
Bola.net - - Carlo Anceotti memuji Zinedine Zidane yang mampu membangkitkan atmosfer ruang ganti Real Madrid, seiring persiapannya menghadapi Los Blancos di Liga Champions bersama Bayern Munchen.
Ancelotti akan menghadapi Zidane untuk kali pertama ketika Bayern menjamu Madrid di leg pertama babak perempat final Liga Champions di Munich, pada 12 April.
Keduanya sempat bekerja sama ketika Zidane menjadi asisten Ancelotti di Bernabeu, dan mempersembahkan trofi Liga Champions di 13/14, sebelum kemudian manajer Italia dipecat di akhir musim berikutnya.
Ancelotti sempat vakum sebelum menangani Bayern, sementara Zidane kini menjadi manajer utama Madrid dan sempat memenangkan trofi Eropa di musim perdananya.
"Zidane adalah idola di Madrid, dia dihormati. Ketika dia ditunjuk sebagai pelatih, Real tidak bermain bagus. Dia memberikan mereka suntikan moral," tutur Ancelotti di Journal du Dimanche.
"Zidane sosok rendah hati, namun dia berkharisma dan untuk seorang manajer itu penting. Sebagai deputi, dia ingin terus belajar. Dia banyak membantu saya membangun hubungan dengan Benzema."
Karim Benzema
Karim Benzema sendiri hingga kini tak kunjung kembali ke timnas Prancis usai ia terlihat kasus pemerasan Mathieu Valbuena.
"Prancis memperlakukan Benzema dengan buruk. Dia partner sempurna untuk Cristiano Ronaldo, meski memang benar bahwa ia tidak pernah meraih level yang sama di Prancis."
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 12:08Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 11:45Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 12:01Kondisi Terkini Rumah Silmy Karim yang Disegel KPK
-
Liputan6 5 Juni 2026 11:10Draf RUU Polri: Usia Pensiun Kapolri Diusulkan Jadi 63 Tahun
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7818375/original/090959800_1780636835-IMG_2860.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7817499/original/052719500_1780635701-1001338332.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/7815724/original/084650300_1780633514-20260604-prabowo-keras-ultimatum-mitra-sppg-nakal-minta-cepat-cepat-tobat-biar-selamat-f34179.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7807298/original/099302700_1780623900-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7172419/original/018823900_1779964521-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5385582/original/051824400_1760936690-Jenderal_Listyo_Sigit_Prabowo.jpeg)
