
Bola.net - Barcelona tidak hanya kehilangan poin saat menghadapi Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions. Tim asal Catalan ini juga harus menerima kabar kurang menyenangkan terkait kondisi pemain kuncinya. Pedri ditarik keluar saat pertandingan baru berjalan setengah waktu.
Keputusan ini diambil Hansi Flick tepat saat jeda babak pertama. Gavi masuk menggantikan peran playmaker untuk menjaga keseimbangan lini tengah. Pergantian tersebut sempat membuat banyak pendukung bertanya-tanya, karena tidak ada tanda jelas sebelumnya.
Kondisi fisik Pedri memang sudah lama jadi perhatian tim medis. Ia beberapa kali absen karena masalah otot yang berulang dalam beberapa musim terakhir. Situasi ini jelas tidak ideal, apalagi Barcelona sedang menghadapi jadwal yang cukup padat.
Meski begitu, permainan tim di lapangan masih cukup stabil. Flick kemudian memberi penjelasan soal pergantian yang terlihat mendadak itu. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan, bukan karena cedera serius.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kondisi Terkini Cedera Pedri

Sempat muncul kekhawatiran bahwa Pedri mengalami cedera berat. Namun, Flick langsung memberi klarifikasi agar situasi tidak semakin panas. Ia menyebut kondisi sang gelandang tidak terlalu parah.
Menurut Flick, risiko sekecil apa pun sebaiknya dihindari. Barcelona masih membutuhkan Pedri untuk pertandingan-pertandingan penting ke depan, baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Karena itu, keputusan menariknya lebih awal dianggap sebagai langkah aman.
"Dia memiliki beberapa masalah. Tidak ada yang serius tetapi sekarang kami membutuhkannya dan itulah sebabnya kami membuat keputusan untuk mengeluarkannya dari lapangan dan memasukkan Gavi," jelas Flick.
Ia juga memberi apresiasi pada pemain pengganti. Menurutnya, Gavi tampil sangat baik, begitu juga dengan Dani Olmo yang ikut memberi kontribusi positif.
Performa Lamine Yamal

Selain soal cedera, Flick juga menyoroti performa Lamine Yamal. Pemain muda itu tampil menonjol sepanjang laga melawan Atletico Madrid. Ia beberapa kali berhasil melewati pemain lawan dalam situasi satu lawan satu.
Kemampuan seperti ini jelas jadi nilai lebih. Namun di sisi lain, pemain seperti Yamal juga lebih sering mendapat tekanan keras dari lawan. Flick menilai wasit perlu lebih tegas untuk melindungi pemain dengan karakter seperti ini.
"Lamine kecewa seperti yang lainnya, tapi dia memainkan pertandingan yang fantastis. Dia melakukan situasi satu lawan satu, mengalahkan tiga, empat, atau lima pemain... Itu luar biasa," ujar Flick.
Ia juga menambahkan bahwa Yamal masih butuh dukungan, bukan tekanan berlebihan. Menurutnya, pemain ini punya potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
Pesan untuk Wasit
Flick secara terbuka meminta wasit memberi perhatian lebih pada pemain bertalenta. Ia membandingkan situasi Yamal dengan pemain lain seperti Vinicius Junior dan Kylian Mbappe.
Menurutnya, pemain-pemain seperti mereka adalah alasan utama penonton datang ke stadion. Karena itu, perlindungan terhadap mereka harus jadi prioritas.
Flick juga menyoroti adanya kecenderungan permainan yang terlalu agresif dari beberapa tim. Jika dibiarkan, hal ini bisa berdampak buruk, terutama bagi pemain muda.
"Kita harus mendukung dan melindunginya, begitu juga para wasit. Tidak hanya dia, tapi juga tipe pemain seperti itu. Mbappe, Vinicius, Lamine, Pedri... Orang-orang datang untuk melihat para pemain tersebut," tegasnya.
Ia menutup dengan harapan agar wasit bisa lebih sigap dalam mengambil keputusan, terutama saat pertandingan mulai berjalan keras.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 26 Mei 2026 16:52Benarkah Chicago Fire PDKT ke Robert Lewandowski?
-
Liga Champions 26 Mei 2026 15:02Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 26 Mei 2026 18:18Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
BERITA LAINNYA
-
champions 26 Mei 2026 15:02Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
-
champions 26 Mei 2026 14:41Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
-
champions 26 Mei 2026 11:58Jadwal Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 26 Mei 2026 18:00Wamendagri Ribka Minta Dana Otsus Papua Dikelola dengan Prinsip 5T
-
Liputan6 26 Mei 2026 17:00
Prabowo Akan Salat Idul Adha di Paris
MOST VIEWED
Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal, Duel Juara Liga Prancis vs Liga Inggris
Siapa Wakil La Liga di Liga Champions, Liga Europa dan UECL Musim 2026/2027?
Final Liga Champions: Pertarungan PSG vs Arsenal Bisa Ditentukan dari 3 Area Ini
Quadruple! Barcelona Juara Liga Champions Wanita 2026, Hajar Lyon 4-0 di Final
HIGHLIGHT
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Manajer MU dengan Persentase Kemenangan Tertinggi:...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7019213/original/061759000_1779792817-IMG-20260526-WA0008.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7019498/original/018788200_1779793235-WhatsApp_Image_2026-05-26_at_17.50.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7018947/original/048971900_1779792398-1000082375.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7018825/original/064989700_1779792280-20260526_135619.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/44632/original/tni-ilustrasi--130604c.jpg)
