yang berbeda pada diri Monchengladbach. Di bawah besutan Marco Rose, Die Fohlen cukup konsisten berada di tiga besar Bundesliga musim ini.

Mereka bahkan sempat beberapa pekan memuncaki klasemen sementara Bundesliga berkat performa mereka yang stabil dan impresif.

Lantas apa yang membedakan Monchengladbach musim ini dengan musim lalu? Siapa saja pemain-pemain yang bertanggung jawab atas kebangkitan ini? Simak ulasannya di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Yann Sommer

Dengan mengantongi 2.250 menit waktu penampilan dari 25 kali merumput di seluruh kompetisi pada musim ini membuat nama Yann Sommer pantas untuk disebut sebagai salah satu figur penting bagi kesuksesan Gladbach.

Menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak bagi Die Borussen merupakan satu parameter bahwa pemain internasional Swiss kelahiran 31 tahun lalu itu ialah sosok yang paling dipercaya Rose untuk melengkapi kehadiran pemain ke-11 di atas lapangan.

2 dari 4 halaman

Denis Zakaria

Menterengnya Gladbach di papan atas klasemen musim 2019/20 ini tidak lepas dari andil pemain yang telah menempuh jarak lebih dari 99km -terbanyak di antara semua pemain yang berkompetisi di Bundesliga- tidak lain dan tidak bukan ialah Denis Zakaria.

Gelandang tengah industrial ini juga punya statistik membanggakan dengan tingkat kesuksesan umpan tertinggi kedua di timnya dengan ratio 88 persen dan kemenangan duel udara sebanyak 97 kali.

3 dari 4 halaman

Stefan Lainer

Gladbach dapat mengalahkan tim mana pun asalkan mereka sepenuhnya menerapkan filosofi sepak bola Marco Rose, kata Stefan Lainer, yang mengikuti jejak pelatih berusia 42 tahun itu ke Borussia-Park dari Red Bull Salzburg.

Tidak disangkal lagi bahwa mereka mengidolakan satu sama lain. Rose membutuhkan stamina dan konsentrasi Lainer untuk menjalankan taktik pressing tinggi-nya, dan Lainer membutuhkan Rose untuk terus memenangkan satu pertandingan ke pertandingan lain.

Dengan 1.993 menit waktu bermain di bawah pimpinan Rose, pemain timnas Austria kelahiran 27 tahun lalu tersebut telah menunjukkan dirinya adalah salah satu aset penting bagi Gladbach dan adalah bagian dari resep keberhasilan mereka di musim ini.

4 dari 4 halaman

Marcus Thuram

Sebagai pencetak gol dan assist terbanyak untuk Die Fohlen, sudah tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa Thuram adalah pemain kunci di balik kebangkitan Gladbach di kampanye Bundesliga musim ini.

Dengan 10 gol dan 6 assist dari 25 pertandingannya di seluruh kompetisi adalah bukti otentik keefektifan pemain internasional Prancis kelahiran 22 tahun lalu, yang tak lain dan tak bukan juga adalah putra dari pemenang Piala Dunia FIFA tahun 1998, Lilian Thuram.

(Bundesliga)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR