
Bola.net - Liverpool berada dalam posisi sulit setelah kalah 0-2 dari PSG pada leg pertama perempat final Liga Champions. Di Parc des Princes, tim asuhan Arne Slot tampak kalah kelas, baik dalam penguasaan bola maupun efektivitas permainan.
Meski demikian, peluang belum sepenuhnya tertutup. PSG memang tampil sebagai salah satu tim terbaik di Eropa saat ini, tetapi mereka bukan tanpa celah. Sejumlah tim sudah membuktikan bahwa raksasa Prancis itu masih bisa dilukai.
Dengan leg kedua di Anfield, Liverpool kini membutuhkan kemenangan minimal dua gol untuk memaksakan perpanjangan waktu. Pertanyaannya, bagaimana cara mereka melakukannya?
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pelajaran dari Tim yang Pernah Menyakiti PSG

Chelsea mungkin tersingkir telak secara agregat di Liga Champions, tetapi mereka sempat menunjukkan blueprint menarik saat mengalahkan PSG di final Piala Dunia Antarklub musim panas lalu. Pendekatan pressing hybrid menjadi kunci utama.
Tim asuhan Enzo Maresca itu tampil agresif dalam mengawal pemain-pemain kunci PSG. Bek seperti Levi Colwill dan Trevoh Chalobah berani mengikuti pergerakan Ousmane Dembele hingga ke area dalam, sementara Moises Caicedo menjaga keseimbangan lini tengah.
Konsep utamanya sederhana: menutup dua jalur sekaligus agar PSG tidak bisa membuka ruang dengan rotasi posisi mereka. Pendekatan ini lebih fleksibel dibanding sistem lima bek yang digunakan Liverpool di leg pertama.
Selain Chelsea, AS Monaco juga memberikan contoh konkret. Mereka mengalahkan PSG 3-1 dengan pressing tinggi yang disiplin dan pendekatan man-to-man yang efektif.
Monaco memanfaatkan kesalahan individu PSG, termasuk saat Warren Zaire-Emery kehilangan bola di area berbahaya. Gol-gol mereka lahir dari tekanan di sepertiga akhir, sesuatu yang gagal dilakukan Liverpool di Paris.
Celah PSG: Direct Play dan Transisi Cepat

Selain pressing, ada satu pola lain yang terbukti efektif, yaitu permainan direct. Baik Monaco maupun Rennes mampu menciptakan peluang melalui bola panjang yang langsung mengarah ke lini depan.
Gol Musa Al-Taamari untuk Rennes datang dari situasi sederhana, yaitu bola panjang, kontrol cepat, lalu penyelesaian. Monaco juga mencetak gol dengan pola serupa melalui Aleksandr Golovin.
Pendekatan ini relevan bagi Liverpool yang kesulitan menembus blok pertahanan PSG di leg pertama. Dengan lini depan yang memiliki kecepatan, strategi direct bisa menjadi alternatif realistis.
Serangan balik juga menjadi senjata penting. Rennes mencetak gol melalui transisi cepat, sementara Liverpool justru minim ancaman dalam situasi serupa di Paris.
Ini ironis, mengingat kekuatan utama Liverpool musim ini justru ada pada counter-attack. Mohamed Salah menjadi salah satu pemain paling produktif dalam situasi tersebut.
Dilema Taktik Arne Slot

