
Bola.net - Thiago Motta memuji semangat serta keberanian yang luar biasa yang ditunjukkan oleh Juventus usai mengalahkan RB Leipzig dengan 10 pemain di Liga Champions.
Juventus sanggup comeback saat melawat ke markas RB Leipzig pada laga ke-2 League Phase Liga Champions 2024/25. Bermain di Red Bull Arena, Kamis (3/10/2024) dini hari WIB, tim tamu menang 3-2.
Tuan rumah unggul dua gol terlebih dahulu yang semuanya diborong oleh Benjamin Sesko. Bianconeri kemudian pantang menyerah dengan membalas lewat aksi dua gol Dusan Vlahovic serta gol kemenangan yang dicetak oleh Francisco Conceicao.
Juventus kini mengantongi enam poin dari dua pertandingan Liga Champions di bawah asuhan Motta, setelah mengalahkan PSV Eindhoven 3-1 dan kini RB Leipzig 3-2.
Simak komentar Thiago Motta di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Main 10 Orang Gak Masalah
Pasca pertandingan, Motta mengatakan kartu merah yang diterima Michele Di Gregorio di menit 60 membuat permainan anak asuhnya berubah. Namun, hal tersebut tak mempengaruhi mentalitas timnya.
"Kami juga bermain bagus di babak pertama, meskipun ada beberapa kesalahan teknis, tetapi kami bermain lebih baik saat bermain dengan 10 orang,” kata Motta.
"Saya pikir perbedaan di babak kedua adalah kami lebih percaya diri dan ingin membuktikan keunggulan kami di lapangan.
"Babak pertama berjalan dengan baik, namun di babak kedua kami harus membuktikan bahwa kami lebih unggul dari lawan kami dan karena itu kami pantas meraih kemenangan.”
Kondisi Bremer dan Nico Gonzalez
Tidak hanya kehilangan Di Gregorio, Juventus juga mengalami awal yang buruk dengan dua pemain yang mengalami cedera saat kapten Gleison Bremer harus ditarik keluar lapangan setelah bertabrakan dengan Lois Openda pada menit keenam, sementara Nicolas Gonzalez juga harus ditarik keluar lapangan.
"Kami masih perlu memahami apa yang terjadi dengan Bremer dan Nico, mereka membutuhkan tes dan berharap masalahnya tidak terlalu serius, tapi masih terlalu dini untuk mengatakannya,” imbuh Motta.
Pantang Cari Hasil Seri
Kemudian, saat kedudukan 2-2 dan masih tertinggal 10 pemain, sang pelatih mendorong para pemainnya di lapangan untuk terus menekan dan melakukan pergantian pemain yang positif, sehingga hal tersebut memberikan mereka keberanian.
"Keberanian itu ditunjukkan oleh para pemain saya, bukan oleh saya, jadi mereka layak mendapatkan pujian," ucap Motta.
"Para pemain ini mengenakan seragam klub penting, jadi inilah mentalitas yang seharusnya mereka miliki. Para pemain menunjukkan kebanggaan dan tekad mereka.
“Saya senang dengan tim, karena ini adalah pertandingan yang sulit dengan beberapa situasi negatif, tetapi kami bereaksi dengan sangat baik.”
Sumber: Sky Sports
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Liga Champions 2024/25
Baca Juga:
- Hasil RB Leipzig vs Juventus: Skor 2-3
- RB Leipzig vs Juventus: Thiago Motta Berharap Permainan Berjalan Terbuka Antar Kedua Tim
- Prediksi RB Leipzig vs Juventus 3 Oktober 2024
- Gawang Juventus Belum Tertembus
- Perubahan Taktik yang Memberi Juventus Tiga Poin
- Rapor Pemain Juventus saat Libas Genoa: Akhir Paceklik Gol Dusan Vlahovic
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 4 Juni 2026 12:23Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:11Istana Buka Suara Isu Purbaya Mundur dari Menteri Keuangan
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Gabriel Magalhaes Buka Suara Setelah Gagal Eksekusi Penalti di Final Liga Champions
Sir Alex Ferguson Sindir Arsenal Usai Kalah dari PSG di Final Liga Champions: Mereka Hanya Bertahan
Di Balik Kekalahan Arsenal dari PSG: Saat Strategi Arteta Nyaris Sempurna
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
