FOLLOW US:


Bagaimana Kabarnya Sekarang? Skuat Liverpool yang Pernah Pesta Gol 8-0 ke Gawang Besiktas

22-05-2020 22:01

 | Dimas Ardi Prasetya

Bagaimana Kabarnya Sekarang? Skuat Liverpool yang Pernah Pesta Gol 8-0 ke Gawang Besiktas
Steven Gerrard © AFP

Bola.net - Liverpool pernah mencatatkan kemenangan besar dengan skor 8-0 atas wakil Turki, Besiktas, di pentas Liga Champions.

Pertandingan itu tersaji di Anfield pada 6 November 2007 silam. Saat itu keduanya berlaga di matchday 4 Grup A. The Reds, yang saat itu ditangani Rafael Benitez, benar-benar sangat membutuhkan kemenangan demi membuka kans lolos ke babak berikutnya.

Pasalnya dari tiga laga sebelumnya melawan FC Porto, Marseille, dan Besiktas di Turki, mereka cuma bisa memetik satu poin saja. Steven Gerrard dkk saat itu cuma imbang sekali dan kalah dua kali, termasuk saat bertandang ke Turki pada 24 Oktober.

Liverpool mampu mengawali laga dengan bagus saat menjamu Besiktas kala itu. Dalam tempo 32 menit, mereka sudah unggul dua gol berkat Peter Crouch dan Yossi Benayoun.

Skor 2-0 bertahan sampai turun minum. Besiktas mencoba mengubah taktiknya setelah jeda. Namun dalam tempo 11 menit setelah kickoff, mereka kebobolan dua gol lagi melalui aksi-aksi Benayoun.

Besiktas, yang kala itu dilatih Ertugrul Saglam, mencoba untuk mengganti taktiknya lagi. Namun Benitez juga melakukan hal yang sama. Gerrard kemudian berhasil mencetak gol kelima The Reds pada menit ke-69.

Setelah unggul telak lima gol, Liverpool tak berhenti. Mereka mampu mencetak gol lagi melalui brace Ryan Babel dan satu gol melalui striker jangkungnya, Peter Crouch.

Liverpool pun akhirnya menang 8-0 atas Besiktas. Ini adalah salah satu kemenangan terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah Liga Champions.

Lalu di mana para penggawa Liverpool yang sukses pesta gol ke gawang Besiktas itu sekarang? Simak informasinya di bawah ini Bolaneters.

1 dari 13

Pepe Reina

Kiper asal Spanyol ini menjadi andalan Liverpool sangat lama. Pepe Reina baru angkat kaki dari Anfield pada tahun 2013. Saat itu ia dipinjamkan ke Napoli dan pada tahun 2014, ia dilepas permanen ke Bayern Munchen.

Pada tahun 2015, Reina menjajal tantangan baru di Italia bersama Napoli. Ia cukup lama bermain di tim asal Naples itu yakni sekitar tiga musim, sebelum akhirnya dipinang oleh AC Milan pada Mei 2018.

Di Milan Reina cuma jadi cadangan Gigi Donnaruma. Kemudian sejak Januari 2020, ia dipinjamkan ke Aston Villa hingga akhir musim 2019-20. Saat ini ia sudah berusia 37 tahun.

2 dari 13

Fabio Aurelio

Pemain yang mengawali karirnya dari klub Sao Paulo ini baru meninggalkan Liverpool pada tahun 2012. Total pria yang bermain di pos bek/winger kiri ini membela The Reds selama sekitar enam musim.

Ia sendiri pindah ke Liverpool untuk mengikuti Rafael Benitez, yang sebelumnya melatihnya di Valencia. Meski seorang pemain berkualitas, namun sayang karir Aurelio kerap diganggu cedera.

Fabio Aurelio kemudian balik ke Brasil pada musim panas 2012. Ia memperkuat klub Gremio. Sayangnya ia masih kerap didera cedera dan akhirnya pensiun pada tahun 2014.

3 dari 13

Sami Hyypia

Bek tengah sekokoh karang asal Finlandia ini memperkuat Liverpool sejak tahun 1999. Setelah kemenangan besar atas Besiktas itu, ia meninggalkan Anfield sekitar dua tahun kemudian.

Hyypia hijrah ke Bundesliga untuk memperkuat Bayer Leverkusen. Ia hanya bermain dua musim saja sebelum akhirnya gantung sepatu pada bulan Mei 2011. Hyypia kemudian meniti karir sebagai pelatih. Ia mengawalinya dengan menjadi asisten pelatih Timnas Finlandia sekaligus Bayer Leverkusen.