Arne Slot memilih bermain dengan lima bek di leg pertama, sebuah keputusan yang didasari dominasi PSG atas banyak lawan mereka. Namun, pendekatan itu justru membuat Liverpool terlalu pasif.
Penguasaan bola mereka hanya 26%, dan pressing yang dilakukan tidak cukup intens maupun terkoordinasi. PSG dengan mudah menemukan ruang di antara lini.
Statistik menunjukkan masalah yang lebih dalam. Musim ini, Liverpool mengalami penurunan signifikan dalam kemampuan merebut bola kembali di sepertiga akhir lapangan. Intensitas pressing mereka jauh di bawah era Jurgen Klopp.
Akibatnya, lawan lebih mudah menembus struktur pertahanan Liverpool. Dalam beberapa pertandingan, termasuk saat melawan Manchester City, celah antar lini terlalu besar dan mudah dieksploitasi.
Slot kini menghadapi dilema, yaitu antara menerapkan garis tekanan tinggi dengan risiko terbuka, atau bermain lebih reaktif dengan mengandalkan transisi.
Kunci Strategi: Kembali ke Kekuatan Sendiri
Menghadapi leg kedua, Liverpool tampaknya harus kembali ke identitas mereka. Bermain reaktif dengan memaksimalkan kecepatan lini depan bisa menjadi pendekatan paling realistis.
PSG di bawah Luis Enrique bukan tipe tim yang akan bertahan total. Bek sayap seperti Achraf Hakimi dan Nuno Mendes tetap akan naik membantu serangan, membuka ruang di belakang.
Situasi ini bisa dimanfaatkan Liverpool untuk melakukan serangan balik cepat. Pergerakan Salah, Luis Diaz, dan Cody Gakpo akan sangat krusial dalam skema ini.
Meski begitu, kunci lainnya adalah disiplin tanpa bola. Liverpool harus lebih kompak, menutup ruang antar lini, dan meningkatkan intensitas pressing di momen yang tepat.
Jangan Lewatkan!
- Dominik Szoboszlai Yakin Liverpool Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG
- Virgil van Dijk Minta Liverpool Tampil Istimewa saat Hadapi PSG
- Prediksi Starting XI Barcelona untuk Misi Remontada di Markas Atletico Madrid
- Barcelona Punya Daya Gedor yang Dibutuhkan untuk Menantang Ketangguhan Atletico di Metropolitano
- Posisi Unggul Agregat, PSG Justru Kesal Jelang Duel Penentuan vs Liverpool
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 20:00Bradley Barcola Sengaja Tunda Kepindahannya ke Liverpool, Kenapa?
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 18:00Liverpool Bakal Jual Gelandang Ini ke Spanyol?
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 17:22Link Streaming Liverpool vs Nottingham Forest, 29 Agustus 2026
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 17:11Rekor Head-to-Head Premier League 2026/27 Matchweek Kedua di Vidio
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 20:00Bradley Barcola Sengaja Tunda Kepindahannya ke Liverpool, Kenapa?
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 19:30Tinggalkan Juventus, Jonathan David Merapat ke Spanyol?
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 19:00Ketimbang Beli Bek Kiri Baru, MU Buka Peluang Orbitkan Bek Muda Ini
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 18:30Ketimbang Nganggur, Chelsea Jual Strikernya ke Klub Jerman Ini
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 18:00Liverpool Bakal Jual Gelandang Ini ke Spanyol?
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 17:30Marcus Rashford Dapat Tawaran Pindah ke Turki, Bakal Diambil?
BERITA LAINNYA
-
champions 28 Agustus 2026 19:00Dear Manchester United, Bayern Munchen Rindu Kalian!
-
champions 28 Agustus 2026 13:51Inter Milan Tetap Berani Bermimpi di Liga Champions meski Hadapi Lawan Berat
-
champions 28 Agustus 2026 11:49Barcelona di Liga Champions: Reuni dan Misi Balas Dendam
-
champions 28 Agustus 2026 11:42Liga Champions Jadi Ujian Terbesar Manchester United Era Carrick
-
champions 28 Agustus 2026 11:36Liverpool Dapat Undian Bagus di Liga Champions, Ini Alasannya
SOROT
-
Liputan6 29 Agustus 2026 19:54Polisi Gerebek Sarang Narkoba, Ibu Rumah Tangga Diduga Jadi Bandar
-
Liputan6 29 Agustus 2026 18:54Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Begini Respons Kejagung
-
Liputan6 29 Agustus 2026 18:0130 Hektare Lahan di Rorotan Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar
-
Liputan6 29 Agustus 2026 17:39Wamendagri Ungkap Modal Indonesia Timur Menuju Indonesia Emas 2045
-
Liputan6 29 Agustus 2026 16:30Kisah Pilu Bambang Pejompongan, Tengok Toko dan Tak Pernah Pulang
-
Liputan6 29 Agustus 2026 15:27Jalan Proyek Strategis Nasional Sultra Diblokir, Ekonomi Warga Terancam
MOST VIEWED
Aturan Liga Champions UEFA, Arsenal Takkan Hadapi Inter Milan di San Siro
Semua yang Perlu Diketahui Fans Real Madrid Tentang Drawing Liga Champions
Pembagian Pot Liga Champions 2026/2027: Manchester United di Pot 2
Hasil Undian Liga Champions 2026-27: Siapa Dapat Jalur Ringan, Siapa Dapat Jalur Berat?
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335626/original/080018000_1788008067-1000118220.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5292222/original/022875000_1753247405-efee62e2-84c3-4d97-89c6-32bf7b5f099d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335594/original/051360000_1788001267-f88a50f6-f3e5-4260-8d0d-80e85f511f82.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335585/original/092679400_1787999956-WhatsApp_Image_2026-08-29_at_16.53.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335220/original/060493400_1787922560-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_19.50.29.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335510/original/029210000_1787992067-9752c9c4-ae3d-4ec9-9fb5-c71ea31c65a5.jpeg)

