
Dua gol Barcelona diborong oleh Lionel Messi pada menit 71 dan 83. Gol pembuka Messi tercipta melalui assist Neymar yang diawali sebuah counter attack cepat usai mematahkan satu upaya serangan Arsenal. Gol kedua Messi lahir dari eksekusi penalti hasil pelanggaran pemain pengganti Mathieu Flamini terhadap Messi di area terlarang.
Kesalahan strategi Arsenal itu ditunjukkan oleh gelandang Barcelona Sergio Busquets. Menurut Busquets, Arsenal sudah gegabah karena menyerang tanpa siap meredam counter dari Barcelona.
"Ketika Arsenal meningkatkan tekanan, mereka juga meninggalkan banyak ruang kosong di belakang," kata Busquets seperti dilansir situs resmi Barcelona.
"Mereka ingin mengambil risiko, tapi kami juga sama. Dari situlah kami bisa mencetak gol pembuka," imbuhnya.
Leg kedua di Camp Nou akan digelar pada 17 Maret 2016. Unggul agregat sementara 2-0, Busquets pun optimistis dengan peluang Barcelona lolos ke perempat final.
"Kami sangat puas dengan hasil ini. Mereka kuat secara fisik, tapi sedikit demi sedikit kami sanggup meraih kendali permainan. Agregat 2-0 adalah modal bagus untuk leg kedua di Barcelona," pungkasnya. [initial]
Klik Juga:
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 14:39Prediksi Bolivia vs Skotlandia 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 14:28Prediksi Qatar vs El Salvador 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 15:00Belanja Rokok Bisa Mengurangi Gizi Anak
-
Liputan6 5 Juni 2026 14:27IHSG Merosot 3,3% pada Awal Sesi Kedua
-
Liputan6 5 Juni 2026 13:55DPR Ungkap BGN Tak Pernah Konsultasi Pengadaan Motor hingga Sepatu
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7807382/original/058296600_1780624124-diseminasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7770457/original/077150900_1780581684-Debt_collector_keroyok_anggota_Brimob.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337077/original/061981400_1609327524-20201230-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824588/original/098674800_1780643713-1001330902.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824444/original/055507100_1780643609-IMG_1975.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7690730/original/050847900_1780488058-2.jpg)