Pada musim panas tahun 2012, ia resmi menjadi kepala pelatih Bayer Leverkusen. Namun pada awal April 2014 ia didepak dari klub tersebut. Juni 2014, ia mendapat pekerjaan untuk melatih klub Inggris, Brighton.

Namun ia cuma bertahan semusim saja. Hyypia kemudian mencoba peruntungannya di FC Zurich. Lagi-lagi ia dipecat setelah semusim di klub Austria tersebut. Sampai saat ini belum ada kabar bahwa ia melatih lagi.

4 dari 13

Jamie Carragher

Pria asli Merseyside ini merupakan golongan pemain One Man Club. Jadi di sepanjang karirnya ia cuma membela Liverpool saja.

Ia pensiun dari lapangan hijau pada akhir musim 2012-13. Total ia mencatatkan 737 penampilan selama bersama Liverpool.

Tak seperti Sami Hyypia, Jamie Carragher tak ikut jadi pelatih. Ia memilih menjadi pandit di televisi. Ia juga kerap menjadi kolumnis di beberapa media Inggris.

5 dari 13

Alvaro Arbeloa

Mantan pemain didikan akademi Real Madrid ini cuma membela Liverpool selama dua musim saja. Pada musim panas 2009, ia cabut dari Anfield untuk kembali ke Santiago Bernabeu.

Bek serba bisa yang pernah berseteru dengan Jamie Carragher ini membela Real Madrid hingga tahun 2016. Selepas itu, ia balik ke Inggris.

Bukan ke Liverpool akan tetapi ke West Ham. Namun setelah semusim, ia memutuskan gantung sepatu pada usia 34 tahun.

6 dari 13

John Arne Riise

Bek kiri asal Norwegia ini besar bersama Liverpool. Ia juga bisa bermain sebagai gelandang dan winger. Ia hengkang dari Anfield pada akhir musim 2008 setelah memperkuat klub itu sejak tahun 2001.

Pasca membela Liverpool, Riise berkelana ke berbagai liga. Ia sempat membela AS Roma dari tahun 2008 hingga 2011.

Setelah itu, ia kembali ke Inggris untuk memperkuat Fulham hingga tahun 2014. Yunani menjadi pelabuhan karir barunya bersama klub APOEL. Setelah itu ia sempat balik ke asalnya di Norwegia untuk memperkuat Aalesund dan pensiun pada awal tahun 2016.

Uniknya ia sempat kembali bermain dan menerima tawaran klub India, Chennaiyin, pada Agustus 2016. Ia dikontrak selama dua bulan sebagai Marquee Player dan bermain 10 laga saja.

7 dari 13

Javier Mascherano

Salah satu gelandang bertahan terbaik asal Argentina. Ia angkat kaki dari Liverpool pada musim panas 2010. Klub yang ia tuju adalah Barcelona.

Perannya di Barca berganti. Ia sering dimainkan sebagai bek tengah ketimbang gelandang bertahan. Namun demikian Javier Mascherano bisa awet bermain di Camp Nou selama delapan musim.

Dari Barcelona, Mascherano pindah ke China untuk memperkuat Hebei China Fortune. Ia cuma bermain semusim di sana sebelum akhirnya balik ke Argentina untuk memperkuat Estudiantes. Saat ini ia sudah berusia 35 tahun namun masih aktif bermain di klub tersebut.

8 dari 13

Steven Gerrard

Ikon sekaligus legenda Liverpool. Gerrard terus bertahan di Anfield hingga akhir musim 2014-15. Ia meninggalkan klubnya itu tanpa pernah meraih gelar Premier League.

Setelah hengkang, Gerrard tidak pensiun. Ia memilih berkarir di LA Galaxy. Ia bermain di sana hingga kontraknya berakhir pada November 2016. Barulah setelah itu ia memilih gantung sepatu.

Setelah pensiun, ia memilih masuk ke dunia kepelatihan. Ia memulai karirnya sebagai pelatih tim muda Liverpool pada tahun 2017 dan setelah itu naik pangkat menjadi pelatih tim U-18 dan U-19.

Pada Juni 2018, Gerrard menerima pekerjaan sebagai pelatih klub Skotlandia, Glasgow Rangers. Sampai saat ini ia masih terikat kontrak dengan klub tersebut hingga 2024.

