
Bola.net - Bayer Leverkusen bersiap menghadapi Arsenal di babak 16 besar Liga Champions, Kamis dini hari. Skuad asuhan Kasper Hjulmand datang dengan kepercayaan diri tinggi di hadapan publik sendiri.
Arsenal memang pemuncak fase grup, namun performa Leverkusen tengah menanjak drastis. Die Werkself hanya kalah sekali dari 12 laga terakhir di semua kompetisi.
Pertahanan solid menjadi kunci kebangkitan jawara Bundesliga 2023/24 ini. Mereka mencatat tujuh clean sheet dari 12 laga terakhir, termasuk saat menyingkirkan Olympiacos.
Laga ini diprediksi menjadi ujian berat bagi lini depan Arsenal. Leverkusen siap tampil militan untuk mengamankan modal penting sebelum leg kedua.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Benteng Pertahanan yang Sulit Ditembus

Kasper Hjulmand membangun lini belakang disiplin dan sulit dibongkar. Edmond Tapsoba menjadi pemimpin berpengalaman di jantung pertahanan.
Ia dibantu kapten Robert Andrich dan Jarell Quansah, yang kini sudah menyatu dengan skema tim. Hanya Bayern Munchen dan Dortmund yang kebobolannya lebih sedikit dari Leverkusen.
Solidnya pertahanan terbukti meredam agresivitas tim-tim besar yang datang ke BayArena. Arsenal dipastikan harus bekerja keras untuk mencetak gol.
Kedisiplinan para bek menjadi jaminan Leverkusen tidak mudah menyerah. Fokus utama mereka adalah menjaga gawang sebelum melancarkan serangan balik.
Ketajaman Patrik Schick dan Ancaman Grimaldo

Di lini serang, Patrik Schick menjadi andalan dengan empat gol di Liga Champions. Bomber Ceko ini sedang on fire setelah mencetak dua gol penting ke gawang Olympiacos.
Alejandro Grimaldo juga menjadi ancaman lewat kemampuan bola mati. Ia memimpin Eropa dengan lima gol langsung dari tendangan bebas.
Kontribusi pemain muda seperti Ibrahim Maza dan Malik Tillman menambah dimensi serangan. Perpaduan pengalaman dan talenta muda membuat skema Die Werkself sulit diprediksi.
Ketajaman lini depan mereka bisa menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Arsenal. Leverkusen siap memanfaatkan setiap peluang sekecil apa pun.
Rekor Mentereng Melawan Tim Inggris

Leverkusen punya catatan impresif menghadapi klub Inggris. Mereka hanya kalah sekali dari tujuh pertandingan terakhir melawan tim Premier League.
Musim ini saja, Leverkusen menang di markas Manchester City dan menahan imbang Newcastle United. Statistik ini menunjukkan anak asuh Hjulmand tidak gentar menghadapi nama besar Inggris.
Sejarah pertemuan dua leg juga berpihak pada mereka. Leverkusen lolos dalam empat dari lima laga sistem gugur menghadapi tim Inggris.
Sementara Arsenal hanya menang delapan dari 24 pertemuan melawan klub Jerman. Keunggulan mental ini bisa menjadi senjata rahasia Leverkusen untuk menyingkirkan pemuncak Premier League.
Arsenal Tetap Jadi Ancaman Besar
Meski memiliki catatan impresif, Leverkusen tetap menyadari kualitas Arsenal. Tim London Utara itu sedang tampil konsisten di level domestik.
Namun perjalanan Leverkusen hingga babak ini menunjukkan kapasitas mereka di panggung Eropa. Mereka bahkan melewati play-off dramatis melawan Olympiacos.
Dengan pertahanan solid dan lini serang kreatif, Die Werkself percaya diri menghadapi duel besar ini.
Petualangan mereka di Liga Champions musim ini belum tentu berhenti di babak 16 besar.
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
-
Liga Italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 12 Juni 2026 16:08Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
-
Bulu Tangkis 12 Juni 2026 16:08Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 16:20Prabowo: Kebijakan Kami Bukan Berdasarkan Teori Ekonomi Abstrak
-
Liputan6 12 Juni 2026 14:28Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:58Teka Teki Lansia 70 Tahun jadi Target Penculik di PIK
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:42Kronologi Lansia 70 Tahun Lawan Penculik di PIK
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386433/original/064295900_1761008005-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257676/original/017872600_1781250660-1001367534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257324/original/051052400_1781235764-20260612_102220.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257448/original/081969600_1781242461-InShot_20260612_111941327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257453/original/044273900_1781243419-Oh-Hyeon-gyu.jpg)
