
Bola.net - - Mantan pelatih AC Milan, Carlo Ancelotti mengungkapkan bagaimana dirinya memiliki keraguan atas kondisi Filippo Inzaghi jelang final Liga Champions 2007 melawan Liverpool.
Dikatakan Ancelotti, dirinya sempat ragu antara memainkan Inzaghi di final atau Alberto Gilardino yang tampil gemilang saat mengalahkan Manchester United di semifinal. Namun pada akhirnya dia memutuskan nama Inzaghi.
Perjudian itu berbuah manis. Inzaghi menjadi pahlawan Rossoneri berkat dua golnya pada menit ke-45 dan ke--82. Sementara Liverpool hanya mampu membalas satu gol lewat Dirk Kuyt. Milan pun menjadi juara dan membalas dendam atas kekalahan di final Liga Champions 2005.
"Saya sudah memiliki bayangan starter di benak saya untuk beberapa lama, tapi hanya ada satu keraguan yang saya hadapi. Inzaghi dalam kondisi menurun, dia bahkan tak mencetak gol dalam sesi latihan," ujarnya.
"Gilardino, di sisi lain, tengah terbang dan mencetak gol melawan Manchester United. Saya berpikir sebentar dan kemudian saya memutuskan nama Inzaghi," sambungnya.
"Mengapa? Cukup sederhana, saya bertaruh pada kemampuan Pippo dalam mengendus gol dan menentukan dalam sebuah permainan seperti ini. Untung itu tak salah," tandasnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 5 Juni 2026 19:01Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
-
Tim Nasional 5 Juni 2026 18:15Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 18:31Jasad Bayi Dibuang di Jalan Fly Over Depok, Kondisinya Mengenaskan
-
Liputan6 5 Juni 2026 18:30Purbaya Beri Bukti Daya Beli Terjaga: Keluar Mal Macet
-
Liputan6 5 Juni 2026 18:18Begini Peran Bripka Dedy Bekingi Kampung Narkoba di Samarinda
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7838930/original/098972200_1780659965-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_18.26.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7837985/original/070949700_1780659067-IMG-20260605-WA0110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567485/original/057350700_1777282818-IMG_2719.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7772017/original/083063100_1780583507-20260604BL_Konpers_Prematch_Timnas_Indonesia_Jelang_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_27.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7832366/original/040684500_1780652601-1000001883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7836964/original/047747000_1780657899-WhatsApp_Image_2026-05-29_at_18.36.34__1_.jpeg)