9 dari 13

Yossi Benayoun

Gelandang serba bisa asal Israel ini baru gabung Liverpool pada musim panas 2007. Namun ia bisa langsung beradaptasi dengan cukup bagi di Anfield di musim perdananya.

Ia baru meninggalkan Liverpool pada musim panas 2010 dan gabung Chelsea. Selama gabung klub London itu ia sempat dipinjamkan ke Arsenal dan West Ham, sebelum akhirnya dilepas permanen ke QPR pada musim panas 2013.

Benayoun kemudian menghabiskan sisa karirnya dengan bermain di liga Israel. Ia sempat membela lima klub sebelum akhirnya gantung sepatu pada awal tahun 2019 lalu. Saat ini ia menjadi sporting director klub Beitar Jerusalem, klub terakhir yang ia bela sebelum pensiun.

10 dari 13

Andriy Voronin

Striker asal Ukraina ini juga didatangkan pada tahun 2007. Namun ia baru cabut dari Liverpool pada tahun 2010 meski tak sering mendapat jatah bermain di klub tersebut.

Sebelum itu ia sempat disekolahkan ke Hertha Berlin pada musim 2008-09. Setelah dari Liverpool, ia membela klub Dynamo Moscow selama empat musim sebelum akhirnya gantung sepatu pada awal tahun 2015.

11 dari 13

Peter Crouch

Striker bertinggi tubuh 2.01 meter ini sudah gabung Liverpool sejak tahun 2005. Ia kemudian hengkang pada musim panas 2008.

Crouch langsung ditampung oleh Portsmouth. Namun kerjasama keduanya cuma bertahan setahun. Eks striker timnas Inggris itu akhirnya merapat ke Tottenham.

Dua tahun kemudian, Crouch membela Stoke City dan bertahan di klub tersebut hingga tahun 2019. Setelah petualangannya di sana selesai, ia gabung Burnley pada Januari 2019 dan kemudian pensiun pada bulan Juli di tahun yang sama. Saat itu ia berusia 38 tahun.

Crouch sempat menulis dua buku saat masih bermain. Ia kemudian menulis satu buku lagi setelah pensiun. Selain menulis buku, ia juga menjadi pandit dan memiliki podcast sendiri bersama BBC.

12 dari 13

Manajer: Rafael Benitez

Senor Rafael Benitez terus menukangi Liverpool hingga Juni 2010. Ia pindah ke Inter Milan hanya beberapa hari setelah hengkang dari Anfield. Namun ia cuma bisa bertahan di Giuseppe Meazza hingga Desember saja.

Ia sempat menganggur sebelum akhirnya menerima pekerjaan sebagai pelatih interim Chelsea pada November 2012, meski kemudian banyak fans The Blues yang memprotes penunjukannya. Benitez akhirnya hengkang pada Mei 2013 dan hijrah ke Napoli.

Musim panas 2015, ia mandat sebagai pelatih Real Madrid dan dikontrak tiga tahun. Namun pada Januari 2016 ia didepak karena tak populer di kalangan fans dan pemain. Benitez kemudian merapat ke Newcastle pada bulan Maret.

Juni 2019, ia hengkang dari Newcastle. Setelah itu ia menerima pekerjaan sebagai pelatih klub China, Dalian Professional dan dikontrak selama dua setengah tahun.

13 dari 13

Cadangan yang Bermain

Ryan Babel
Ia meninggalkan Liverpool pada tahun 2011. Setelah itu ia berpetualang ke berbagai klub. Mulai dari Hoffenheim, Ajax Amsterdam, Kasimpasa, Al Ain, Deportivo La Coruna, Besiktas, Fulham dan sekarang ia berstatus sebagai pemain Galatasaray, namun tengah dipinjamkan ke Ajax.

Lucas Leiva
Gelandang asal Brasil ini setia kepada Liverpool dan baru hengkang dari Anfield pada tahun 2017. Lucas Leiva kemudian gabung Lazio dan saat ini ia masih terikat kontrak dengan klub Serie A tersebut hingga tahun 2022.

Harry Kewell
Striker/Winger asal Australia ini meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2007-2008. Ia kemudian pindah ke Galatasaray, Melbourne Victory, Al Gharafa, dan Melbourne Heart sebelum pensiun pada tahun 2014. Pasca gantung sepatu ia sempat melatih tim muda Watford, Crawley Town dan Notts County.