
Bola.net - Sukses memandu Bayern Munich menjadi kampiun Liga Champions musim ini menorehkan prestasi tersendiri untuk sang pelatih, Jupp Heynckes.
Pria berusia 68 tahun itu mempersembahkan trofi Eropa kelima untuk Die Roten setelah mengandaskan perlawanan Borussia Dortmund pada partai final di Wembley, Minggu (26/5) dini hari WIB.
Gelar tersebut adalah yang pertama untuk Bayern sejak 2001, sementara Heynckes harus menunggu lebih lama setelah mengecap gelar Eropa pertamanya bersama Real Madrid di tahun 1998 alias 15 tahun silam - selisih penantian terpanjang seorang pelatih meraih gelar juara Eropa berikutnya.
Heynckes menjadi pelatih ke-19 yang memenangi gelar Liga Champions dua kali. Namun ia adalah satu dari empat pelatih saja yang memenangi gelar Liga Champions bersama tim berbeda. Ia kini bergabung dalam jajaran pelatih elit Eropa tersebut bersama Ernst Happel, Jose Mourinho dan Ottmar Hitzfeld.
Di usia 68 tahun 17 hari, Heynckes juga menjadi sosok tertua kedua yang mengangkat trofi 'The Big Ears'. Ia hanya kalah dari mantan pelatih Marseille, Raymond Goethals yang berusia 71 tahun 232 hari kala mengalahkan AC Milan di final edisi 1993. (uefa/row)
Pria berusia 68 tahun itu mempersembahkan trofi Eropa kelima untuk Die Roten setelah mengandaskan perlawanan Borussia Dortmund pada partai final di Wembley, Minggu (26/5) dini hari WIB.
Gelar tersebut adalah yang pertama untuk Bayern sejak 2001, sementara Heynckes harus menunggu lebih lama setelah mengecap gelar Eropa pertamanya bersama Real Madrid di tahun 1998 alias 15 tahun silam - selisih penantian terpanjang seorang pelatih meraih gelar juara Eropa berikutnya.
Heynckes menjadi pelatih ke-19 yang memenangi gelar Liga Champions dua kali. Namun ia adalah satu dari empat pelatih saja yang memenangi gelar Liga Champions bersama tim berbeda. Ia kini bergabung dalam jajaran pelatih elit Eropa tersebut bersama Ernst Happel, Jose Mourinho dan Ottmar Hitzfeld.
Di usia 68 tahun 17 hari, Heynckes juga menjadi sosok tertua kedua yang mengangkat trofi 'The Big Ears'. Ia hanya kalah dari mantan pelatih Marseille, Raymond Goethals yang berusia 71 tahun 232 hari kala mengalahkan AC Milan di final edisi 1993. (uefa/row)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 16:59Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
-
Liga Champions 21 Januari 2026 16:09Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
-
Liga Champions 21 Januari 2026 15:56Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 16:59 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 16:42 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:38 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:31 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:09 -
Liga Champions 21 Januari 2026 15:56
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479752/original/002740200_1768988813-2d8a8ac0-e1a1-497e-941e-a229e99a393a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478844/original/040720200_1768943914-BodoGlimt_vs_Man_City_lagi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479692/original/057742100_1768986387-Juru_Bicara_KPK_Budi_Prasetyo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479735/original/039501900_1768987850-Kades_di_Sragen_mandi_lumpur.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478841/original/029387100_1768943182-AP26020727701192.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5080102/original/008701700_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_2.jpg)

