
Bola.net - - Carlo Ancelotti menegaskan bahwa AC Milan telah menginginkan Liverpool di final Liga Champions 2007 untuk membalas dendam atas tragedi Istambul.
Sebagaimana diketahui, pada final Liga Champions 2005, Rossoneri begitu mendominasi di babak pertama dan bahkan sempat unggul tiga gol lebih dahulu. Namun Liverpool bangkit dan menyamakan kedudukan untuk kemudian memastikan kemenangan lewat adu penalti.
Dua tahun kemudian, AC Milan kembali menembus final Liga Champions dan bertemu lagi dengan Liverpool. Rossoneri sukses membalas dendam dengan kemenangan 2-1 di mana Pippo Inzaghi mencetak dua gol, sementara satu gol balasan The Reds dicetak oleh Dirk Kuyt.
"Saya menginginkan Liverpool. Saya menginginkan mereka dan para pemain juga menginginkan mereka. Itu terlalu indah untuk bisa membalas dendam untuk Istambul dua tahun sebelumnya," ujarnya kepada Gazzetta dello Sport.
"Senang bisa mencapai final Liga Champions karena tak ada orang yang bertaruh pada kami," sambungnya.
"Yang benar adalah kemenangan di lapangan berasal dari sekelompok pria. Pria sejati, orang yang saling membantu di lapangan dan di luar, berjuang untuk mencapai tujuan bersama. Kami bukan favorit, mungkin kami bahkan bukan yang terkuat, tapi kami mengangkat trofi dan itu berarti kami adalah tim," tandasnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:40Purbaya Tarik Utang Baru Rp 386 Triliun hingga Mei 2026
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:10Krisis Kesehatan di Gaza Makin Parah, Ribuan Nyawa Terancam
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:07Melihat Langsung Koleksi Kendaraan Mewah Silmy Karim yang Disita KPK
-
Liputan6 5 Juni 2026 19:45Purbaya Mau Terbang ke China Promosikan Panda Bond
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383135/original/032012200_1760622391-IMG_8063.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5630310/original/067752200_1778227999-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4253683/original/066694100_1670473907-edb2e216-5c29-419e-b564-85e68ad4c8b0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843095/original/001355300_1780664869-IMG_2213.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7772002/original/018659100_1780583504-20260604BL_OT_Timnas_Indonesia_Jelang_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
