
Bola.net - Duel seru kembali tersaji dalam rangkaian leg pertama babak semifinal Liga Champions yang digelar hari Kamis (29/04/2021) tadi. PSG yang bertindak sebagai tuan rumah harus mengakui keunggulan Manchester City dengan skor tipis 1-2.
Pada mulanya, PSG sempat berada di atas angin. Gol yang dicetak Marquinhos pada menit ke-15 membuat klub raksasa Prancis tersebut unggu lebih dulu dari the Citizens.
Keunggulan tersebut sempat bertahan lama, sampai Dewi Fortuna memutuskan untuk pindah haluan. Di babak kedua, Manchester City sukses membalikkan kedudukan lewat aksi Kevin De Bruyne dan Riyad Mahrez.
Ada lima pelajaran penting yang Bolaneters bisa petik dari pertandingan kali ini. Informasi selengkanya bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Magis Mahrez
Jika ada satu pemain yang pantas mendapatkan pujian dalam laga ini, maka jawabannya adalah Riyad Mahrez. Pria berumur 30 tahun tersebut secara konsisten menjadi ancaman di lini pertahanan Les Parisiens.
Menurut data yang dihimpun Whoscored, Mahrez melakukan tiga kali tembakan, menyelesaikan 48 dari 50 operan serta membuat satu key pass. Selain itu, ia juga tiga kali berhasil melewati pemain lawan dengan aksi dribblingnya.
Yang paling krusial jelas golnya yang tercipta pada menit ke-71. Lewat skema tendangan bebas, ia menemukan celah di pagar betis dan berhasil mengantarkan bola ke jala gawang lawan.
Kesalahan Fatal Keylor Navas
Navas mampu memproduksi beberapa penyelamatan yang apik pada pertandingan kali ini. Jika bukan karena dirinya, PSG mungkin sudah kebobolan cukup banyak gol sebelum De Bruyne beraksi di menit ke-64.
Nah, di situlah mantan kiper Real Madrid itu melakukan kesalahan fatal. De Bruyne sejatinya hanya berniat memberi umpan kepada rekan setimnya di kotak penalti PSG. Namun Navas salah melakukan antisipasi.
Bola terus bergulir menuju ke gawang tanpa ada yang mampu menghalaunya. Manchester City mendapatkan gol penyama kedudukan, sementara Navas terlihat bodoh karena tak bisa menghentikan sepakan De Bruyne.
Mbappe dan Neymar Dinetralisir
Selama ini, PSG dikenal dengan barisan penyerang yang berkualitas tinggi. Kecepatan Kylian Mbappe dan Neymar seringkali membuat lini pertahanan lawan jadi kocar-kacir karena harus menghentikan mereka.
Akan tetapi, Mbappe dan Neymar tak menunjukkan kontribusi yang signifikan pada pertandingan kali ini. Aksi mereka bisa dinetralisir dengan baik oleh John Stones dan Ruben Dias di jantung pertahanan Manchester City.
Di saat seperti itu, Marco Verratti gagal memberikan bantuan yang layak untuk keduanya. Hanya Di Maria yang mampu menunjukkan penampilan apik di lini depan PSG pada laga tersebut.
Beda Pengalaman
Manchester City nampaknya sudah belajar dari kesalahannya di musim-musim sebelumnya. Mereka tetap tenang meskipun sedang tertinggal satu gol, dan bersabar ketika pertahanan PSG begitu sulit untuk ditembus.
Ketenangan seperti itu tidak terlihat di babak perempat final musim lalu, ketika mereka menghadapi Olympique Lyon. Saat Maxwel Cornet mencetak gol pada menit ke-24, City hanya bisa termenung melihat gawangnya kebobolan dua gol lagi dan hanya bisa membalas di menit-menit akhir.
Sementara itu, PSG justru menunjukkan pengalaman mereka yang minim. Pasukan Mauricio Pochettino tersebut terlihat panik saat kedudukan telah berbalik, dan kehilangan satu pemainnya yakni Idrissa Guaye yang mendapatkan kartu merah di menit ke-77.
Manchester City Menuju Final?
Kemenangan ini jelas membuat satu kaki Manchester City berada di babak final. Tidak hanya menang, mereka juga membawa pulang dua gol tandang yang sangat berharga untuk modal di leg kedua nanti.
Dalam situasi seperti ini, The Citizens hanya perlu mengincar hasil imbang di leg kedua yang digelar di markasnya, Etihad Stadium. Kalaupun kalah, hasil 0-1 masih bisa membuat mereka lolos ke babak final.
Inilah buah dari kesabaran. Sejak dipegang Josep Guardiola, Manchester City selalu tersandung di babak perempat final. Kendati demikian, manajemen klub tetap bersabar. Dan kini mereka tinggal menikmati hasilnya.
Baca Juga:
- Pengakuan Riyad Mahrez Soal Golnya Lawan PSG: Itu Sebenarnya Free Kick yang Salah Sasaran
- Pemenang dan Pecundang PSG vs Man City: Ruben Dias Kantongi Neymar dan Mbappe
- Jika Mau Lolos ke Final, Manchester City Tak Boleh Tampil Malu-Malu Lagi di Leg Kedua
- Semifinal Belum Usai, Skuad Manchester City Pantang Senang Dulu
- Tak Berkutik Hadapi Bek Manchester City, Neymar dan Kylian Mbappe Banjir Ejekan dari Netizen
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026 06:20Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 18:05Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026 06:27Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
-
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026 06:20Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
BERITA LAINNYA
-
champions 30 Oktober 2026 06:55Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
-
champions 27 Oktober 2026 15:49Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 15:34Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
-
champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 12:59Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
