Tim Schalke Pemenang DFB-Pokal: Di mana Mereka Sekarang?

Afdholud Dzikry | 2 September 2019 11:11
Manuel Neuer saat masih bermain di Schalke. (c) DFL

Bola.net - Musim 2010/11 adalah waktu yang bersejarah bagi tim yang bermarkas di Veltins-Arena, Gelsenkirchen ini. Selain memenangkan DFB-Pokal mereka yang kelima, FC Schalke 04 juga mencapai semi-final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub di musim yang sama. Siapa sajakah yang turut andil dalam torehan sejarah tersebut? Masih dalam komposisi yang samakah seperti sekarang? Atau di manakah mereka saat ini yang pada waktu itu masih berseragam biru-putih?

Napak Tilas

Schalke menunjukkan kinerja profesional dan klinis di lapangan pada hari itu saat mengalahkan MSV Duisburg 5-0 untuk memenangkan DFB-Pokal tahun 2011. Pencetak gol bagi Schalke saat itu adalah Julian Draxler, Klaas-Jan Huntelaar (2 gol), Benedikt Höwedes, dan Jose Manuel Jurado. Namun, gelar pemain terbaik pada pertandingan tersebut disandang oleh gelandang serang asal Peru, Jefferson Farfan. Dia menciptakan tiga assist hebat dan benar-benar membuat kewalahan lini belakang Duisburg di sepanjang pertandingan.

Kapten Schalke, Manuel Neuer, mendapat kehormatan sebagai pengangkat trofi untuk klub. Itu adalah kemenangan DFB-Pokal pertama mereka sejak 2002. Suara siulan sumbang tanda cemoohan dari para fans memang sempat terdengar ketika ia dikalungkan medali tanda pemenang. Ada spekulasi selama berminggu-minggu pada waktu itu bahwa ia akan meninggalkan klub untuk berlabuh ke Bayern Munchen, dan memang benar adanya.

1 dari 4 halaman

Der Kapitan

Pada musim 2010/11, Neuer diangkat sebagai kapten dan ditunjuk sebagai pemimpin tim di lapangan untuk penampilan semifinal Liga Champions pertamanya. Dia juga memenangkan DFB-Pokal di musim terakhirnya bersama klub, saat Schalke mengalahkan MSV Duisburg 5-0. Pada April 2011, ia mengumumkan bahwa ia tidak akan memperpanjang kontraknya dengan Schalke, yang akan selesai masanya di akhir musim 2011/12. Neuer menyelesaikan musim dengan 53 penampilan sebelum pindah ke Bayern pada musim berikutnya.

2 dari 4 halaman

Sang Legenda

Raul Gonzalez Blanco. Sebelum pindah ke Al Sadd, El Ferrari sempat menikmati masa-masa yang indah bersama The Royal Blues. Raúl tidak pernah memenangkan piala domestik bersama Real Madrid, tetapi di musim perdananya bersama Schalke, ia akhirnya memenangkan piala domestik untuk yang pertama kali dalam sejarah karier profesionalnya, dan itu ia raih dengan sebuah klub baru, jauh dari kampung halaman.

3 dari 4 halaman

"Drax"

Julian Draxler adalah hasil tambang terbaik dari Die Knappenschmiede. Wonderkid kebanggaan untuk klub yang Mei lalu berumur 115 tahun itu dan sempat jadi maskot bagi mereka, sebelum akhirnya Draxler menandatangani kontrak dengan VfL Wolfsburg pada akhir Agustus 2015. Dia menghabiskan lembar ceritanya dengan Schalke lewat satu gol di Bundesliga dan dua gol di ajang DFB-Pokal. Kini Draxler berkiprah di tanah Prancis bersama Paris Saint-Germain sejak tahun 2017.

4 dari 4 halaman

The Towering Benni

Benedikt Höwedes. Tinggi seperti menara, fleksibel, andal, dan ulet, Höwedes dianggap sebagai bek serba bisa karena ia dapat ditempatkan di posisi defensif mana pun. Fitur fantastis tersebut yang membuat Benni jadi tumpuan Die Königsblauen selama 11 tahun, terhitung dari karir juniornya bersama Schalke 04 II selama dua tahun dan bersama tim senior selama sembilan tahun.

Ia tampil sebanyak 240 pertandingan di semua kompetisi untuk Schalke dengan torehan gol sejumlah dua belas, sebelum dipinjamkan ke Juventus untuk selanjutnya berlabuh ke Lokomotiv Moscow di tahun 2018.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

Most Viewed

{HITS_MAIN}