
Bola.net - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengakui bahwa ia sempat menerima kritikan pedas lantaran menempatkan Sergio Ramos sebagai gelandang di laga kontra Barcelona.
Ancelotti berhasil membawa Madrid melaju ke semifinal Liga Champions setelah menang dengan agregat 1-0 atas Atletico Madrid di perempat final ajang tersebut. Salah satu kunci kesuksesannya menaklukkan Los Rojiblancos adalah karena ia menempatkan Ramos sebagai gelandang. Padahal posisi pemain tersebut aslinya adalah bek tengah.
Namun, Ancelotti mengungkapkan bahwa ia pernah menerima kritikan-kritikan pedas karena memainkan Ramos di lini tengah saat melawan Barcelona. Sebab, taktiknya kala itu justru berbuah kekalahan 2-1.
"Setelah laga lawan Barca, banyak orang yang berbicara dan menulis kritikan yang sangat pedas karena saya memakai taktik itu. Namun saya rasa, setidaknya mereka tak bisa menghancurkan saya lagi. Saya masih di sini, saya masih hidup," seru pelatih asal Italia itu seperti dilansir AS.
Ancelotti pun sekali lagi menjelaskan alasan mengapa ia memainkan pemain 29 tahun itu di lini tengah.
"Dengan Ramos, kami lebih nyaman dalam mengatasi corner dan tendangan bebas Atletico. Dan selain itu, ia memang memiliki kualitas untuk bermain di posisi tersebut. Ia bermain dengan baik. Ia yakin bahwa ia bisa mengangkat performa timnya dengan bermain di posisi tersebut," pungkas Ancelotti. [initial]
(as/dim)
Ancelotti berhasil membawa Madrid melaju ke semifinal Liga Champions setelah menang dengan agregat 1-0 atas Atletico Madrid di perempat final ajang tersebut. Salah satu kunci kesuksesannya menaklukkan Los Rojiblancos adalah karena ia menempatkan Ramos sebagai gelandang. Padahal posisi pemain tersebut aslinya adalah bek tengah.
Namun, Ancelotti mengungkapkan bahwa ia pernah menerima kritikan-kritikan pedas karena memainkan Ramos di lini tengah saat melawan Barcelona. Sebab, taktiknya kala itu justru berbuah kekalahan 2-1.
"Setelah laga lawan Barca, banyak orang yang berbicara dan menulis kritikan yang sangat pedas karena saya memakai taktik itu. Namun saya rasa, setidaknya mereka tak bisa menghancurkan saya lagi. Saya masih di sini, saya masih hidup," seru pelatih asal Italia itu seperti dilansir AS.
Ancelotti pun sekali lagi menjelaskan alasan mengapa ia memainkan pemain 29 tahun itu di lini tengah.
"Dengan Ramos, kami lebih nyaman dalam mengatasi corner dan tendangan bebas Atletico. Dan selain itu, ia memang memiliki kualitas untuk bermain di posisi tersebut. Ia bermain dengan baik. Ia yakin bahwa ia bisa mengangkat performa timnya dengan bermain di posisi tersebut," pungkas Ancelotti. [initial]
Baca Juga:
- BUtragueno Minta Madrid Hati-hati di Semifinal
- Legenda Arsenal Ini Kritik Cara Selebrasi Chicharito
- Butragueno Jelaskan Alasan Ancelotti Mainkan Ramos di Lini Tengah
- Cetak Gol Kemenangan Madrid, Chicharito Disebut Sebagai Pahlawan
- Butragueno: Ini Malam Yang Hebat Bagi Madrid
- Morientes Kecam Perlakuan Madridista pada Casillas
- Pepe Puji Cara Ancelotti Utak-Atik Posisi Ramos
- Evolusi Ramos Buat Isco Terkejut
- Ancelotti: Motivasi Madrid Tengah Tinggi
- Ancelotti: Semua Lawan di Semifinal Bagus
- Ancelotti: Atmosfer Bernabeu Fantastis!
- Hasil Pertandingan: Real Madrid 1 vs 0 Atletico Madrid
- Highlights UCL: Real Madrid 1 vs 0 Atletico Madrid
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 07:26Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:45Prabowo: Kalau Kita Diejek, Balas dengan Sopan Santun
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:00Prabowo Ungkap Tujuan Bangun Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 12:55Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974396/original/058528600_1780811156-Prabowo_Makan_SIang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974337/original/065800100_1780811112-Prabowo_Makan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
