Curhat De Jong Setelah Barca Disingkirkan Atletico: Kami Sudah Berikan Segalanya, Hanya Kurang Beruntung

Curhat De Jong Setelah Barca Disingkirkan Atletico: Kami Sudah Berikan Segalanya, Hanya Kurang Beruntung
Ekspresi kecewa gelandang Barcelona, Frenkie de Jong di tengah-tengah kegembiraan pemain Atletico Madrid lolos semifinal Liga Champions, 15 April 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Gelandang andalan Barcelona, Frenkie de Jong, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya dipastikan tersingkir dari Liga Champions. Langkah Blaugrana terhenti di babak perempat final UCL usai takluk dari Atletico Madrid.

Bermain di Metropolitano, Barcelona harus menyerah dengan skor 1-2 pada leg kedua, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat agregat akhir menjadi 3-2 untuk keunggulan pasukan Diego Simeone karena di leg pertama Barca kalah 0-2.

De Jong merasa timnya telah tampil luar biasa sepanjang pertandingan berlangsung. Namun, hasil akhir justru tidak berpihak pada dominasi yang mereka tunjukkan di lapangan hijau.

Bintang asal Belanda itu menekankan bahwa skuad muda Barcelona telah berjuang hingga titik darah penghabisan. Baginya, kegagalan ini hanyalah masalah momentum kecil yang tidak menguntungkan pihak Catalan.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Dominasi yang Berujung Kegagalan di Metropolitano

Dominasi yang Berujung Kegagalan di Metropolitano

Lamine Yamal mencetak gol pembuka dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Atletico Madrid vs Barcelona di Metropolitano, 15 April 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Barcelona sebenarnya memulai laga dengan sangat menjanjikan lewat gol cepat Lamine Yamal. Gol tersebut sempat membuat asa untuk lolos ke babak semifinal terbuka sangat lebar.

Sayangnya, Atletico Madrid mampu bangkit melalui gol balasan yang dicetak oleh Ademola Lookman. Gol tersebut mengubah atmosfer pertandingan dan memberikan tekanan besar bagi lini tengah Barcelona.

De Jong mengakui bahwa bermain di level tertinggi seperti Liga Champions memang sangat kejam. Detail kecil seringkali menjadi penentu utama siapa yang berhak melaju ke fase berikutnya.

Pemain bernomor punggung 21 tersebut merasa timnya sudah berada di jalur yang benar secara permainan. Ia tetap optimis dengan masa depan skuad asuhan Hansi Flick meski harus menelan pil pahit.

"Kami memainkan pertandingan yang sangat bagus dan memberikan segalanya di lapangan. Saya memiliki perasaan bahwa keberuntungan tidak berada di pihak kami malam ini," ujar Frenkie de Jong kepada Movistar+.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 23 April 2026
Barcelona Barcelona
02:30 WIB
Celta Vigo Celta Vigo
La Liga La Liga | 23 April 2026
Elche Elche
00:00 WIB
Atletico Madrid Atletico Madrid

Optimisme di Tengah Luka Tersingkir dari Eropa

Kekalahan ini memang menyakitkan karena Barcelona harus bermain dengan sepuluh orang di sisa laga. Kartu merah Eric Garcia di babak kedua menjadi titik balik yang meruntuhkan skema permainan tim.

Meski begitu, De Jong tidak ingin rekan-rekannya terlalu lama larut dalam kesedihan mendalam. Ia melihat potensi besar dalam tim Barcelona yang kini banyak dihuni pemain bertalenta.

Gelandang elegan ini percaya bahwa proses yang mereka jalani akan membuahkan hasil manis. Baginya, mentalitas juara tidak akan hilang hanya karena satu kegagalan di babak perempat final.

Ia pun meminta para pendukung untuk tetap memberikan kepercayaan penuh kepada proses pengembangan tim. De Jong yakin trofi akan segera datang jika mereka tetap konsisten bermain seperti saat ini.

"Tersingkir di perempat final memang tidak pernah bagus karena kami ingin memenangkannya. Namun, itu bukan berarti kami tidak bermain bagus atau tidak berada di jalur yang tepat," tegas De Jong.

Fokus ke Gelar La Liga

Setelah kegagalan di kancah Eropa, fokus Barcelona kini sepenuhnya beralih ke kompetisi domestik. Mereka masih memimpin perburuan gelar La Liga dengan keunggulan poin yang cukup nyaman.

De Jong berharap rekan-rekannya segera memulihkan mental sebelum kembali beraksi di liga pekan depan. Menjamu Celta Vigo di Camp Nou menjadi momentum penting untuk segera bangkit.

Kegagalan di Liga Champions harus dijadikan pelajaran berharga bagi para pemain muda Blaugrana. Pengalaman pahit di Metropolitano dianggap sebagai bagian dari pendewasaan tim menuju level yang lebih tinggi.

Pemain internasional Belanda tersebut berjanji timnya akan terus bekerja keras di sisa musim. Ia ingin menutup musim ini dengan trofi liga sebagai pelipur lara bagi para fans.

"Dalam Liga Champions, semuanya ditentukan oleh hal-hal kecil dan Anda butuh sedikit keberuntungan. Jika kami terus bermain seperti ini, keberuntungan itu akan datang kepada kami suatu saat nanti," tutupnya.